• About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise
Monday, January 19, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Bentara
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bentara
No Result
View All Result
Home Sikka

Jalan Rusak, Warga Glak Diduga Meninggal di Jalan Saat Digotong Menuju Puskesmas

by Arnold Siku
in Sikka
0
Seorang pasien di Dusun Glak digotong warga menuju Puskesmas Mapitara / Sumber Foto Istimewa

Seorang pasien di Dusun Glak digotong warga menuju Puskesmas Mapitara / Sumber Foto Istimewa

0
SHARES
377
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Hale – Seorang warga Dusun Glak, Desa Hale, Kecamatan Mapitara, Kabupaten Sikka yang sakit terpaksa digotong warga ke Puskesmas Mapitara karena kondisi jalan yang rusak. Namun sayang, pasien inisial SRSN ini meninggal dunia sebelum tiba di Puskesmas pada Minggu (22/11/2020).

SRSN digotong warga menggunakan tandu yang terbuat dari kain dan bambu untuk mendapatkan pertolongan.

“Mobil tidak bisa melintasi karena jalan rusak parah, akibatnya, kami terpaksa membawa pasien ini cukup dengan digotong,” kata Albertus Ruben saat dihubungi media ini melalui telepon genggamnya, Senin (23/11/2020) malam.

Menurutnya kejadian bermula saat pasien tersebut pingsan pada saat mengikuti Misa di Kapela Glak. Karena kondisi pasien kurang lebih 30 menit tidak sadarkan diri, akhirnya warga menggotong pasien tersebut ke rumah keluarganya di dekat Kapela Glak.

Untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, dirinya menyuruh ojek untuk menghubungi pihak Puskesmas Mapitara untuk menjemput pasien tersebut akan tetapi sopir ambulans sedang tidak ada di Puskesmas Mapitara.

“Saya suruh anak-anak yang ojek untuk menghubungi pihak Puskesmas untuk jemput, tapi sopir ambulansnya tidak ada jadi anak-anak pulang kembali,” ujarnya.

Melihat kondisi ini warga menggotong pasien tersebut sejauh 2 kilometer dari Kapela Glak menuju Poskades Glak.

RelatedPosts

Pengadaan Malapari Australia di Lembata Abaikan Riset Putra Daerah & Bibit Lokal

January 16, 2026

Pemda Lembata Diminta Hapus Kebijakan Pembatasan Ayam Beku di Tengah Kesulitan Dapur MBG

January 15, 2026

Lanjutnya, dalam perjalanan menuju Hale, kondisi pasien tidak sadarkan diri dan untuk memastikan kondisi pasien tersebut dirinya harus kembali ke Hale untuk menghubungi dokter.

“Akhirnya saya pinjam motor dan saya sendiri turun ke Hale, telfon dokternya dan dokternya juga datang dan kami sama-sama ke Glak. Sampai di Glak, dokternya Mengatakan anak ini sudah meninggal pada saat dia jatuh,” ujarnya

Menurut Dokter, pasien tersebut meninggal dunia pada saat jatuh di Kapela Glak, karena ada urat saraf yang terputus. “Ketika anak ini jatuh,dia langsung meninggal karena ada urat saraf yang langsung terputus. Dokter bilang begitu,” ujar Kades Hale, Albertus Ruben.

Albertus juga berharap Pemerintah Daerah Sikka memerhatikan jalan Hale – Kilawair untuk segera dikerjakan dan juga penempatan tenaga medis di Poskesdes Glak. “Harapan kami Pemerintah harus memperhatikan terlebih jalan Hale Kilawair harus dikerjakan dan juga penempatan tenaga medis di Poskesdes Glak,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran Poskesdes Glak terkesan mubasir. “Bangunannya ada tapi tidak ada tenaga medis,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Mapitara, Laurensius Laro dihubungi media ini via telfon pada Senin (23/11/2020) membenarkan kejadian tersebut. Dirinya mengatakan, pihaknya mendengar informasi tersebut ketika dihubungi oleh Kepala Desa Hale pada pukul 16.00 WITA.

“Karena di Glak sinyal tidak ada jadi sore sekitar jam 04.00 kebetulan Kepala Desa Hale ada kegiatan di Dusun Glak, beliau menginformasikan kejadian tersebut kepada puskesmas lalu Dokter dan perawat langsung menuju ke Glak,” ujarnya.

Menurutnya, akses jalannya rusak parah sehingga akses menuju ke Dusun Glak harus membutuhkan waktu. “Ambulans tidak bisa masuk, motor pun kita harus parkir lalu jalan kaki,” katanya.

Terkait kematian pasien tersebut, Laurensius mengatakan sesuai dengan hasil pemeriksaan, dokter mengatakan pasien tersebut meninggal pada saat jatuh di kapela.

“Saya sudah konfirmasi dengan dokter, dokter mengatakan ketika mereka sampai di sana, ibu itu sudah kaku mayat. Lalu disimpulkan bahwa kemungkinan waktu pada saat jatuh ibu itu langsung meninggal,” ujarnya.

Terkait tidak adanya tenaga medis yang ditempatkan di Poskesdes Glak, dirinya mengatakan, Puskesmas Mapitara mempunyai dua orang tenaga sukarela yang ditempatkan di sana. Akan tetapi fasilitas di Poskesdes Glak belum memadai.

“Sehingga kami belum mengarahkan teman-teman TKS kesana karena belum maubler, belum ada alkes, belum penerangan dan penyediaan air bersih,” ujarnya.

Related Posts

Petugas Bongkar Puluhan Lapak Pedagang di Pasar Alok, Ini Alasannya

March 25, 2022

Maumere - Petugas Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Sikka bersama Anggota TNI dari Koramil 1603-01/Alok, Kamis (24/03/2022) pagi, membongkar...

AMA Maumere Lantik 14 Anggota Baru, Ini Pesan Ketua Dewan Pembina

November 24, 2021

Maumere - Sebanyak 14 orang dilantik menjadi anggota baru angkatan II organisasi Angkatan Muda Adonara-Maumere (AMA Maumere). Kegiatan pelantikan yang...

MPAB  AMA Maumere, Pertegas Idealisme Mahasiswa dan Semangat Loyalitas Anggota

MPAB AMA Maumere, Pertegas Idealisme Mahasiswa dan Semangat Loyalitas Anggota

October 21, 2021

Maumere – Sebanyak 20 calon anggota baru Angkatan Muda Adonara Maumere (AMA Maumere) mengikuti kegiatan masa penerimaan anggota baru (MPAB)...

STFK Ledalero Hasilkan 413 Wisudawan, 67 Orang Dapat Predikat Cum Laude

April 26, 2021

Ledalero - Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero (STFK Ledalero) kembali menghasilkan 413 wisudawan, Sabtu (24/4/2021). Kegiatan ini berlangsung di Aula...

Cegah DBD, AMA Maumere Bersihkan Lingkungan di Sepanjang Jalan Gajah Mada

Cegah DBD, AMA Maumere Bersihkan Lingkungan di Sepanjang Jalan Gajah Mada

March 21, 2021

Maumere – Segenap anggota organisasi Angkatan Muda Adonara-Maumere (AMA Maumere) melakukan aksi bersih-bersih lingkungan di sepanjang Jalan Gajah Mada, Kelurahan...

Mayat Pria Ditemukan di Kebun, Diduga Sudah Beberapa Hari Tewas, Kondisinya Membusuk

January 5, 2021

Langir - Sesosok mayat pria ditemukan tergeletak di sebuah kebun di ujung timur Bandara Fransisikus Seda Maumere tepatnya di Dusun...

Next Post

HOK 18 Pekerja Jalan Rabat Beton di TTS Belum Dibayar, Meski Pekerjaan Sudah Kelar 8 Bulan Lalu

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Pemda Lembata Diminta Hapus Kebijakan Pembatasan Ayam Beku di Tengah Kesulitan Dapur MBG

4 days ago

Dapur MBG di Lembata Kesulitan Bahan Baku, Terutama Daging Ayam

4 days ago

Dapur MBG 03 Lembata Diresmikan, Jadi SPPG Contoh Capai Target Indonesia Emas 2045

6 days ago

Ini Proyeksi Pendapatan Rumah Walet di Kawasan Wisata Bukit Cinta

1 week ago

Bangun Rumah Walet di Bukit Cinta, Bukti Pemda Lembata Gagal Kembangkan Pariwisata

1 week ago

Lima kali bukan kebetulan: PN Lembata kembali percayakan Posbakum ke LBH SIKAP

1 week ago
Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

1 week ago

Popular News

  • Dapur MBG 03 Lembata Diresmikan, Jadi SPPG Contoh Capai Target Indonesia Emas 2045

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dapur MBG di Lembata Kesulitan Bahan Baku, Terutama Daging Ayam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengadaan Malapari Australia di Lembata Abaikan Riset Putra Daerah & Bibit Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemda Lembata Diminta Hapus Kebijakan Pembatasan Ayam Beku di Tengah Kesulitan Dapur MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukung Lomba Titi Jagung Antar OPD, John Batafor Bakal Boyong Wisatawan Asing

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tim SAR Temukan 1 Korban Banjir Bandang di Mauponggo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Kirim E-mail :

Untuk kritik, saran dan pertanyaan lainnya, silahkan kirim pesan anda untuk BentaraNet di bentara.redaksi01@gmail.com

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Kami menyajikan berita akurat, mendalam dan edukatif untuk anda.

  • About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise

© 2023 - Bentara.net

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2023 - Bentara.net

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In