• About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise
Thursday, January 15, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Bentara
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bentara
No Result
View All Result
Home Ekbis

Dukung Aksi API dan Ekonomi Berkelanjutan, Yayasan AET Dorong Warga Tanam Malapari

by BentaraNet
in Ekbis, Humaniora, Lingkungan Hidup
0
Kegiatan sosialisasi Program MAMA PAPA yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Wulandoni pada hari Minggu, 1 Oktober 2023.

Kegiatan sosialisasi Program MAMA PAPA yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Wulandoni pada hari Minggu, 1 Oktober 2023.

0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEMBATA – Yayasan Anton Enga Tifaona (AET) bersama PT Lembata Hira Sejahtera (Batara) mulai mendorong masyarakat di Lembata untuk membudidayakan malapari dan porang.

Berkolaborasi dengan Daemeter dan BRIN, program ini diimplementasikan untik mendukung aksi adaptasi terhadap perubahan iklim (API) juga mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan yang ramah lingkungan.

CEO PT Batara Alexander Bala Tifaona mengatakan sejumlah aksi ini nantinya bermuara pada program Tanam Porang Panen Malapari yang disingkat Mama Papa.

Hal ini dikatakan Alexander saat sosialisasi program MAMA PAPA di Kantor Camat Wulandoni, Minggu, 1 Oktober 2023 yang dihadiri Kepala UPT KPH Lembata, Camat Wulandoni, beberapa Kades sekitar Gunung Labalekan seperti Kades Imulolong, Kades Puor, dan Gapoktan dan Masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa program penanaman Bio Energi (Malapari) merupakan bagian dari riset sekaligus misi membangun Ekonomi masyarakat Lembata.  “Pengembangan bibit tanaman Bio Energi (Malapari) ini akan ditangani langsung oleh PT Batara,” ujarnya.

Menurut Alexander, Kabupaten Lembata sangat ideal sebagai pusat riset tanaman Malapari karena banyak ditemukan disepanjang pesisir pantai. Saat ini malapari hampir tidak ditemukan di daratan Lembata dan hanya beberapa pohon saja seperti di Wulandoni (150 mdpl), Puor (750 mdpl), dan Rumah Sakit Bukit (350 mdpl).

Dia menuturkan, Malapari dapat tumbuh hingga ketinggian 1200 mdpl. Oleh karena itu, uji coba penanaman di berbagai ketinggian perlu dilakukan untuk mendapatkan bibit unggul.

RelatedPosts

Dapur MBG di Lembata Kesulitan Bahan Baku, Terutama Daging Ayam

January 15, 2026

Dapur MBG 03 Lembata Diresmikan, Jadi SPPG Contoh Capai Target Indonesia Emas 2045

January 13, 2026

Karenanya, sebut Alexander, penanaman di lereng Gunung Labalekan dengan ketinggian sekitar 1000 mdpl adalah salah satu kegiatan riset yang akan dilakukan PT Batara dibantu Profesor Budi Leksono, Ahli Genetika dan Pemuliaan Tanaman dari BRIN.

Selain itu, penanaman Malapari ini juga bertujuan untuk keperluan revegetasi lahan, konservasi genetik dan mengembalikan ekosistem serta biodiversitas alam.

“Saya mendengar cerita dari keluarga di Imulolong, bahwa di lereng gunung Labalekan itu dulu banyak ditemui burung nuri, kakatua dan lain sebagainya. Sekarang sudah jarang bahkan tidak pernah lagi ditemukan,” ungkap putra mendiang almarhum Brigjen Pol (Purn) Drs. Anton Enga Tifaona ini.

“Jadi melalui penanaman Malapari di area hutan lindung tersebut menggunakan ijin Perhutanan Sosial (PS) diharapkan habitat alamnya dapat dikembalikan, kesuburan lahannya dapat diperbaiki, sumber air dan keaneka-ragaman hayati di area tersebut dapat dipelihara dan dijaga,” lanjutnya.

Sambil menunggu hasil riset dan produksi Malapari di Lembata, PT Batara bersama Yayasan AET bertekad memasarkan potensi yang dimiliki Kabupaten Lembata saat ini, seperti Porang. Banyak sentra porang di Lembata, bahkan beberapa bibit porang diambil dari tanaman hutan yang tumbuh di lereng gunung Labalekan.

Kepala UPTD KPH Kabupaten Lembata, Linus Lawe mendukung pengembangan tanaman Malapari di kabupaten Lembata.

Dia juga meminta masyarakat agar menggunakan kesempatan membuka lahan di kawasan hutan menggunakan undang-undang Perhutanan Sosial (PS).

Ketika masyarakat sudah memiliki ijin membuka lahan sesuai undang-undang Perhutanan Sosial maka mereka bisa melakukan beragam aktifitas kehutanan, salah satunya menanam Malapari.

Menurut Linus, upaya percepatan program Perhutanan Sosial yang didukung PT Batara dan Yayasan Anton Enga Tifaona, merupakan bentuk solusi penyelesaian konflik ditingkat tapak dan mendorong upaya pemanfaatan kawasan menuju masyarakat sejahtera hutan Lestari.

“Kami berharap, masyarakat bisa berpartisipasi memanfaatkan kesempatan ini,” kata Linus.

Desmiwati dari Pusat Riset Masyarakat dan Budaya, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga menjelaskan, peran aktif PT Batara dan Yayasan Anton Enga Tifaona dalam pendampingan dan inisiasi ini perlu diberikan apresiasi.

Menurutnya, dengan adanya undang-undang Perhutanan Sosial, masyarakat harus bisa merespon dengan cara membuka lahan untuk tanaman Malapari dan komoditas lainnya sekaligus membuka peluang ke akses pasar.

“Peran pendamping PS akan mendorong kesejahteraan masyarakat dan kemandirian masyarakat,” katanya.

Dr. Maria Ratnaningsih dari Daemeter, Konsultan Aspek Sosial, Ekonomi dan Lingkungan juga mengatakan bahwa, momentum Program Mama Papa hendaknya dapat dimanfaatkan masyarakat Lembata untuk bekerja lebih semangat dengan tetap berpatokan pada adat dan budaya, gotong-royong dari turun-temurun mereka dengan tetap menerapkan prinsip-prinsip ramah lingkungan dan pembangunan berkelanjutan demi masa depan generasi. ***

Related Posts

Dapur MBG di Lembata Kesulitan Bahan Baku, Terutama Daging Ayam

January 15, 2026

LEMBATA - Sejumlah dapur dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lembata mengalami kesulitan memperoleh bahan baku makanan, terutama...

Ini Proyeksi Pendapatan Rumah Walet di Kawasan Wisata Bukit Cinta

January 10, 2026

LEMBATA - Pembangunan rumah walet di kawasan wisata Bukit Cinta oleh Pemda Lembata menuai polemik di kalangan pelaku pariwiasata. Mereka...

Kapal Pelni Tolak Pengiriman Ikan ke Kupang, Pedagang di Lembata Rugi Puluhan Juta

December 23, 2025

LEMBATA - Seorang pedagang ikan di Kabupaten Lembata mengalami kerugian hingga Rp 15 juta setelah pengiriman 23 box ikan miliknya...

Geram! Puluhan Tahun Sertifikat SMPN 2 Boawae Tak Kunjung Selesai. Ahli Waris: Kami Ambil Pulang.
‎

December 10, 2025

NAGEKEO - ‎Puluhan tahun ahli waris dari suku Tegu Udawolo telah menyerahkan tanah kepada pemerintah dalam rangka untuk pembangun fasilitas...

Besok Sabtu Dinas Pangan Gelar Pasar Murah Jenang HUT Nagekeo ke-18 di Pasar Danga

December 6, 2025

NAGEKEO - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Nagekeo ke-18, Pemerintah Kabupaten Nagekeo melalui Dinas Pangan Daerah menghadirkan Gerakan...

Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemda Lembata Imbau Jaga Suasana Aman dan Kondusif

Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemda Lembata Imbau Jaga Suasana Aman dan Kondusif

December 3, 2025

LEWOLEBA – Pemerintah Kabupaten Lembata mengeluarkan himbauan kepada seluruh rakyatnya jelang hari raya Natal 2025 dan Tahun baru 2026.Himbauan yang...

Next Post

Rumah PAN, Rumah Aspirasi Bagi Masyarakat Lembata

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Dapur MBG 03 Lembata Diresmikan, Jadi SPPG Contoh Capai Target Indonesia Emas 2045

2 days ago

Ini Proyeksi Pendapatan Rumah Walet di Kawasan Wisata Bukit Cinta

5 days ago

Bangun Rumah Walet di Bukit Cinta, Bukti Pemda Lembata Gagal Kembangkan Pariwisata

5 days ago

Lima kali bukan kebetulan: PN Lembata kembali percayakan Posbakum ke LBH SIKAP

6 days ago
Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

6 days ago

Dana Desa 2026 di Lembata Terkoreksi, Ada Desa yang Hanya Dapat Rp 219 Juta

7 days ago

Prediksi Puncak Arus Balik di Pelabuhan Laut Lewoleba Pada 03-04 Januari

2 weeks ago

Popular News

  • Bangun Rumah Walet di Bukit Cinta, Bukti Pemda Lembata Gagal Kembangkan Pariwisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dapur MBG 03 Lembata Diresmikan, Jadi SPPG Contoh Capai Target Indonesia Emas 2045

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Proyeksi Pendapatan Rumah Walet di Kawasan Wisata Bukit Cinta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dapur MBG di Lembata Kesulitan Bahan Baku, Terutama Daging Ayam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana Desa 2026 di Lembata Terkoreksi, Ada Desa yang Hanya Dapat Rp 219 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Kirim E-mail :

Untuk kritik, saran dan pertanyaan lainnya, silahkan kirim pesan anda untuk BentaraNet di bentara.redaksi01@gmail.com

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Kami menyajikan berita akurat, mendalam dan edukatif untuk anda.

  • About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise

© 2023 - Bentara.net

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2023 - Bentara.net

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In