• About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise
Wednesday, March 4, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Bentara
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bentara
No Result
View All Result
Home Humaniora

Mengenal Ritual Gwal’le Lol’lo Mas’sa Do’a Saat Even Eksplorasi Budaya Lembata

by BentaraNet
in Humaniora
0
Masyarakat adat etnis Lamatuka / Sumber : Kominfo Lembata

Masyarakat adat etnis Lamatuka / Sumber : Kominfo Lembata

0
SHARES
89
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Banitobo – Salah satu titik safari budaya dalam agenda event Eksplorasi Budaya Lembata Sare Dame adalah desa Banitobo, Kecamatan Lebatukan pada Kamis (10/2/2022).

Di desa ini, masyarakat adat etnis Lamatuka melaksanakan ritual Gwal’le Lol’lo Mas’sa Do’a. Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday bersama rombongan savari budaya turut menyaksikan ritual ini.

Ritual sakral ini dilakukan masyarakat setempat untuk mendamaikan para pihak yang bertikai. Secara harafiah, Gwal’le Lol’lo Mas’sa Do’a memiliki arti tukar sirih pinang, panggil masuk.

Jika diterjemahkan dalam konteks tujuan ritual adat, maka ritual ini diyakini oleh masyarakat adat Lamatuka sebagai salah satu ritual untuk menyatukan kembali pihak-pihak yang bertikai agar hidup dalam persaudaraan.

“Ritual ini dibuat mulai dari pintu masuk hingga di dalam rumah adat atau rumah suku. Ritual dilakukan oleh para dukun (Molan) atau orang yang dipercayakan secara khusus,” kata Piter Ruing, salah satu masyarakat adat Lamatuka.

Piter menjelaskan, ritual ini juga dilakukan dengan memerhatikan konflik yang terjadi. Apakah konflik yang terjadi adalah konflik ringan atau konflik yang terbilang berat dan telah lama dibiarkan terjadi.

Secara umum, ritual ini dibagi ke dalam dua tahap yakni Gwal’le lol’lo dan Mas’sa do’a.

RelatedPosts

Plan Indonesia Perkuat Kapasitas Konseling Guru BK untuk Cegah Perundungan & Kekerasan Anak di Lembata

February 27, 2026
Taman TOGA Edukatif Puskesmas Lewoleba Diluncurkan, Perkuat Paradigma Sehat Lewat Inovasi SEHATI LOKAL

Taman TOGA Edukatif Puskesmas Lewoleba Diluncurkan, Perkuat Paradigma Sehat Lewat Inovasi SEHATI LOKAL

February 27, 2026

Gwal’le lol’lo dilakukan di pintu masuk rumah yang dimulai dengan penukaran tempat kapur sirih atau bewasa dari kedua pihak yang bertikai. Pertukaran bewasa dilakukan sebanyak empat kali.

Setelah empat kali pertukaran bewasa, kedua pihak kemudian makan sirih pinang bersama-sama. Pertukaran bewasa dan makan sirih pinang ini menandakan bahwa kedua belah pihak sudah saling memaafkan dan sepakat untuk berdamai.

Tahapan selanjutnya adalah Mas’sa Do’a. ‘Mas’sa Do’a adalah ritual memanggil kedua pihak yang bertikai masuk ke dalam rumah suku.

“Paggilan untuk masuk rumah suku ini dilakukan sebanyak empat kali. Pada panggilan pertama sampai ketiga, yang dipanggil tidak boleh menjawab. Yang dipanggil baru bisa menjawab pada panggilan yang keempat,” Piter menjelaskan.

Setelah menjawab, barulah yang dipanggil boleh masuk kedalam rumah dan bersalaman dengan tuan rumah.

Setelah sama-sama berada di dalam rumah, rangkaian ritual dilanjutkan dengan makan bersama atau Betti Golle. Yang menjadi acara inti dari Betti Golle ini adalah saling suap antara kedua belah pihak yang telah berdamai.

“Saling suap makanan memberi pesan perdamaian yang luhur dari ritual Gwal’le Lol’lo Mas’sa Do’a. Kehidupan manusia dengan berbagai persoalan sosial termasuk pertikaian dengan sesama harus bisa diselesaikan,” ungkapnya.

Penyelesaian tidak hanya berhenti pada saling memaafkan dan berdamai, tetapi lebih dari itu harus bisa saling mendukung untuk mencapai kemajuan hidup bersama. “Saling suap makanan memberi pesan hidup saling membantu dan bekerjasama dalam hidup setelah berdamai. Inilah persaudaraan sejati,” pungkasnya.

Sementara itu Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday yang turut menyaksikan ritual ini memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat adat yang turut memperkenalkan ritual ini kepada masyarakat Lembata dan dunia, khususnya generasi muda.

Dia mengatakan, pemerintah hadir, menyatu dan menemukan bahwa sembilan komunitas adat yang mereka kunjungi merasa sangat dihargai selama safari budaya ini.  

“Mereka merasa dihargai, derajat mereka terangkat dan peran mereka diwariskan dan hidup sampai dengan hari ini,” kata Thomas.

“Kedua, Peran suku juga dihidupkan kembali. Setiap suku menyadari bahwa peran mereka diwariskan oleh para leluhur kita. Ada yang berperan di utara, selatan, timur dan barat. Tetapi ada juga yang berperan di pusat, Uak Tukan Waimatan, Lewopuken Tanah Alate,Belen Raya, Kepitan Kepala.” (Red)

Related Posts

Plan Indonesia Perkuat Kapasitas Konseling Guru BK untuk Cegah Perundungan & Kekerasan Anak di Lembata

February 27, 2026

LEMBATA – Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) melalui Program Implementasi Area Lembata menyelenggarakan Pelatihan Konseling untuk guru-guru konseling di...

Prajurit Yonif TP 834/ WM Raih Juara Pencak Silat Tingkat Nasional

February 15, 2026

NAGEKEO - Serda Komang Agus Pradnyana Samadi, Anggota Kompi Zeni Yonif Batalyon Teritorial Pembangunan ( TP ) 834/ Wakanga Mere,...

Valentino Luis dan Cerita Kopi yang tak Akan Pernah Selesai

February 7, 2026

"Intan, kamu tahu kan Solor kering? Tapi ada loh kopi di sana. Bayangkan!" Malam itu 2 April 2024. Saya dan Kak Valen—demikian saya memanggil si Valentino...

Pelantikan Pengurus Jaringan Muro Lembata Perkuat Konservasi Berbasis Adat

February 5, 2026

LEMBATA – Pengurus Jaringan Muro Kabupaten Lembata resmi dilantik pada Selasa (04/02/2026). Pelantikan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat upaya...

Bazar Pendidikan Plan Indonesia di Aulesa, Bantu Anak Atasi Masalah Pendidikan

January 31, 2026

LEMBATA - Sebanyak 114 anak mengikuti bazar pendidikan yang digelar Yayasan Plan Internationa Indonesia (Plan Indonesia) di aula kantor desa...

Geram! Puluhan Tahun Sertifikat SMPN 2 Boawae Tak Kunjung Selesai. Ahli Waris: Kami Ambil Pulang.
‎

December 10, 2025

NAGEKEO - ‎Puluhan tahun ahli waris dari suku Tegu Udawolo telah menyerahkan tanah kepada pemerintah dalam rangka untuk pembangun fasilitas...

Next Post

Lukman Riberu Serahkan Bantuan Tahap Dua Renovasi Kapela Menino Jesus Lewolaga

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Taman TOGA Edukatif Puskesmas Lewoleba Diluncurkan, Perkuat Paradigma Sehat Lewat Inovasi SEHATI LOKAL

Taman TOGA Edukatif Puskesmas Lewoleba Diluncurkan, Perkuat Paradigma Sehat Lewat Inovasi SEHATI LOKAL

5 days ago
John Batafor Tolak Bimtek DPRD Lembata di Jakarta, Uang Dikembalikan untuk Kepentingan Masyarakat

John Batafor Soroti Transparansi Prosedur Pemecatan ASN di Lembata

1 week ago

Prajurit Yonif TP 834/ WM Raih Juara Pencak Silat Tingkat Nasional

2 weeks ago

Valentino Luis dan Cerita Kopi yang tak Akan Pernah Selesai

3 weeks ago

Pelantikan Pengurus Jaringan Muro Lembata Perkuat Konservasi Berbasis Adat

4 weeks ago

Bazar Pendidikan Plan Indonesia di Aulesa, Bantu Anak Atasi Masalah Pendidikan

1 month ago

Fasilitas Umum di Ladolima Timur Nagekeo Rusak Diterjang Angin Kencang

1 month ago

Popular News

  • Taman TOGA Edukatif Puskesmas Lewoleba Diluncurkan, Perkuat Paradigma Sehat Lewat Inovasi SEHATI LOKAL

    Taman TOGA Edukatif Puskesmas Lewoleba Diluncurkan, Perkuat Paradigma Sehat Lewat Inovasi SEHATI LOKAL

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Valentino Luis dan Cerita Kopi yang tak Akan Pernah Selesai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kronologi Dugaan Pencemaran Hosti di Lembata Saat Perayaan Paskah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Melepas Pergi Arwah dan Mensyukuri Hasil Panen Etnis Boru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Plan Indonesia Perkuat Kapasitas Konseling Guru BK untuk Cegah Perundungan & Kekerasan Anak di Lembata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Cincin Api Pasifik atau Lingkaran Api Pasifik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Kirim E-mail :

Untuk kritik, saran dan pertanyaan lainnya, silahkan kirim pesan anda untuk BentaraNet di bentara.redaksi01@gmail.com

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Kami menyajikan berita akurat, mendalam dan edukatif untuk anda.

  • About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise

© 2023 - Bentara.net

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2023 - Bentara.net