LEMBATA – PT Pelni Sub Cabang Lewoleba memprediksi puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru di Pelabuhan Laut Lewoleba terjadi pada Minggu (04/01/2026).
Prediksi ini dihitung berdasarkan grafik naik turun penumpang pada arus mudik saat libur Natal dan Tahun Baru beberapa waktu lalu.
Kepala Sub Cabang PT Pelni Lewoleba, Figur, mengatakan, lonjakan penumpang sudah terjadi pada 20 Desember 2025 lalu, saat KM Bukit Siguntang dari Nunukan – Tarakan Maumere – Lewoleba di mana jumlah penumpang yang turun sebanyak 1.219 jiwa.
“Dan penunpang naik dari Lewoleba ke arah Kupang sebanyak 869 jiwa,” kata Figur kepada BentaraNet.
Selain itu menurut Figur, penumpang dari arah Kupang menuju Lewoleba pun mengalamai lonjakan sebelum Natal yakni pada 21 Desember sebanyak 1.825 jiwa. Sedangkan yang berangkat dari Lewoleba menuju Tarakan dan Nunuka sebanyak 757 jiwa.
Dengan grafik penumpang seperti ini, lanjut Figur, prediksi lonjakan penumpang arus balik terjadi pada 03 Januari 2026 saat KM Bukit Siguntang dari Tarakan dan Nunukan bersandar di Pelabuhan Laut Lewoleba.
“Penumpang turun dari Tarakan & Nunukan prediksi kami di angka 700 – 1100 jiwa. Prediksi penumpang ke arah Kupang itu di angka 800 – 1000 jiwa,” ujarnya.
Sementara itu pada tanggal 04 Januari 2026, penumpang KM Bukit Siguntang yang turun dari Kupang diprediksikan sebanyak 1000 – 1250 jiwa. Sedangkan penumpang naik di angka 960 – 1100 jiwa.
Menghadapi lonjakan penumpang ini, pihak PT Pelni telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak terkait di antaranya Syahbandar Pelabuhan Laut Lewoleba, tim pengaman dari TNI AL dan TNI AD, KP3 Pelabuhan Laut Lewoleba dan Polairud.
“Sejuh ini berjalan dengan lancar, tidak ada kekacauan di pelabuhan,” kata Figur. (BN/001)















