• About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise
Saturday, April 4, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Bentara
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bentara
No Result
View All Result
Home Humaniora

Bupati Nagekeo Buka Kegiatan Sosialisasi Peraturan Karantina dan Lalulintas Ternak

by BentaraNet
in Humaniora
0
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

NAGEKEO – Balai Karantina Indonesia (BKI) melalui Balai Karantina Hewan Tumbuhan dan Ikan Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Sosialisasi Peraturan Karantina dan Peraturan Daerah terkait Lalulintas Ternak di Wilayah Kabupaten Nagekeo. Kegiatan  bertempat di Aula Hotel Pepita-Mbay, Selasa (27/5/2025).

Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus didampingi Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Nusa Tenggara Timur, Simon Soli, S.Pt., M.P dan dihadiri Pimpinan Perangkat Daerah diantaranya Kadis Peternakan, Sekdin Perhubungan, Kasat Pol-PP dan Kebakaran, unsur TNI-Polri, Para Kepala Desa, Pelaku usaha serta undangan lainnya.

Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus berkesempatan membuka dengan resmi kegiatan sosialisasi tersebut. Dalam sambutannya, Bupati Simplisius, mengatakan bahwa sosialisasi dimaksud bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap regulasi perkarantinaan, melalulintaskan hewan ternak demi menjaga kesehatan dan kesejahteraan bersama.

Lanjut Bupati, sebagaimana diamanatkan dalam Undang Undang Nomor 21 Tahun 2019, ruang lingkup karantina mencakup hewan, ikan dan tumbuhan. Penyelenggaraan karantina bertujuan untuk mencegah penyebaran Hama Penyakit Hewan Karantina, Hama dan Penyakit Ikan Karantina, serta Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina baik dari luar negeri ke dalam wilayah NKRI, antar daerah, maupun keluar dari NKRI. Selain itu, sistem informasi karantina yang terintegrasi membantu memastikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat dan pelaku usaha, sekaligus memperkuat kebijakan dalam menjaga kesehatan hewan dan keamanan pangan.
“Semua ini bertujuan untuk menghindari dampak buruk yang dapat merugikan industri peternakan dan ekonomi daerah kita,” kata Bupati.

Melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, negara menjamin hak masyarakat untuk memperoleh informasi terkait penyelenggaraan pemerintahan. Dengan adanya keterbukaan informasi, masyarakat dapat terlibat aktif dalam pengawasan dan pelaksanaan kebijakan publik, termasuk kebijakan perkarantinaan yang dibahas hari ini.

Bupati mengajak seluruh masyarakat, instansi terkait, dan pelaku usaha agar bersama-sama mendukung pelaksanaan regulasi karantina hewan dan lalu lintas ternak di Kabupaten Nagekeo. Menurutnya, kepatuhan terhadap regulasi ini bukan hanya tentang kepentingan pemerintah, tetapi juga demi kesejahteraan masyarakat, keberlanjutan usaha peternakan, serta keselamatan lingkungan hidup.

” Saya berharap sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai aturan perkarantinaan. Semoga kerja sama kita semakin erat dalam menjaga keamanan lalu lintas ternak di Kabupaten Nagekeo,” harap Bupati Simplisius Donatus.

Sementara itu, Kepala Balai Karantina Hewan NTT, Simon Soli menjelaskan bahwa, kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu fungsi Badan Karantina Indonesia dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat melalui peraturan baik itu Peraturan Gubernur maupun Peraturan Bupati yang merujuk pada Undang-undang.

Lanjutnya, Balai Karantina Indonesia diberi tanggungjawab dari negara untuk mencegah hama penyakit hewan serta organisme pengganggu lainya yang berpotensi merusak pangan.
Peran Balai Karantina juga untuk memastikan bahwa komoditas pangan yang dikonsumsi selama ini maupun ke depan, harus sehat dan layak dikonsumsi masyarakat.

“Makanan yang kita makan, yang kita beli di pasar  harus dipastikan dulu apakah layak dikonsumsi atau tidak, jika layak dikonsumsi baru beredar di pasaran,” ungkapnya.

Menurut Simon, penyelenggaraan perkarantinaan bertujuan untuk mengendalikan pengawasan masuk keluar komoditas yang tidak sesuai dengan standar pangan serta melakukan pengawasan keluar masuknya satwa liar, satwa langka, serta tumbuhan hingga sumber daya genetik lainnya.

” Pernah juga kita dengar beberapa tahun lalu, sapi Bali kita diklaim oleh Malaysia bahwa itu adalah sapi murni yang ada di negara Malaysia padahal itu namanya juga Bali, otomatis di Indonesia,” ujarnya.

Tujuan lain dari kegiatan sosialisasi ini adalah membangun sinergitas  dengan Pemerintah Daerah, instansi terkait, pelaku usaha, para peternak bersama dewan pers untuk secara bersama menjaga dan mengawasi lalulintas hewan ternak dan tumbuhan  dari dan keluar daerah. “Karena untuk mencegah masuk keluar dan tersebarnya hama dan penyakit melalui lalu lintas  hewan,  ikan dan tumbuhan butuh kolaborasi semua pihak, “ujar Simon.

Melalui sosialisasi tersebut, ia berharap semua pihak dapat merefleksikan kembali setiap tugas dan tanggung jawab sesuai peran masing masing, karena menurutnya Nagekeo memiliki potensi sumber daya yang alam yang luar biasa.

Dikatakannya, momen ini menjadi tempat berdiskusi bersama. Apa yang dibuat hari ini demi kelestarian jumlah komoditas dan populasi hewan serta tetap menjaga sumber daya lain  sehingga bisa digunakan bagi pemerintah dan masyarakat seluruhnya.
“Apakah kita sudah berada pada track yang baik atau masih ada yang harus kita diskusikan bersama, “ungkapnya.

Akhir acara dilakukan penyerahan Plakat, ucapan terima kasih dari Badan Karantina Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Nagekeo atas dukungan, kerjasama dan sinergitas dalam penyelenggaraan perkarantinaan di Provinsi NTT.
(Prokopim).

RelatedPosts

Prajurit Yonif TP 834/ WM Raih Juara Pencak Silat Tingkat Nasional

February 15, 2026

Fasilitas Umum di Ladolima Timur Nagekeo Rusak Diterjang Angin Kencang

January 25, 2026
Tags: NagekeoNTTSosialisasi Peraturan Karantina Hewan

Related Posts

Tobotani Terima MBG 3T, Sambil Menanti Pembangunan Infrastruktur Dasar

Tobotani Terima MBG 3T, Sambil Menanti Pembangunan Infrastruktur Dasar

March 17, 2026

LEMBATA – Sulitnya akses menuju Desa Tobotani, Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata, tidak menyurutkan semangat Yayasan Insan Paripurna Madani untuk membangun...

Plan Indonesia Perkuat Kapasitas Konseling Guru BK untuk Cegah Perundungan & Kekerasan Anak di Lembata

February 27, 2026

LEMBATA – Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) melalui Program Implementasi Area Lembata menyelenggarakan Pelatihan Konseling untuk guru-guru konseling di...

Prajurit Yonif TP 834/ WM Raih Juara Pencak Silat Tingkat Nasional

February 15, 2026

NAGEKEO - Serda Komang Agus Pradnyana Samadi, Anggota Kompi Zeni Yonif Batalyon Teritorial Pembangunan ( TP ) 834/ Wakanga Mere,...

Valentino Luis dan Cerita Kopi yang tak Akan Pernah Selesai

February 7, 2026

"Intan, kamu tahu kan Solor kering? Tapi ada loh kopi di sana. Bayangkan!" Malam itu 2 April 2024. Saya dan Kak Valen—demikian saya memanggil si Valentino...

Pelantikan Pengurus Jaringan Muro Lembata Perkuat Konservasi Berbasis Adat

February 5, 2026

LEMBATA – Pengurus Jaringan Muro Kabupaten Lembata resmi dilantik pada Selasa (04/02/2026). Pelantikan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat upaya...

Bazar Pendidikan Plan Indonesia di Aulesa, Bantu Anak Atasi Masalah Pendidikan

January 31, 2026

LEMBATA - Sebanyak 114 anak mengikuti bazar pendidikan yang digelar Yayasan Plan Internationa Indonesia (Plan Indonesia) di aula kantor desa...

Next Post
Pre – Launching Pustaka Bambu Jadi Jembatan Masa Depan Anak-anak di Adonara

Pre - Launching Pustaka Bambu Jadi Jembatan Masa Depan Anak-anak di Adonara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Polres Lembata Gandeng Pengelola SPBU Balauring Jaga Stabilitas Kamtibmas

2 days ago

Polres Lembata Ajak Pelaku Usaha Olahan Tuna Cegah Pencemaran Lingkungan

2 days ago

Cerita Anggota Koperasi TKBM Pelabuhan Lewoleba yang Dapat Penghargaan saat RAT

1 week ago
PT Indofish Makmur Sejati Bantah Monopoli Pasar Ikan di Lembata

PT Indofish Makmur Sejati Bantah Monopoli Pasar Ikan di Lembata

2 weeks ago

Polres Lembata Lakukan Penggalangan Jelang Perayaan Paskah 2026

3 weeks ago

Polres Lembata Lakukan Penggalangan Jelang Idul Fitri 1447 H

3 weeks ago
Tobotani Terima MBG 3T, Sambil Menanti Pembangunan Infrastruktur Dasar

Tobotani Terima MBG 3T, Sambil Menanti Pembangunan Infrastruktur Dasar

3 weeks ago

Popular News

  • Cerita Anggota Koperasi TKBM Pelabuhan Lewoleba yang Dapat Penghargaan saat RAT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Lembata : Eksplorasi Budaya Bawa Pesan Kejujuran untuk Anak Cucu & Lewotana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinkes Lembata Gelar Sosialisasi dan Anjangsana ke Tokoh Agama Sambut Hari AIDS Sedunia 1 Desember

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pre – Launching Pustaka Bambu Jadi Jembatan Masa Depan Anak-anak di Adonara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tobotani Terima MBG 3T, Sambil Menanti Pembangunan Infrastruktur Dasar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Produktivitas Sorgum di Lembata Meningkat Tapi Tidak Didukung Alsintan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Kirim E-mail :

Untuk kritik, saran dan pertanyaan lainnya, silahkan kirim pesan anda untuk BentaraNet di bentara.redaksi01@gmail.com

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Kami menyajikan berita akurat, mendalam dan edukatif untuk anda.

  • About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise

© 2023 - Bentara.net

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2023 - Bentara.net