• About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise
Friday, January 16, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Bentara
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bentara
No Result
View All Result
Home Ekbis

Pengadaan Malapari Australia di Lembata Abaikan Riset Putra Daerah & Bibit Lokal

by BentaraNet
in Ekbis
0
Bibit malapari / Foto dari berbagai sumber

Bibit malapari / Foto dari berbagai sumber

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEMBATA – Langkah Pemerintah Kabupaten Lembata mendatangkan bibit malapari asal Australia yang rencananya akan ditanam dalam jumlah besar, dinilai mengabaikan hasil riset putra daerah dan bibit lokal Lembata.

Rencana ini bertentangan dengan janji Pemda Lembata yang sebelumnya menyatakan akan bekerja sama dengan putra daerah serta peneliti Malapari Indonesia, untuk membudidayakan Malapari asli Lembata dan menjadikan daerah itu sebagai Pulau Energi Hijau Malapari.

Ketua Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (KOMPAK) INDONESIA, Gabriel Goa, mengatakan, sejumlah pejabat daerah bahkan diduga terlibat dalam pengadaan bibit yang melibatkan pihak asing ini.

“Faktanya saat ini justru Bupati Lembata diduga kuat telah melakukan kerja sama dengan kaki tangan asing untuk mendatangkan bibit malapari dari Australia,” kata Gabriel dalam pesan tertulisnya, Jumat (16/01/2026).

Gabriel menyayangkan langkah Pemda Lembata yang mengabaikan sejumlah putra daerah yang tergabung dalam PT Batara dan Yayasan Anton Enga Tifaona yang selama ini justru konsisten terlibat dalam penelitian malapari Lembata.

Padahal penelitian ini melibatkan lembaga riset Daemeter dan BRIN untuk mengetahui kualitas dan potensi pengembangan bibit lokal malapari Lembata.

“Jika benar bibit Malapari didatangkan dari luar negeri, ini patut dipertanyakan. Kenapa harus dari Australia?” ujar Gabriel.

RelatedPosts

Veronica Nyo, Istri Mendiang Tokoh Otonomi Lembata Brigjen Pol Anton Tifaona Meninggal Dunia

September 11, 2024

Sah, Taman Anton Enga Tifaona Jadi Aset Pemkab Lembata

June 20, 2023

“Ada putra Lembata dan peneliti Malapari Indonesia yang memiliki kapasitas dan pengalaman. Lalu malapari lokal kita kalau tidak Lembata, maka dari Indonesia pun bisa. Kenapa harus dari Australia?” lanjutnya.

Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya menimbulkan pertanyaan soal arah pembangunan energi hijau di Lembata, tetapi juga menyangkut integritas tata kelola pemerintahan dan keberpihakan pada sumber daya nasional.

Atas dasar itu, Gabriel mengatakan KOMPAK INDONESIA menyatakan sikap resmi dengan mendesak aparat penegak hukum mengusut proyek pengadaan bibit Malapari tersebut.

Mereka menilai perlu ada transparansi menyeluruh, mulai dari perencanaan, pengadaan, hingga kerja sama dengan pihak asing.

KOMPAK INDONESIA mengajukan dua tuntutan utama. Pertama, mendesak Bareskrim Mabes Polri menyelidiki proyek pengadaan bibit Malapari asal Australia yang direncanakan ditanam di Lembata.

Kedua, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memanggil dan memproses pejabat-pejabat terkait, baik di tingkat daerah maupun pusat, apabila ditemukan indikasi kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) dalam proyek tersebut.

Kasus ini dinilai bukan sekadar persoalan teknis pertanian atau energi terbarukan, melainkan menyentuh isu lebih luas terkait kedaulatan energi, keberpihakan pada riset nasional, serta etika pembangunan berkelanjutan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Lembata terkait tudingan tersebut, termasuk soal alasan pemilihan bibit Malapari dari Australia dan mekanisme kerja sama yang dilakukan. (BN/001)

Tags: Anton Enga TifaonaGabriel GoaMalapari

Related Posts

Pemda Lembata Diminta Hapus Kebijakan Pembatasan Ayam Beku di Tengah Kesulitan Dapur MBG

January 15, 2026

LEMBATA - Pemerintah Kabupaten Lembata diminta untuk menghapus kebijakan pembatasan pasokan ayam beku dari luar daerah di tengah kesulitan tiga...

Dapur MBG di Lembata Kesulitan Bahan Baku, Terutama Daging Ayam

January 15, 2026

LEMBATA - Sejumlah dapur dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lembata mengalami kesulitan memperoleh bahan baku makanan, terutama...

Ini Proyeksi Pendapatan Rumah Walet di Kawasan Wisata Bukit Cinta

January 10, 2026

LEMBATA - Pembangunan rumah walet di kawasan wisata Bukit Cinta oleh Pemda Lembata menuai polemik di kalangan pelaku pariwiasata. Mereka...

Kapal Pelni Tolak Pengiriman Ikan ke Kupang, Pedagang di Lembata Rugi Puluhan Juta

December 23, 2025

LEMBATA - Seorang pedagang ikan di Kabupaten Lembata mengalami kerugian hingga Rp 15 juta setelah pengiriman 23 box ikan miliknya...

Besok Sabtu Dinas Pangan Gelar Pasar Murah Jenang HUT Nagekeo ke-18 di Pasar Danga

December 6, 2025

NAGEKEO - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Nagekeo ke-18, Pemerintah Kabupaten Nagekeo melalui Dinas Pangan Daerah menghadirkan Gerakan...

PAD Capai 80,42 Persen, Pemkab Lembata Siapkan Kuari dan Sistem Parkir Barkot untuk Dongkrak Pendapatan

PAD Capai 80,42 Persen, Pemkab Lembata Siapkan Kuari dan Sistem Parkir Barkot untuk Dongkrak Pendapatan

December 3, 2025

LEMBATA – Pemerintah Kabupaten Lembata mencatat capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 80,42 persen per 24 November 2025.Meski menunjukkan tren...

Recommended

Pemda Lembata Diminta Hapus Kebijakan Pembatasan Ayam Beku di Tengah Kesulitan Dapur MBG

22 hours ago

Dapur MBG di Lembata Kesulitan Bahan Baku, Terutama Daging Ayam

1 day ago

Dapur MBG 03 Lembata Diresmikan, Jadi SPPG Contoh Capai Target Indonesia Emas 2045

3 days ago

Ini Proyeksi Pendapatan Rumah Walet di Kawasan Wisata Bukit Cinta

6 days ago

Bangun Rumah Walet di Bukit Cinta, Bukti Pemda Lembata Gagal Kembangkan Pariwisata

6 days ago

Lima kali bukan kebetulan: PN Lembata kembali percayakan Posbakum ke LBH SIKAP

7 days ago
Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

7 days ago

Popular News

  • Dapur MBG 03 Lembata Diresmikan, Jadi SPPG Contoh Capai Target Indonesia Emas 2045

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dapur MBG di Lembata Kesulitan Bahan Baku, Terutama Daging Ayam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bangun Rumah Walet di Bukit Cinta, Bukti Pemda Lembata Gagal Kembangkan Pariwisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Proyeksi Pendapatan Rumah Walet di Kawasan Wisata Bukit Cinta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemda Lembata Diminta Hapus Kebijakan Pembatasan Ayam Beku di Tengah Kesulitan Dapur MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Kirim E-mail :

Untuk kritik, saran dan pertanyaan lainnya, silahkan kirim pesan anda untuk BentaraNet di bentara.redaksi01@gmail.com

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Kami menyajikan berita akurat, mendalam dan edukatif untuk anda.

  • About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise

© 2023 - Bentara.net

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2023 - Bentara.net

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In