• About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise
Wednesday, April 1, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Bentara
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bentara
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Dua Hari Besar Lingkungan, WALHI NTT Nilai Pemprov Gagal Kelola Lingkungan

by BentaraNet
in Uncategorized
0
0
SHARES
32
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kupang – Deputi WALHI NTT, Yuvensius S Nonga menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT gagal dalam mengelola sumber daya alam yang ada di NTT.

Hal ini disampaikan Yuvensius dalam sebuah rilis yang diterima oleh Bentara.net pada Selasa (10/01/2023).

Yuvensius menjelaskan bahwa Pemprov NTT di bawah kepemimpinan Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan Joseph Nae Soi (JNS) dalam pembangunannya pun tidak memberikan dampak positif terhadap pelestarian lingkungan.

Malah sebaliknya, pembangunan di masa VBL dan JNS mengarah pada rusaknya lingkungan hidup akibat investasi skala besar.

“Seperti meniru rezim sebelumnya, rezim ini hadir dengan pendekatan pembangunan yang juga berdampak buruk pada lingkungan,” tegas Yuven.

Lanjutnya, WALHI NTT merekam beberapa dampak buruk dari kebijakan pembangunan di masa VBL dan YNS dalam dalam empat tahun terakhir.

Mulai dari pengrusakan hutan, perampasan wilayah kelola rakyat (WKR) dan alih fungsi kawasan yang terjadi hampir di seluruh wilayah NTT.

RelatedPosts

Izin Tambang Galian C Perlu Diperbaharui

August 29, 2022
ASN Lingkup Pemprov NTT Ikut English Training Program, Ini Tujuannya!

ASN Lingkup Pemprov NTT Ikut English Training Program, Ini Tujuannya!

June 16, 2022

“Pemerintah VBL-JNS berekspektasi ketinggian terkait peningkatan ekonomi tanpa memikirkan keberlanjutan lingkungan,” ungkap Yuvensius.

Yuven pun menjelaskan bahwa saat Pemprov mengeluarkan moratorium tambang, masyarakat di wilayah lingkar tambang sudah bisa bernafas dengan lega.

Sayangnya harapan ini hanya berlaku sementara. Sebab, moratorium tambang hanya mengecek syarat-syarat yang harus dipenuhi perusahaan tambang.

Moratorium ini tidak untuk menutup tambang yang sudah berdampak pada manusia dan lingkungan di sekitar tambang.

Tidak hanya itu, rezim VBL dan YNS juga melakukan pengrusakan hutan untuk kepentingan investasi dengan diiming-imingi kesejahteraan masyarakat.

Salah satunya adalah Hutan Pubabu. Untuk memuluskan kepentingan ini, Pemprov tega menggusur rumah warga yang menetap di dalam hutan ini.

Bahkan, masyarakatnya, termasuk perempuan dan anak mendapatkan kekerasan fisik dan verbal. Ada pula yang dikriminalisasi karena menolak perampasan hutan untuk kepentingan investasi.

Cerita lainnya adalah privatisasi pesisir dan pulau-pulau kecil. VBL dan JNS menjadikan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan yang lagi-lagi katanya untuk peningkatan ekonomi rakyat.

“Yang terjadi adalah peningkatan konflik agraria, peningkatan kerusakan lingkungan, peningkatan privatisasi sumber daya alam,” terang Yuvensius.

Lanjutnya, sampai saat ini, ancaman pengrusakan lingkungan di NTT masih terus berlangsung. Narasi pelestarian dan perlindungan lingkungan tidak menjadi prioritas di setiap agenda pembangunan.

Pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, masih memiliki karakteristik kebijakan yang seragam, yang mana menempatkan laju investasi dalam memerangi kemiskinan.

“Hal ini bertolak belakang dengan fakta di lapangan. Sektor sumber daya alam masih merupakan sektor yang diunggulkan dalam menopang ekonomi rakyat (bukan investasi-red)”, gugat Yuvensius.

Sebaliknya, pembangunan dengan pendekatan investasi skala besar sering diwarnai dengan pengrusakan lingkungan.

Pengarusutamaan investasi skala besar dalam setiap kebijakan merupakan satu pola bunuh yang dilakukan pemerintah. Sebab, investasi skala besar bertentangan dengan pelestarian lingkungan.

Fokus pemerintah ini pada investasi skala besar pun akan menambah kerentanan di tingkat masyarakat.

Tujuan peringatan Hari Lingkungan Hidup dan Gerakan Satu Juta Pohon Sedunia yang jatuh pada 10 Januari ini bertujuan untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, sejuk dan juga asri.

Menurut Yuvensius, dua momen besar dalam waktu yang bersamaan ini tidak akan berdampak positif pada pemulihan lingkungan, sepanjang pemerintah masih menggunakan otoritasnya yang memudahkan korporasi merampas tanah rakyat, privatisasi pesisir, alih fungsi kawasan hutan, privatisasi air, dan memudahkan segala upaya kriminalisasi dan intimidasi pejuang lingkungan.

Tags: Pemprov NTTWalhi NTT

Related Posts

PT Indofish Makmur Sejati Bantah Monopoli Pasar Ikan di Lembata

PT Indofish Makmur Sejati Bantah Monopoli Pasar Ikan di Lembata

March 19, 2026

LEMBATA – Pihak PT Indofish Makmur Sejati (IMS) membantah tudingan bahwa mereka memonopoli pasar ikan di Kabupaten Lembata, termasuk dugaan...

Bupati Lembata Tekankan Perencanaan Pembangunan yang Komprehensif, Adaptif, dan Partisipatif dalam Forum RKPD 2027

March 12, 2026

LEMBATA - Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq secara resmi membuka Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah Rancangan RKPD Kabupaten Lembata Tahun...

Hadiri Peresmian Kantor Terminal Point Pelni, Bupati Lembata : Penguatan Konektivitas Merupakan Kebutuhan Daerah

March 12, 2026

LEMBATA - Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq turut menghadiri peresmian Kantor Terminal Point PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) di Lewoleba,...

Bupati Lembata Dampingi PT Tirta Teknosys Survei Lokasi Pabrik AMDK di Lembata

March 4, 2026

LEWOLEBA – Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq mendampingi tim dari PT Tirta Teknosys melakukan survei lima lokasi yang berpotensi untuk...

Bupati Lembata Dorong Optimalisasi KUR untuk Penguatan Usaha UMKM

March 4, 2026

LEWOLEBA – Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq menggelar rapat bersama pimpinan perbankan di Kabupaten Lembata guna membahas strategi optimalisasi Kredit...

Bupati Lembata Resmikan Program Air Bersih Lewokurang dan Serahkan Aset Terbangun Wai Wuw ke Pemerintah Desa

March 4, 2026

LEWOLEBA – Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, meresmikan program penyediaan air bersih Lewokurang dan menyerahkan secara resmi aset terbangun Wai...

Next Post

India Is Bringing Free Wi-fi To More Than 1,000 Villages This Year

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

PT Indofish Makmur Sejati Bantah Monopoli Pasar Ikan di Lembata

PT Indofish Makmur Sejati Bantah Monopoli Pasar Ikan di Lembata

2 weeks ago

Polres Lembata Lakukan Penggalangan Jelang Perayaan Paskah 2026

2 weeks ago

Polres Lembata Lakukan Penggalangan Jelang Idul Fitri 1447 H

2 weeks ago
Tobotani Terima MBG 3T, Sambil Menanti Pembangunan Infrastruktur Dasar

Tobotani Terima MBG 3T, Sambil Menanti Pembangunan Infrastruktur Dasar

2 weeks ago

Sat Intelkam Polres Lembata Lakukan Pertemuan Terkait Dukungan Program Makan Bergizi Gratis

2 weeks ago

Aparat Lakukan Penggalangan dengan Pedagang LPG Terkait Ketersediaan Gas di Lembata

2 weeks ago

Kaur Keuangan Desa Kalikur WL Dilaporkan Menghilang, Diduga Bawa Dana Desa Rp300 Juta

2 weeks ago

Popular News

  • Cerita Anggota Koperasi TKBM Pelabuhan Lewoleba yang Dapat Penghargaan saat RAT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Lembata : Eksplorasi Budaya Bawa Pesan Kejujuran untuk Anak Cucu & Lewotana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinkes Lembata Gelar Sosialisasi dan Anjangsana ke Tokoh Agama Sambut Hari AIDS Sedunia 1 Desember

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sat Intelkam Polres Lembata Lakukan Pertemuan Terkait Dukungan Program Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Nagekeo Beri Sambutan DiHari Raya Idul Fitri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Kesan Festival Lamaholot 2024 Menurut Pelaku UMKM dan Penjabat Bupati Lembata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Kirim E-mail :

Untuk kritik, saran dan pertanyaan lainnya, silahkan kirim pesan anda untuk BentaraNet di bentara.redaksi01@gmail.com

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Kami menyajikan berita akurat, mendalam dan edukatif untuk anda.

  • About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise

© 2023 - Bentara.net

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2023 - Bentara.net