• About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise
Wednesday, April 1, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Bentara
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bentara
No Result
View All Result
Home Ekbis

Kapal Pelni Tolak Pengiriman Ikan ke Kupang, Pedagang di Lembata Rugi Puluhan Juta

by BentaraNet
in Ekbis
0
KM Bukit Siguntang / Foto : Dari berbagai sumber

KM Bukit Siguntang / Foto : Dari berbagai sumber

0
SHARES
242
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEMBATA – Seorang pedagang ikan di Kabupaten Lembata mengalami kerugian hingga Rp 15 juta setelah pengiriman 23 box ikan miliknya ke Kupang melalui KM Bukit Siguntang ditolak oleh pihak Pelni.

Nona Saidah meluapkan kekecewaanya karena pihak Pelni melakukan penolakan pengiriman ikan pada Sabtu (20/12/2025) yang menurutnya tidak disertai dengan alasan yang jelas.

Pihak Pelni juga tidak memberikan solusi pada masalah ini mengingat ikan yang mereka kirim adalah ikan basah yang mudah rusak jika tidak diawetkan dengan biaya yang besar.

“Kami sudah menunggu di luar itu satu jam sebelum kapal sandar dan pintu pagat tetap ditutup. Tapi pas masuk ikan kami ditolak oleh pihak Pelni. Ini sangat mengecewakan saya rugi banyak. Padahal selama ini kami kirim ikan seperti biasa lewat kapal Pelni,” kata Saidah.

Saidah juga mengaku sempat beradu argumen dengan kepala Pelni Lembata Figur di pintu masuk pelabuhan. Namun usahanya sia-sia. Kapal lepas tali dan ikan Saidah tertumpuk di pelabuhan.

Tidak mau menyerah dengan keadaan, Saidah berupaya mengirim ikannya lewat Larantuka menggunakan penyeberangan bis laut Lewoleba – Waiwerang – Larantuka.

RelatedPosts

Peresmian Kantor Terminal Point PELNI Lewoleba Perkuat Konektivitas Laut Lembata

March 11, 2026
Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

January 9, 2026

Lagi-lagi upayanya sia-sia. Ikannya tidak terjual meski harus membayar biaya buruh dan frak kapal. Kerugian yang ia alami mencapai Rp 20 juta jika dihitung dengan biaya pengiriman dan buruh bongkar muat di pelabuhan Lewoleba dan Larantuka.

“Jadi saya rugi dobel. Pelni yang harusnya menjadi perusahaan penyedia transportasi publik malah merusak pelaku usaha mikro seperti kami,” ungkap Saidah.

Sementara itu Kepala Pelni Lembata, Figur saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah mengikuti standar pelayanan penumpang sesuai aturan yang berlaku agar tidak merugikan penumpang lain.

“Memang jelas di aturan kami untuk pengiriman ikan itu maksimal satu jam sebelum kapal sandar itu sudah ada standby di pelabuhan untuk dilakukan pembookingan. Hanya saja kemarin pengirim ikan itu kapal sudah sandar, mereka baru datang, mereka baru infokan ke kami,” kata Figur.

Sementara kondisi di pelabuhan laut Lewoleba yang begitu sibuk dengan puncak arus mudik tidak memungkinkan untuk melayani mobil dengan muatan box ikan yang terlambat tiba.

Hal ini menyebabkan pihak Pelni tidak bisa memberikan toleransi kepada pedagang ikan yang terlambat melakukan pembookingan.

“Kondisi di pelabuhan kemarin sangatlah padat jadi tidak memungkinkan mobil (ikan) itu masuk ke dermaga. Akhirnya kami mengambil keputusan untuk menolak karena di jam close bookingan itu memang sudah tidak bisa. Gitu,” ujar Figur.

“Beda cerita kalau mungkin tiga jam sebelum kapal sandar beliau sudah sampaikan setidaknya melalui WhatsApp kah atau telpon ke kami itu mungkin tidak akan kami tolak. Tapi ini tiba-tiba mereka datang tanpa sepengetahuan kami,” pungkasnya.

Ia menjelaskan pihak Pelni bisa saja memberikan kebijakan yang longgar bagi pengirim barang yang terlambat melakukan pembookingan asal melalui komunikasi yang intens disertai dengan kondisi di lapangan yang memungkinkan. (BN/001)

Tags: KM Bukit SiguntangLembataPT Pelni

Related Posts

Cerita Anggota Koperasi TKBM Pelabuhan Lewoleba yang Dapat Penghargaan saat RAT

March 28, 2026

LEMBATA - Lima anggota Koperasi Konsumen Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Lewoleba menerima penghargaan khusus saat Rapat Anggota Tahunan...

Perusahaan Ikan Diduga Monopoli, Nelayan Tagih Janji Kampanye Bupati Kanis

March 19, 2026

LEMBATA – Para nelayan teluk Lewoleba terpaksa membuang ikan hasil tangkapan mereka karena tidak laku di pasaran. Setelah cuaca buruk...

Pelabuhan Feri Waijarang Rusak, Harga Komoditi Turun, Masyarakat Rugi

January 25, 2026

LEMBATA - Para pengusaha di Lembata mulai merasakan dampak rusaknya pelabuhan Feri Waijarang yang hingga kini tak kunjung diperbaiki. Rusaknya...

Pernak Lokal Dukung Bupati Lembata Batasi Pasokan Daging Ayam dari Luar

February 23, 2026

LEMBATA - Polemik Kebijakan Pemda Lembata membatasi pasokan daging ayam dari luar daerah masih berlanjut. Kebijakan ini ditentang sebagian anggota...

Pengadaan Malapari Australia di Lembata Abaikan Riset Putra Daerah & Bibit Lokal

January 16, 2026

LEMBATA - Langkah Pemerintah Kabupaten Lembata mendatangkan bibit malapari asal Australia yang rencananya akan ditanam dalam jumlah besar, dinilai mengabaikan...

Pemda Lembata Diminta Hapus Kebijakan Pembatasan Ayam Beku di Tengah Kesulitan Dapur MBG

January 15, 2026

LEMBATA - Pemerintah Kabupaten Lembata diminta untuk menghapus kebijakan pembatasan pasokan ayam beku dari luar daerah di tengah kesulitan tiga...

Next Post
Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Recommended

PT Indofish Makmur Sejati Bantah Monopoli Pasar Ikan di Lembata

PT Indofish Makmur Sejati Bantah Monopoli Pasar Ikan di Lembata

2 weeks ago

Polres Lembata Lakukan Penggalangan Jelang Perayaan Paskah 2026

2 weeks ago

Polres Lembata Lakukan Penggalangan Jelang Idul Fitri 1447 H

2 weeks ago
Tobotani Terima MBG 3T, Sambil Menanti Pembangunan Infrastruktur Dasar

Tobotani Terima MBG 3T, Sambil Menanti Pembangunan Infrastruktur Dasar

2 weeks ago

Sat Intelkam Polres Lembata Lakukan Pertemuan Terkait Dukungan Program Makan Bergizi Gratis

2 weeks ago

Aparat Lakukan Penggalangan dengan Pedagang LPG Terkait Ketersediaan Gas di Lembata

2 weeks ago

Kaur Keuangan Desa Kalikur WL Dilaporkan Menghilang, Diduga Bawa Dana Desa Rp300 Juta

2 weeks ago

Popular News

  • Cerita Anggota Koperasi TKBM Pelabuhan Lewoleba yang Dapat Penghargaan saat RAT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sat Intelkam Polres Lembata Lakukan Pertemuan Terkait Dukungan Program Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Kesan Festival Lamaholot 2024 Menurut Pelaku UMKM dan Penjabat Bupati Lembata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Nagekeo Beri Sambutan DiHari Raya Idul Fitri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tobotani Terima MBG 3T, Sambil Menanti Pembangunan Infrastruktur Dasar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemda Lembata Pacu Transformasi Pelaku Usaha, Bimtek OSS-RBA Jadi Langkah Strategis Hadapi Tantangan Teknologi & Regulasi Modern

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Kirim E-mail :

Untuk kritik, saran dan pertanyaan lainnya, silahkan kirim pesan anda untuk BentaraNet di bentara.redaksi01@gmail.com

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Kami menyajikan berita akurat, mendalam dan edukatif untuk anda.

  • About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise

© 2023 - Bentara.net

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2023 - Bentara.net