• About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise
Tuesday, March 10, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Bentara
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bentara
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Pembangunan Hunian Tetap Bagi Penyintas Banjir Bandang Terkedala PPKM

by BentaraNet
in Uncategorized
0
Rumah RISHA yang dibangun Kementerian PUPR untuk penyintas banjir badang di Kabupaten Lembata / Foto : BentaraNet

Rumah RISHA yang dibangun Kementerian PUPR untuk penyintas banjir badang di Kabupaten Lembata / Foto : BentaraNet

0
SHARES
313
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lewoleba – Meski telah menunjukan progres yang baik, pembangunan rumah hunian tetap untuk penyintas banjir bandang dan longsor akibat siklon tropis seroja pada 4 April lalu, masih terkendala aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Project Construction Manager PT Adhi Karya, Yoling Mokodompit, mengatakan, keberangkatan tenaga kerja dari pulau Jawa dan pengiriman material non lokal saat ini masih terkendala PPKM.

“Dengan karena adanya PPKM sekarang memang kita kendala berkaitan dengan mobilisasi tenaga dari luar ya, terutama pengiriman material non lokal dari luar daerah. Itu mungkin kendala di kita,” kata Yoling kepada wartawan, Senin (26/7/2021).

Meski demikian, Yoling optimis pengerjaan proyek perumahan dengan konsep RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat) ini dapat diselesaikan tepat waktu sesuai kontrak kerja yakni pada 30 November mendatang.

Pasalnya, selain tenaga kerja dari pulau Jawa, PT Adhi Karya juga memanfaatkan tenaga kerja lokal untuk pengerjaan 700 unit rumah RISHA bagi penyintas di tiga lokasi yakni Waisesa, Podu dan Tanah Merah.

“Kita dari Adhi Karya tetap menfaatkan sumber daya tenaga lokal. Kita rekrut juga dari beberapa desa di sini terutama di area sekitar project itu kita sudah rekrut juga,” ungkapnya.

Dia menjelaskan dari total 400 tenaga kerja yang dibutuhkan untuk proyek perumahan ini, 100 orang di antaranya diisi tenaga kerja lokal.

RelatedPosts

Pelabuhan Feri Waijarang Rusak, Harga Komoditi Turun, Masyarakat Rugi

January 25, 2026

Bangun Rumah Walet di Bukit Cinta, Bukti Pemda Lembata Gagal Kembangkan Pariwisata

January 10, 2026

“Insyaallah, bisa sesuai target. Kami akan selalu mengambil langkah-langkah akselerasi percepatan. Apa pun itu, kita akan berupaya unutk menjalankan program pemerintah ini supaya cepat selesai,” ucap Yoling.

“Supaya para korban ini tidak terlalu berlama-lama di pengungsian, mereka lebih cepat beralih tempat di rumah hunian tetap yang sudah kami sediakan,” lanjutnya.

Untuk relokasi di Waisesa, PT Adhi Karya telah membangun 168 rumah RISHA dari total 173 unit yang direncakan. Demikian halnya di Podu dan Tanah merah sejauh ini rumah RISHA masih dalam proses pembangunan.

Plt Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday saat memantau proyek ini berharap pengerjaan proyek ini dapat rampung tepat waktu sehingga dapat segera ditempati para penyintas.

“Mudah-mudahan target yang ditentukan semuanya bisa tercapai. Kita minta masyarakat yang masih ada di pondok-pondok bisa memenuhi aspek higienis dan punya harapan bahwa proses untuk masuk ke RISHA ini menggembirakan. Untuk itu kita minta supaya mereka bersabar,” kata Thomas.

Dia menjelaskan, Pemda Lembata terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan air, listrik dan sembako bagi masyarakat yang saat ini masih mengungsi di pondok-pondok.

Thomas Ola Langoday juga berterimakasih kepada relawan baik perorangan maupun kelompok atau komunitas, yang telah dengan senang hati membantu para penyintas dalam respon darurat bencana.

“Pemda dengan kesiapan yang ada kerjasama dengan PDAM kita siap untuk memenuhi kebutuhan air bagi mereka. Termasuk kebutuhan yang mendesak, ada alat penerangan, genset dan lampu solarcell dari para donatur dari komunitas yang sampai saat ini masih bersimpati,” pungkasnya.

Dilansir di laman utama dinas PUPR, pu.go.id, rumah RISHA yang dibangun PT Adhi Karya ini merupakan teknologi knock downyang dapat dibangun dengan waktu cepat dengan menggunakan 3 jenis modul beton bertulang pada struktur utamanya. (Red/Prokopim Setda Lembata)

Tags: banjir bandangPemda LembataThomas Ola Langoday

Related Posts

Bupati Lembata Dampingi PT Tirta Teknosys Survei Lokasi Pabrik AMDK di Lembata

March 4, 2026

LEWOLEBA – Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq mendampingi tim dari PT Tirta Teknosys melakukan survei lima lokasi yang berpotensi untuk...

Bupati Lembata Dorong Optimalisasi KUR untuk Penguatan Usaha UMKM

March 4, 2026

LEWOLEBA – Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq menggelar rapat bersama pimpinan perbankan di Kabupaten Lembata guna membahas strategi optimalisasi Kredit...

Bupati Lembata Resmikan Program Air Bersih Lewokurang dan Serahkan Aset Terbangun Wai Wuw ke Pemerintah Desa

March 4, 2026

LEWOLEBA – Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, meresmikan program penyediaan air bersih Lewokurang dan menyerahkan secara resmi aset terbangun Wai...

Bupati Lembata Dorong Sinergi Data dalam Rapat Evaluasi Penanggulangan Kemiskinan di NTT

March 4, 2026

KUPANG – Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq menghadiri Rapat Evaluasi Pendataan dan Program Penanggulangan Kemiskinan tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur...

Pemerintah Lembata Bahas Pengembangan Industri Garam dan Perikanan bersama Investor

March 4, 2026

LEWOLEBA – Pemerintah Kabupaten Lembata bersama sejumlah investor menggelar pertemuan di Ruang Rapat Bupati untuk membahas pengembangan industri garam dan...

Bupati Lembata Tegaskan Komitmen Dukung Sensus Ekonomi 2026 bersama BPS

March 4, 2026

LEWOLEBA – Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq menyatakan dukungan penuh kepada Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lembata dalam persiapan pelaksanaan...

Next Post

Lava Pijar Erupsi Ile Lewotolok Bakar Hutan di Lereng Gunung

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Bupati Lembata Dorong Optimalisasi KUR untuk Penguatan Usaha UMKM

6 days ago

Bupati Lembata Resmikan Program Air Bersih Lewokurang dan Serahkan Aset Terbangun Wai Wuw ke Pemerintah Desa

6 days ago

Bupati Lembata Dorong Sinergi Data dalam Rapat Evaluasi Penanggulangan Kemiskinan di NTT

6 days ago

Pemerintah Lembata Bahas Pengembangan Industri Garam dan Perikanan bersama Investor

6 days ago

Bupati Lembata Tegaskan Komitmen Dukung Sensus Ekonomi 2026 bersama BPS

6 days ago

Bupati Lembata Bahas Monitoring Pembangunan Infrastruktur dengan BPJN NTT

6 days ago

Bupati Lembata Serahkan SK Pengalihan Status CPNS ke PPPK

6 days ago

Popular News

  • Bupati Lembata Bahas Monitoring Pembangunan Infrastruktur dengan BPJN NTT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Lembata Serahkan SK Pengalihan Status CPNS ke PPPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Lembata Dorong Sinergi Data dalam Rapat Evaluasi Penanggulangan Kemiskinan di NTT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Lembata Tegaskan Komitmen Dukung Sensus Ekonomi 2026 bersama BPS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Lembata Dorong Optimalisasi KUR untuk Penguatan Usaha UMKM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Lembata Resmikan Program Air Bersih Lewokurang dan Serahkan Aset Terbangun Wai Wuw ke Pemerintah Desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Kirim E-mail :

Untuk kritik, saran dan pertanyaan lainnya, silahkan kirim pesan anda untuk BentaraNet di bentara.redaksi01@gmail.com

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Kami menyajikan berita akurat, mendalam dan edukatif untuk anda.

  • About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise

© 2023 - Bentara.net

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2023 - Bentara.net