• About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise
Monday, April 6, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Bentara
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bentara
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Terlantarkan Korban Erupsi, Keputusan Pemda Lembata Pulangkan Pengungsi Dikecam

by BentaraNet
in Uncategorized
0
Pengungsi Erupsi Ile Lewotolok dipulangkan ke desa mereka masing-masing / Sumbet Foto : Pos Kupang

Pengungsi Erupsi Ile Lewotolok dipulangkan ke desa mereka masing-masing / Sumbet Foto : Pos Kupang

0
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lewoleba – Koordinator Relawan Komunitas Taman Daun, John Batafor mengecam keras keputusan Pemerintah Kabupaten Lembata memulangkan pengungsi erupsi Gunung Ile Lewotolok dari Posko Utama eks kantor Bupati Lembata ke desa mereka masing-masing. Keputusan ini dinilai sebagai bentuk penelantaran karena para pengungsi dinilai belum siap pulang ke rumah mereka masing-masing.

Kepada BentaraNet, Selasa (5/1/2020) John mengatakan, para pengungsi mengalami kondisi yang memprihatinkan sejak dipulangkan ke rumah mereka pada Sabtu (2/1) lalu. Dia menemukan banyak warga yang menangis lantaran rumah mereka tidak layak dihuni karena rusak parah.

“Saya sangat kecewa dengan keputusan Pemda Lembata ini. Apa yang kita khawatirkan selama ini benar-benar terjadi. Ini sama saja dengan penelantaran pengungsi oleh pemerintah,” kata John.

Dia mengisahkan, beberapa warga yang atap rumahnya masih bolong terpaksa tidur di rumah tetangga dan di kebun.

“Ada juga yang lari mengungsi dari posko utama ke rumah keluarga di Lewoleba. Ada yang terpaksa tidur saja dengan atap bocor dan kalau hujan ya mereka tidak tidur. Hanya bisa pasrah, basah kuyup,” ungkap John.

Bahkan, beberapa warga tidak memiliki stok makanan ketika pulang ke rumah mereka masing-masing. “Satu temuan kami kemarin, ada warga yang kelaparan di Bungamuda karena tidak ada beras. Dan itu kita langsung bantu beras. Prediksi kita tidak ada yang meleset,” ujar John.

RelatedPosts

Polres Lembata Tindaklanjuti Aduan UMKM Soal Retribusi Ayam Beku

April 2, 2026

Polres Lembata Gandeng Pengelola SPBU Balauring Jaga Stabilitas Kamtibmas

April 2, 2026

Menurut John, Pemerintah Kabupaten Lembata harusnya menyiapkan kebijakan penanganan pengungsi post emergency sebelum memutuskan memulangkan para pengungsi ke rumah mereka masing-masing. Beberapa kebijakan penanganan tersebut di antaranya adalah memperbaiki rumah warga yang rusak dan menyiapkan stok sembako bagi para pengungsi.

“Ini dulu yang disiapkan. Jika tidak maka warga korban erupsi akan semakin sengsara saat mereka pulang ke desa mereka masing-masing. Ini sama saja dengan kita semakin menerlantarkan mereka. Saya mengecam keras keputusan pemerintah ini,” kata John.

Data yang dihimpun Relawan Komunitas Taman Daun, sebanyak 50 rumah warga yang rusak parah terkena material letusan gunug api Ile Lewotolok pada Minggu (29/11/2020) lalu. 50 rumah ini tersebar di tiga desa yakni Bungamuda, Lamawara dan Lewotolok.

Relawan Komunitas Taman Daun memperbaiki atap rumah warga yang rusak parah dihantam material letusan Gunung Ile Lewotolok / Foto : BentaraNet

Sebanyak 16 rumah sudah diperbaiki relawan Komunitas Taman Daun yakni sebanyak 13 rumah di Desa Bungamuda dan 3 rumah lainnya di Desa Lamawara.

“Masih ada 34 rumah yang rusak parah yang harus diperbaiki. Itu belum termasuk rumah yang rusak sedang. Ini kita masih bicara rumah, belum kebutuhan makanan mereka,” ungkap John.

John menegaskan, Bupati Lembata, Eliyaser Yentji Sunur harus bertanggungjawab penuh terhadap keputusan yang dinilai tidak tepat ini. “Saya mau katakan ini keputusan yang tidak manusiawi,” pungkasnya.

Terkait hal ini, Kepala Pelasana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata, Thomas Tip Des belum berhasil dimintai keterangan.

Pemerintah Kabupaten Lembata pada Sabtu (2/1) lalu memulangkan kelompok pertama pengungsi erupsi Gunung Ile Lewotolok dari Posko Utama halaman eks kantor bupati. Kelompok pertama pengungsi yang dipulangkan tersebut yakni 8 KK atau 24 jiwa yang selama lebih dari sebulan menempati tenda D, asal Desa Bunga Muda, Kecamatan Ile Ape.

Para pengungsi yang terdiri dari anak-anak dan perempuan tersebut menggunakan dua minibus milik Pemda, dikawal mobil Patroli Polisi dan sebuah pick up milik BPBD.

Dilansir dari laman Media Indonesia, BPBD Kabupaten Lembata mengkonfirmasi sebanyak 6.974 jiwa pengungsi berasal dari 15 desa terdampak erupsi Ile Lewotolok dipulangkan sejak Sabtu (2/1).

Meski demikian masih ada perpanjangan tanggap darurat yang hanya berlaku bagi Desa Jontona, Kecamatan Ile Ape Timur.

PVMBG merekomendasi, Desa Jontona adalah desa yang berada di jalur bukaan kawah Gunung Ile Lewotolok. Desa yang berada di tenggara Gunung Ile Lewotolok itu paling rentan jika sesewaktu keadaan memburuk akibat erupsi eksplosif.

Lebih dari 2.000 jiwa, warga Desa Jontona, Kecamatan Ile Ape Timur hingga saat ini masih diinstruksikan untuk bertahan di posko pengungsian. Sedangkan warga pengungsi yang telah dipulangkan juga diinstruksikan untuk selalu siaga. (Red)

Related Posts

Polres Lembata Tindaklanjuti Aduan UMKM Soal Retribusi Ayam Beku

April 2, 2026

LEMBATA – Unit I Sat Intelkam Polres Lembata melakukan langkah penggalangan dengan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lembata, Abdurrahman Muhammad,...

Polres Lembata Gandeng Pengelola SPBU Balauring Jaga Stabilitas Kamtibmas

April 2, 2026

LEMBATA – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Unit II Sat Intelkam Polres Lembata melakukan pertemuan dengan...

Polres Lembata Ajak Pelaku Usaha Olahan Tuna Cegah Pencemaran Lingkungan

April 2, 2026

LEMBATA – Pada Jumat, 30 Januari 2026 sekitar pukul 10.00 WITA, Unit II Sat Intelkam Polres Lembata melaksanakan kegiatan wawancara...

PT Indofish Makmur Sejati Bantah Monopoli Pasar Ikan di Lembata

PT Indofish Makmur Sejati Bantah Monopoli Pasar Ikan di Lembata

March 19, 2026

LEMBATA – Pihak PT Indofish Makmur Sejati (IMS) membantah tudingan bahwa mereka memonopoli pasar ikan di Kabupaten Lembata, termasuk dugaan...

Bupati Lembata Tekankan Perencanaan Pembangunan yang Komprehensif, Adaptif, dan Partisipatif dalam Forum RKPD 2027

March 12, 2026

LEMBATA - Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq secara resmi membuka Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah Rancangan RKPD Kabupaten Lembata Tahun...

Hadiri Peresmian Kantor Terminal Point Pelni, Bupati Lembata : Penguatan Konektivitas Merupakan Kebutuhan Daerah

March 12, 2026

LEMBATA - Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq turut menghadiri peresmian Kantor Terminal Point PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) di Lewoleba,...

Next Post

Mayat Pria Ditemukan di Kebun, Diduga Sudah Beberapa Hari Tewas, Kondisinya Membusuk

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Polres Lembata Gandeng Pengelola SPBU Balauring Jaga Stabilitas Kamtibmas

4 days ago

Polres Lembata Ajak Pelaku Usaha Olahan Tuna Cegah Pencemaran Lingkungan

4 days ago

Cerita Anggota Koperasi TKBM Pelabuhan Lewoleba yang Dapat Penghargaan saat RAT

1 week ago
PT Indofish Makmur Sejati Bantah Monopoli Pasar Ikan di Lembata

PT Indofish Makmur Sejati Bantah Monopoli Pasar Ikan di Lembata

3 weeks ago

Polres Lembata Lakukan Penggalangan Jelang Perayaan Paskah 2026

3 weeks ago

Polres Lembata Lakukan Penggalangan Jelang Idul Fitri 1447 H

3 weeks ago
Tobotani Terima MBG 3T, Sambil Menanti Pembangunan Infrastruktur Dasar

Tobotani Terima MBG 3T, Sambil Menanti Pembangunan Infrastruktur Dasar

3 weeks ago

Popular News

  • Cerita Anggota Koperasi TKBM Pelabuhan Lewoleba yang Dapat Penghargaan saat RAT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Lembata : Eksplorasi Budaya Bawa Pesan Kejujuran untuk Anak Cucu & Lewotana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pre – Launching Pustaka Bambu Jadi Jembatan Masa Depan Anak-anak di Adonara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tobotani Terima MBG 3T, Sambil Menanti Pembangunan Infrastruktur Dasar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinkes Lembata Gelar Sosialisasi dan Anjangsana ke Tokoh Agama Sambut Hari AIDS Sedunia 1 Desember

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Produktivitas Sorgum di Lembata Meningkat Tapi Tidak Didukung Alsintan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Kirim E-mail :

Untuk kritik, saran dan pertanyaan lainnya, silahkan kirim pesan anda untuk BentaraNet di bentara.redaksi01@gmail.com

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Kami menyajikan berita akurat, mendalam dan edukatif untuk anda.

  • About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise

© 2023 - Bentara.net

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2023 - Bentara.net