• About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise
Friday, January 16, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Bentara
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bentara
No Result
View All Result
Home Hukrim

Miris! Bansos Tahun Lalu untuk Penyintas Banjir Bandang Belum Kunjung Tiba

by BentaraNet
in Hukrim, Uncategorized
0
Benedikta Koi, Warga Desa Waimatan, Kabupaten Lembata memegang kursi plastik yang ia dapat dari Program Bantuan Hunian Kemensos / Foto : BentaraNet

Benedikta Koi, Warga Desa Waimatan, Kabupaten Lembata memegang kursi plastik yang ia dapat dari Program Bantuan Hunian Kemensos / Foto : BentaraNet

0
SHARES
452
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEMBATA – Warga Desa Waimatan, Kabupaten Lembata, Benedikta Koi yang juga penyintas banjir bandang tahun 2021 lalu hanya bisa mengelus dada, ketika bantuan sosial untuk hunian dari Kementerian Sosial dalam bentuk barang senilai Rp 3 juta tidak kunjung tiba.

Padahal, bantuan ini harusnya telah ia terima tahun 2024 lalu. Ditemui pada Sabtu (01/2/2024), Benedikta mengatakan dirinya hanya mendapat enam buah kursi plastik yang diperkirakan seharga Rp 600 ribu atau tidak mencapai Rp 3 juta.

“Saya minta tempat tidur, lemari, dengan kursi. Kalau masih ada sisa baru beli yang lain seperti beli drom. Tapi yang datang hanya kursi saja,” kata Benedikta yang saat ini tinggal di pemukiman relokasi Tanah Merah.

Setelah lama menanti hingga sisa bantuan tidak kunjung tiba, Benedikta akhirnya memutuskan untuk membeli sendiri lemari yang ia gunakan untuk menyimpan pakaian.

“Lemari akhirnya saya sendiri yang beli karena tunggu terlalu lama,” ungkapnya.

“Lama sekali ini. Kalau mereka (vendor) mau bawa datang ya syukur, kalau tidak mau bagaimana,” lanjutnya.

Hal yang sama juga diungkapkan warga lainnya Delik Watun yang mengaku hanya mendapatkan tiga buah kursi plastik dari total permintaannya seperti springbed, kursi dan beberapa barang lainnya.

RelatedPosts

Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

January 9, 2026

Kapal Pelni Tolak Pengiriman Ikan ke Kupang, Pedagang di Lembata Rugi Puluhan Juta

December 23, 2025

Jumlah yang diperkirakan totalnya mencapai Rp 3 juta sesuai jumlah bantuan hunian Kemensos.

“Kursi ini terima tahun lalu. Lalu mereka bilang antar sisanya tapi kami tunggu sampai sekarang tidak tiba. Padahal uang Rp 3 juta itu jadi hak kami para penyintas. Loh kenapa belum ada barang sesuai permintaan itu kami terima,” ujar Delik.

Karena bantuan seperti springbed  tidak kunjung tiba sesuai permintaan, Delik mengatakan sang ibu terpaksa tidur di lantai tanpa kasur.

Sementara itu warga lainnya yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa bantuan yang ia terima sebenarnya jauh lebih kecil dari besarnya sumbangan per kepala keluarga (KK) yakni sebesar 3 juta rupiah.

“Adanya juga yang mereka datang foto barang yang dipinjam dari tetangga sebagai bukti, lalu bilang ini kami pakai untuk bukti dulu. Nanti baru barang yang sebenarnya kami bawa datang,” ujar sumber tersebut.

Program Bantuan Hunian dari Kementerian Sosial ini menyasar 700 KK penyintas banjir bandang akibat siklon tropis seroja yang saat ini tinggal di tiga pemukiman relokasi yakni Tanah Merah, Waisesa dan Podu.

Setiap KK mendapatkan bantuan sebesar Rp 3 juta rupiah yang disalurkan melalui Rekening Bank Mandiri. Namun uang ini bisa dicairkan ke pihak vendor, setelah vendor menyerahkan  bukti valid tanda terima barang isian hunian atau perabot sesuai permintaan warga.

Sementara itu pihak vendor dari Toko Rejeki dan Surya Mas, Toni Chandra saat dihubungi BentaraNet, mengatakan, sesuai bukti yang mereka laporkan ke Kemensos, semua barang bantuan hunian tersebut telah diserahkan ke masyarakat pemerima manfaat.

Hanya saja ia menyebut, komunikasi dan kerja sama yang tidak baik antara pemerintah desa, pendamping yang ditunjuk oleh Dinas Sosial Kabupaten Lembata dan pihaknya, menyebabkan masalah ini dihembuskan kembali.

“Terakhir kita serahkan semua dokumen ke Jakarta itu kan dengan bukti foto semua. Jadi saya tidak ada pikiran lagi bahwa masih belum. Masih belum itu kan tidak ada lagi dalam bayangan saya. karena kita kasih ini kan tanda tangan dari penerima manfaat dan barang samua ini kan kita foto,” ujarnya. (Tim/BN)

Tags: banjir bandangBansosLembataSeroja

Related Posts

Lima kali bukan kebetulan: PN Lembata kembali percayakan Posbakum ke LBH SIKAP

January 9, 2026

LEMBATA – Untuk kelima kalinya, Pengadilan Negeri (PN) Lembata kembali mempercayakan Lembaga Bantuan Hukum dan Studi Kebijakan Publik (LBH SIKAP)...

Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

December 29, 2025

LEMBATA – Pemerintah pusat terus berupaya melahirkan berbagai program strategis di tengah kebijakan efisiensi anggaran oleh Presiden Prabowo Subianto. Beberapa...

Ketua DPC Kongres Advokat Indonesia untuk Flores Timur dan Lembata, Juprians Lamablawa / Foto : BentaraNet


UMKM Diintimitasi dengan Pasal Pidana, Kongres Advokat Indonesia Buka Posko Pengaduan di Lembata

December 5, 2025

LEMBATA - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Kongres Advokat Indonesia untuk Kabupaten Flores Timur dan Lembata membuka Posko Pengaduan Hukum di...

Rayakan HUT Otda ke-26, Pemda Lembata Siap Tampilkan Inovasi Kearifan Lokal

Rayakan HUT Otda ke-26, Pemda Lembata Siap Tampilkan Inovasi Kearifan Lokal

December 3, 2025

LEMBATA – Kritik publik mengenai perayaan Hari Ulang Tahun Otonomi Daerah (HUT Otda) Lembata ke-26 yang terkesan minimalis dan ‘sepi’ langsung...

Satpol PP Sambangi MTSN 2 Lembata saat Peringatan HGN, Ini yang Mereka Lakukan!

Satpol PP Sambangi MTSN 2 Lembata saat Peringatan HGN, Ini yang Mereka Lakukan!

November 25, 2025

LEMBATA – Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) di MTS Negeri 2 Lembata pada Selasa (25/11/2025) berlangsung meriah. Usai upacara apel...

Gali Peran Budaya Lokal dalam Perlindungan Anak, Plan Indonesia Gelar FGD Bersama Tokoh Adat & Pemdes

Gali Peran Budaya Lokal dalam Perlindungan Anak, Plan Indonesia Gelar FGD Bersama Tokoh Adat & Pemdes

November 24, 2025

LEMBATA – Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) menyelenggarakan kegiatan Diskusi Kelompok Terarah terkait Budaya Lokal dalam Mendukung Perlindungan Anak...

Next Post
Intelkam Polres Lembata Lakukan Penggalangan dengan Bupati Lembata Terpilih

Intelkam Polres Lembata Lakukan Penggalangan dengan Bupati Lembata Terpilih

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Dapur MBG di Lembata Kesulitan Bahan Baku, Terutama Daging Ayam

23 hours ago

Dapur MBG 03 Lembata Diresmikan, Jadi SPPG Contoh Capai Target Indonesia Emas 2045

2 days ago

Ini Proyeksi Pendapatan Rumah Walet di Kawasan Wisata Bukit Cinta

5 days ago

Bangun Rumah Walet di Bukit Cinta, Bukti Pemda Lembata Gagal Kembangkan Pariwisata

6 days ago

Lima kali bukan kebetulan: PN Lembata kembali percayakan Posbakum ke LBH SIKAP

6 days ago
Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

6 days ago

Dana Desa 2026 di Lembata Terkoreksi, Ada Desa yang Hanya Dapat Rp 219 Juta

1 week ago

Popular News

  • Dapur MBG 03 Lembata Diresmikan, Jadi SPPG Contoh Capai Target Indonesia Emas 2045

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bangun Rumah Walet di Bukit Cinta, Bukti Pemda Lembata Gagal Kembangkan Pariwisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dapur MBG di Lembata Kesulitan Bahan Baku, Terutama Daging Ayam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Proyeksi Pendapatan Rumah Walet di Kawasan Wisata Bukit Cinta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemda Lembata Diminta Hapus Kebijakan Pembatasan Ayam Beku di Tengah Kesulitan Dapur MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Kirim E-mail :

Untuk kritik, saran dan pertanyaan lainnya, silahkan kirim pesan anda untuk BentaraNet di bentara.redaksi01@gmail.com

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Kami menyajikan berita akurat, mendalam dan edukatif untuk anda.

  • About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise

© 2023 - Bentara.net

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2023 - Bentara.net

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In