LEMBATA –
Kegiatan Safari Ramadan di Pondok Pesantren Manahil Al-Irfan, Desa Atuwalupang, Kecamatan Buyasuri, berlangsung dalam suasana khusyuk pada Sabtu (8/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Lembata Muhamad Nasir bersama sejumlah pejabat daerah, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Lembata Nanang Wahyudi Ketua MUI Lembata Muhammad H. Mahmud, Ketua Baznas Lembata Nurdin HM, anggota DPRD, Kepala Dinas Perikanan, Camat Buyasuri, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga besar pesantren.
Kegiatan yang dimulai pukul 17.30 WITA tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Suasana hening dan penuh kekhusyukan mewarnai pembukaan kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan di Kabupaten Lembata.
Pembacaan ayat suci tersebut menjadi pengingat akan makna spiritual bulan Ramadan sekaligus membuka rangkaian kegiatan keagamaan yang dihadiri masyarakat dan para santri pesantren.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Din Syahdin mengingatkan bahwa setiap manusia pada akhirnya akan menghadapi hari pertanggungjawaban atas seluruh amal perbuatannya. Namun dalam ajaran Islam terdapat kabar gembira tentang tujuh golongan manusia yang akan mendapatkan naungan Allah pada hari tersebut.
“Salah satu golongan yang mendapat naungan Allah adalah mereka yang saling mencintai karena Allah,” ujarnya. “Ramadan menjadi kesempatan bagi kita untuk memperkuat cinta dan kepedulian terhadap sesama.”
Ia juga menegaskan bahwa puasa mengajarkan manusia untuk merasakan langsung kondisi orang-orang yang hidup dalam keterbatasan. Dengan merasakan lapar dan dahaga, seseorang dapat memahami penderitaan orang lain dan menumbuhkan empati sosial.
“Melalui puasa kita belajar merasakan lapar dan dahaga sehingga mampu memahami kesulitan orang lain,” kata Din Syahdin. “Dari pengalaman itulah tumbuh kepedulian sosial yang lebih kuat.”
Ketua MUI Lembata Muhammad H. Mahmud menjelaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan telah dilaksanakan di berbagai kecamatan di Kabupaten Lembata. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, MUI, serta berbagai elemen masyarakat.
“Kegiatan Safari Ramadan ini menjadi ruang kebersamaan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat,” ujarnya. “Melalui kegiatan ini kita memperkuat silaturahmi sekaligus memperdalam nilai-nilai keagamaan.”
Ia juga mengingatkan pesan Rasulullah SAW bahwa tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Pesan tersebut menjadi dorongan bagi umat Islam untuk terus menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama.
“Rasulullah mengajarkan bahwa tangan yang memberi lebih baik daripada tangan yang menerima,” katanya. “Karena itu semangat berbagi harus terus kita hidupkan, terutama di bulan Ramadan.”
Ketua Baznas Lembata Nurdin HM dalam kesempatan yang sama menjelaskan peran Baznas sebagai lembaga negara yang mengelola zakat, infak, dan sedekah. Melalui pengelolaan yang baik, zakat dapat menjadi instrumen penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Baznas hadir sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah masyarakat secara amanah,” ujarnya. “Zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga jembatan kepedulian antara yang berkecukupan dan yang membutuhkan.”
Kapolres Lembata Nanang Wahyudi menekankan pentingnya menjaga persaudaraan dan merawat toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum untuk memperbaiki diri sekaligus memperkuat solidaritas sosial.
“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat ukhuwah dan persaudaraan,” katanya. “Mari kita menjaga toleransi dan kebersamaan agar kehidupan masyarakat tetap harmonis.”
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lembata Muhamad Nasir menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar ritual ibadah, melainkan energi spiritual yang mampu mendorong perubahan sosial. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan sosial yang kuat.
“Ramadan bukan hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga energi spiritual yang menggerakkan perubahan sosial,” ujar Nasir. “Kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam membangun kehidupan yang lebih baik.”
Menurutnya, Ramadan dapat diibaratkan sebagai mata air spiritual yang menyegarkan kembali hati manusia setelah sebelas bulan disibukkan oleh berbagai urusan dunia. Dari mata air itulah lahir ketenangan jiwa serta kesadaran untuk memperkuat kepedulian sosial.
“Puasa tidak hanya membentuk ketakwaan, tetapi juga mengajarkan kita tentang kemanusiaan,” ungkapnya. “Ketika merasakan lapar dan dahaga, kita belajar memahami penderitaan saudara-saudara kita.”
Wakil Bupati juga menyinggung bahwa nilai-nilai puasa bahkan mendapat perhatian dalam kajian ilmiah modern. Ia menyebut penelitian tentang proses Yoshinori Ohsumi mengenai autophagy yang menunjukkan manfaat puasa bagi kesehatan tubuh manusia.
“Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa puasa dapat membantu proses pembaruan sel dalam tubuh,” katanya. “Hal ini menunjukkan bahwa ajaran agama tidak hanya membawa manfaat spiritual tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan.”
Ia menegaskan bahwa masa depan daerah hanya dapat dibangun melalui kekuatan kebersamaan. Karena itu, masyarakat diajak menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas dan semangat gotong royong.
“Tidak ada kemenangan tanpa kekuatan, tidak ada kekuatan tanpa kebersamaan, dan tidak ada kebersamaan tanpa niat yang baik,” tegasnya. “Karena itu mari kita jadikan Ramadan sebagai ruang untuk memperkuat persatuan dalam membangun Lembata.”
Sebagai penutup kegiatan, Wakil Bupati bersama Kapolres Lembata, Ketua MUI, dan Ketua Baznas menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat penerima manfaat. Penyerahan bantuan tersebut menjadi simbol kepedulian sosial sekaligus wujud nyata semangat berbagi di bulan Ramadan.
Safari Ramadan di Pondok Pesantren Pondok Pasantren Manahil Al-Irfan pun berakhir dalam suasana kebersamaan. Kegiatan tersebut menegaskan bahwa Ramadan tidak hanya tentang ibadah personal, tetapi juga tentang memperkuat kepedulian sosial dan solidaritas masyarakat. (BN/001)
















