• About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise
Thursday, January 15, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Bentara
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bentara
No Result
View All Result
Home Headline

Taman Duang Bukan Aset Pemda Lembata, Bagaimana Pengelolaannya ke Depan?

by BentaraNet
in Headline
0
Taman Duang, Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata / Foto : BentaraNet

Taman Duang, Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata / Foto : BentaraNet

0
SHARES
389
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lewoleba – Tanah lokasi Taman Duang yang berada di Wangatoa, Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata ternyata hingga saat ini tidak terdaftar sebagai aset Pemda. Padahal, di atas tanah ini, Pemda Lembata telah membangun taman sebagai ruang terbuka hijau berserta fasilitas bermain anak-anak.

Setelah sempat tidak terurus, Pemda Lembata berencana menyerahkan pengelolaan taman ini kepada pihak ketiga yakni Ikatan Keluarga Pemuda Wangatoa Trendy (IKA Wanted). Sayangnya, saat penyerahan pengelolaan taman ini masih dalam proses, keluarga Hadung Boleng mengklaim bahwa tanah tersebut milik mereka.

Usut punya usut, benar bahwa tanah Taman Duang ini tidak tercatat sebagai aset Pemda. “Saya baru tahu bahwa status lokasi taman ini bukan kepemilikan Pemda. Dengan saya tahu ini maka kita harus mencari solusinya,” kata Plt Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday saat berdiskusi dengan anggota IKA Wanted di Taman Duang, Lewoleba, Sabtu (4/9/2021) lalu.

Thomas mengatakan dukungan Pemda Lembata terhadap pengelolaan Taman Duang sangat tergantung pada status tanah setelah Pemda Lembata melakukan pertemuan atau dialog dengan pemilik tanah. Selama ini pembangunan fasilitas umum dan pengelolaan Taman Duang hanya berdasarkan perjanjian lisan.

“Tugas Pemda adalah mencari solusi. Kita akan memanggil camat (Nubatukan) kita akan memanggil pihak-pihak yang terkait termasuk keluarga Hadung Boleng untuk mencari solusi yang terbaik. Bagaimana mengelola Duang ini supaya dia tetap menjadi ruang terbuka hijau,” kata Thomas.

“Apapun dukungan Pemda nanti tergantung dari kepastian akan aset ini. Kalau lokasi ini nanti diberikan kepada Pemda maka tugas Pemda adalah membangun di atas ini untuk kemudian dipakai oleh publik termasuk (IKA) Wanted sekalipun untuk mengelola area ini. Yang penting status tanahnya jelas dulu,” lanjutnya.

Sepanjang status tanah ini belum jelas, lanjut Thomas, Pemda Lembata tidak bisa berbuat apa-apa. Thomas juga menyayangkan selama ini Pemda Lembata membangun di atas lahan bukan milik Pemda dan hanya dengan perjanjian lisan.

RelatedPosts

Bangun Rumah Walet di Bukit Cinta, Bukti Pemda Lembata Gagal Kembangkan Pariwisata

January 10, 2026
Sat Intelkam Polres Lembata Lakukan Wawancara dengan Penjabat Kades Tanjung Batu, Jaga Kondusivitas Menjelang Pilkades PAW

Sat Intelkam Polres Lembata Lakukan Wawancara dengan Penjabat Kades Tanjung Batu, Jaga Kondusivitas Menjelang Pilkades PAW

November 6, 2025

“Ke depan kita tidak boleh membangun di atas tanah atau aset yang bukan milik Pemda. Pemda itu harus membangun di atas aset yang jelas, tanah itu milik Pemda bangunan di atasnya juga milik Pemda. Itu baru diakui sebagai aset Pemda,” ucapnya.

Apresiasi Untuk IKA Wanted

Di sisi lain, Thomas Ola Langoday juga mengapresiasi IKA Wanted yang secara perlahan mulai membenahi taman yang letaknya tidak jauh dari simpang tiga Wangatoa ini. Taman Duang yang selama ini tidak terurus dengan baik mulai dibersihkan oleh anggota IKA Wanted, sebagai tindak lanjut dari pertemuan dengan Pemda Lembata melalui Camat Nubatukan beberapa waktu lalu.

Bahkan kelompok pemuda Wangatoa ini sudah memasang fasilitas WiFi bagi setiap pengunjung yang datang ke Taman Duang. Apa yang dilakukan IKA Wanted ini merupakan bentuk dukungan orang muda terhadap pembangunan di Lembata.

“Saya berterimakasih teman-teman (IKA) Wanted yah. Teman-teman Wanted sudah memulai sebuah gerakan menyambut penataan kota. Itu artinya apa, apa yang Pemda sampaikan tentang ruang penataan kota, anak-anak muda ini sudah mulai berpikir oh, ada penataan kota kami mengambil bagian yang mana,” kata Thomas.

Sementara itu, Humas IKA Wanted, Alvian Rayabelen mengatakan, Taman Duang direncanakan pengelolaanya menjadi ruang terbuka hijau, pusat kuliner dan area bermain anak-anak yang dilengkapi dengan fasilitas internet atau WiFi.

Tidak hanya itu, Taman Duang juga akan dijadikan sebagai pusat kreatifitas anak muda Lembata dengan berbagai even pentas seni. Jika berhasil, bukan tidak mungkin, selain menghadirkan alternatif hiburan bagi masyarakat, Taman Duang juga akan menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kabupaten Lembata melalui retribusi.

“Ke depan kita akan melakukan pentas seni di sini. Jadi setiap pengunjung yang datang tidak hanya menikmati makanan yang dijual di sini tetapi juga menikmati pentas musik,” kata Alvian. (Red)

Tags: IKA WantedPemda LembataTaman Duang

Related Posts

Dapur MBG di Lembata Kesulitan Bahan Baku, Terutama Daging Ayam

January 15, 2026

LEMBATA - Sejumlah dapur dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lembata mengalami kesulitan memperoleh bahan baku makanan, terutama...

LBH SIKAP Sarankan Aty Toja Tempuh Jalur Hukum, Soal Pemberhentian Dirinya Sebagai Kapus Loang

LBH SIKAP Sarankan Aty Toja Tempuh Jalur Hukum, Soal Pemberhentian Dirinya Sebagai Kapus Loang

October 19, 2025

LEMBATA – Pemberhetian Fransiska Listiyanti Toja atau Aty Toja sebagai Kepala Puskesmas Loang, Kecamatan Nagawutung oleh Bupati Lembata Petrus Kanisius...

Gelombang Dukungan Petisi Tolak Pemecatan Kompol Kosmas Capai 84 Ribu Tanda Tangan

Gelombang Dukungan Petisi Tolak Pemecatan Kompol Kosmas Capai 84 Ribu Tanda Tangan

September 4, 2025

JAKARTA – Dukungan publik terhadap Kompol Kosmas Kaju Gae terus mengalir deras. Hingga Kamis (4/9/2025) pukul 17.00 WITA, petisi daring...

Camat Nubatukan Polisikan Calon Pengelola Taman Kota Swaolsa Tite

Camat Nubatukan Polisikan Calon Pengelola Taman Kota Swaolsa Tite

August 4, 2025

LEMBATA – Camat Nubatukan, Dion Wutun, resmi melaporkan calon pengelola Taman Kota Swaolsa Tite ke pihak kepolisian atas dugaan tindak...

Dugaan Pungutan Liar Warnai Polemik Pengelolaan Taman Ria Swaolsa Tite Lewoleba

Dugaan Pungutan Liar Warnai Polemik Pengelolaan Taman Ria Swaolsa Tite Lewoleba

July 30, 2025

LEMBATA – Taman Ria Swaolsa Tite merupakan satu di antara beberapa taman kota yang cukup ramai di Lewoleba, Ibukota Kabupaten...

Kasus Persekusi Anak di Lembata: Terdakwa Divonis 9 Bulan Penjara, Lebih Tinggi dari Tuntutan Jaksa

Kasus Persekusi Anak di Lembata: Terdakwa Divonis 9 Bulan Penjara, Lebih Tinggi dari Tuntutan Jaksa

July 24, 2025

LEMBATA — Pengadilan Negeri Lembata menjatuhkan hukuman 9 bulan penjara kepada lima terdakwa dalam kasus persekusi terhadap anak di bawah...

Next Post
Debit Mata Air Wai Mawu Kecil, Proyek Air untuk Warga Ile Boleng Diduga Salah Survei & Terancam Gagal

Debit Mata Air Wai Mawu Kecil, Proyek Air untuk Warga Ile Boleng Diduga Salah Survei & Terancam Gagal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Dapur MBG 03 Lembata Diresmikan, Jadi SPPG Contoh Capai Target Indonesia Emas 2045

2 days ago

Ini Proyeksi Pendapatan Rumah Walet di Kawasan Wisata Bukit Cinta

5 days ago

Bangun Rumah Walet di Bukit Cinta, Bukti Pemda Lembata Gagal Kembangkan Pariwisata

5 days ago

Lima kali bukan kebetulan: PN Lembata kembali percayakan Posbakum ke LBH SIKAP

6 days ago
Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

6 days ago

Dana Desa 2026 di Lembata Terkoreksi, Ada Desa yang Hanya Dapat Rp 219 Juta

1 week ago

Prediksi Puncak Arus Balik di Pelabuhan Laut Lewoleba Pada 03-04 Januari

2 weeks ago

Popular News

  • Dapur MBG 03 Lembata Diresmikan, Jadi SPPG Contoh Capai Target Indonesia Emas 2045

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bangun Rumah Walet di Bukit Cinta, Bukti Pemda Lembata Gagal Kembangkan Pariwisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dapur MBG di Lembata Kesulitan Bahan Baku, Terutama Daging Ayam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Proyeksi Pendapatan Rumah Walet di Kawasan Wisata Bukit Cinta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana Desa 2026 di Lembata Terkoreksi, Ada Desa yang Hanya Dapat Rp 219 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Kirim E-mail :

Untuk kritik, saran dan pertanyaan lainnya, silahkan kirim pesan anda untuk BentaraNet di bentara.redaksi01@gmail.com

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Kami menyajikan berita akurat, mendalam dan edukatif untuk anda.

  • About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise

© 2023 - Bentara.net

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2023 - Bentara.net

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In