• About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise
Saturday, February 28, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Bentara
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bentara
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Taman TOGA Edukatif Puskesmas Lewoleba Diluncurkan, Perkuat Paradigma Sehat Lewat Inovasi SEHATI LOKAL

by BentaraNet
in Kesehatan
0
Ketua TP PKK Ursula S. Bayo menanam salah satu tanaman toga di Taman Toga Edukatif Puskesmas Lewoleba, Kamis (26/2/2026). Penanaman ini dilakukan sebagai simbol dimulainya inovasi Sentuhan Herbal Tradisional Terintegratif Puskesmas (SEHATI LOKAL) di wilayah Kecamatan Nubatukan / Foto : BentaraNet

Ketua TP PKK Ursula S. Bayo menanam salah satu tanaman toga di Taman Toga Edukatif Puskesmas Lewoleba, Kamis (26/2/2026). Penanaman ini dilakukan sebagai simbol dimulainya inovasi Sentuhan Herbal Tradisional Terintegratif Puskesmas (SEHATI LOKAL) di wilayah Kecamatan Nubatukan / Foto : BentaraNet

0
SHARES
52
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEMBATA – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata, Ursula S Bayo, meluncurkan Taman TOGA Edukatif di Puskesmas Lewoleba pada Kamis (26/2/2025). Peluncuran ini menjadi bagian dari implementasi program Sentuhan Herbal Tradisional Terintegratif Puskesmas (SEHATI LOKAL) di wilayah Kecamatan Nubatukan.

Taman yang berada di tengah bangunan poli puskesmas itu dirancang sebagai ruang edukasi kesehatan berbasis kearifan lokal. Setiap pengunjung dapat mengakses informasi manfaat tanaman obat keluarga (TOGA) yang ditanam dan dimanfaatkan secara terintegrasi dalam layanan kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut, Ursula didampingi Staf Ahli PKK Hj. Nurmila Nasir serta PLT. Camat Nubatukan, Michael Kia. Mereka turut melakukan penanaman perdana sejumlah tanaman herbal sebagai simbol dimulainya inovasi tersebut.

Rombongan juga meninjau langsung layanan kesehatan tradisional dan penyajian minuman herbal hasil olahan TOGA seperti jahe, kencur, dan kunyit. Selain taman edukatif, inovasi ini mencakup poli tradisional terintegrasi dan kartu sehat pasien sebagai instrumen pencatatan layanan.

Ursula dalam sambutanya saat kegiatan ini mengatakan inovasi pelayanan kesehatan SEHATI LOKAL merupakan langkah nyata dalam mendukung pelayanan kesehatan berbasis kearifan lokal.

Ia menegaskan bahwa pengobatan tradisional yang aman, terstandar, dan terintegrasi dapat menjadi bagian dari sistem pelayanan kesehatan modern melalui inovasi ini. Menurutnya, pendekatan tersebut sekaligus memperkuat upaya promotif dan preventif di tengah masyarakat.

“Program ini sangat selaras dengan sepuluh program pokok PKK, khususnya pada bidang kesehatan yang mendorong keluarga menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” katanya.

RelatedPosts

Ini Alasan TP PKK Lembata Gelar Pelatihan Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital!

Ini Alasan TP PKK Lembata Gelar Pelatihan Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital!

October 22, 2024

Nefri Eken : Orang Tua Harus Jadi Sahabat Bagi Anak-anak

October 21, 2024

Ursula menjelaskan bahwa pemanfaatan TOGA juga mendukung program pangan dan pelestarian lingkungan hidup. Ia menyebut optimalisasi pekarangan rumah untuk menanam herbal menjadi langkah konkret menjaga kesehatan keluarga secara mandiri.

“Melalui kader-kader PKK hingga tingkat dasawisma, kita dapat mengedukasi keluarga tentang pemanfaatan TOGA secara benar dan aman,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tanaman obat keluarga dapat dimanfaatkan sebagai upaya pencegahan penyakit ringan maupun pertolongan pertama. Namun ia tetap mengingatkan pentingnya pendampingan tenaga medis.

“Penggunaan terapi tradisional harus tetap aman dan sesuai anjuran medis,” tegasnya.

Sementara itu, Plt. Camat Nubatukan Michael Kia menyatakan Pemerintah Kecamatan Nubatukan mendukung penuh inovasi tersebut.

Ia menjelaskan camat tidak hanya berfungsi sebagai koordinator, tetapi juga sebagai fasilitator yang menggerakkan seluruh pemangku kepentingan lintas sektor. Sinergi ini diperlukan agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Kami akan memastikan pelayanan kesehatan benar-benar memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia juga berharap seluruh lurah di wilayah Nubatukan turut aktif mendukung dan mengawal implementasi program tersebut.

Gambaran lebih luas tentang urgensi inovasi ini disampaikan dr. Emiliana Budiyanti Roma dalam selayang pandang program SEHATI LOKAL. Ia menyoroti perubahan pola hidup masyarakat yang berdampak pada pergeseran pola penyakit.

“Kita tidak bisa hanya menunggu masyarakat datang ke puskesmas saat sakit, tetapi harus masuk ke wilayah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Menurut dr. Emiliana, menurunnya aktivitas fisik dan perubahan gaya hidup memicu meningkatnya kasus hipertensi, diabetes, stroke, serta nyeri sendi. Karena itu pendekatan pelayanan kesehatan harus bergeser dari tindakan kuratif ke upaya promotif dan preventif.

Ia memaparkan bahwa berdasarkan data, sekitar 70 persen masyarakat berada dalam kondisi sehat, sementara 30 persen mengeluh sakit. Dari 30 persen tersebut, sebanyak 42 persen memilih melakukan perawatan mandiri atau self care, dan 52 persen datang ke fasilitas kesehatan.

“Artinya masyarakat kita sudah melakukan pengobatan terhadap dirinya sendiri sekitar 42 persen,” katanya.

Namun ia mempertanyakan apakah praktik self care tersebut sudah aman, teredukasi, dan terpantau dengan baik. Menurutnya, di sinilah pentingnya kehadiran pelayanan kesehatan tradisional yang terstandar dan berada dalam pengawasan tenaga kesehatan.

“Pelayanan kesehatan tradisional adalah bagian dari sistem pelayanan kesehatan nasional dan harus dilaksanakan secara terstandar dan terbina, bukan praktik liar tanpa pengawasan,” tegasnya.

Ia merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2016 yang mengatur bahwa pelayanan kesehatan tradisional dapat dilaksanakan di fasilitas pelayanan kesehatan dalam bentuk yang terstandar. Regulasi tersebut menjadi landasan hukum bagi integrasi layanan tradisional di puskesmas.

“Inovasi SEHATI LOKAL lahir untuk mewujudkan pelayanan kesehatan tradisional yang aman, teredukasi, dan sesuai regulasi,” ujarnya.

Dengan pendekatan tersebut, SEHATI LOKAL diharapkan tidak sekadar menjadi simbol inovasi, tetapi benar-benar memperkuat paradigma sehat di tingkat masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan gerakan PKK menjadi fondasi utama keberlanjutan program ini. (BN/001)

Tags: puskesmas lewolebaTOGATP PKK

Related Posts

Dapur MBG di Lembata Kesulitan Bahan Baku, Terutama Daging Ayam

January 15, 2026

LEMBATA - Sejumlah dapur dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lembata mengalami kesulitan memperoleh bahan baku makanan, terutama...

Dapur MBG 03 Lembata Diresmikan, Jadi SPPG Contoh Capai Target Indonesia Emas 2045

January 13, 2026

LEMBATA - Wakil Bupati Lembata, Muhamad Nasir meresmikan Dapur MBG 03 Lembata - Nubatukan pada Selasa (13/01/2026). Dengan peresmian ini...

Buka Evaluasi Intervensi Spesifik Stunting, Wabup Lembata Tekankan Kolaborasi Menuju Zero Stunting

Buka Evaluasi Intervensi Spesifik Stunting, Wabup Lembata Tekankan Kolaborasi Menuju Zero Stunting

December 3, 2025

LEMBATA – Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, membuka kegiatan Evaluasi Intervensi Spesifik Stunting Tingkat Kabupaten Lembata di Olympic Ballroom,...

Wabup Lembata Tinjau Verifikasi Lapangan Dukungan Sumur Bor BNPB di Podu dan Tagawiti

Wabup Lembata Tinjau Verifikasi Lapangan Dukungan Sumur Bor BNPB di Podu dan Tagawiti

December 3, 2025

LEMBATA — Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, S.Sos bersama tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, didampingi Badan Penanggulangan...

Dinkes Lembata Gelar Sosialisasi dan Anjangsana ke Tokoh Agama Sambut Hari AIDS Sedunia 1 Desember

Dinkes Lembata Gelar Sosialisasi dan Anjangsana ke Tokoh Agama Sambut Hari AIDS Sedunia 1 Desember

December 3, 2025

LEMBATA – Dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada 1 Desember 2025, Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata bekerja sama...

Dinkes Lembata terima Penghargaan dari Pempus karena Berhasil Turunkan Angka Stunting

Dinkes Lembata terima Penghargaan dari Pempus karena Berhasil Turunkan Angka Stunting

December 3, 2025

JAKARTA – Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata NTT yang dinahkodai kadis dr. Geril Noning kembali mendapat penghargaan dari pemerintah pusat dalam hal...

Next Post

Plan Indonesia Perkuat Kapasitas Konseling Guru BK untuk Cegah Perundungan & Kekerasan Anak di Lembata

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Taman TOGA Edukatif Puskesmas Lewoleba Diluncurkan, Perkuat Paradigma Sehat Lewat Inovasi SEHATI LOKAL

Taman TOGA Edukatif Puskesmas Lewoleba Diluncurkan, Perkuat Paradigma Sehat Lewat Inovasi SEHATI LOKAL

1 day ago
John Batafor Tolak Bimtek DPRD Lembata di Jakarta, Uang Dikembalikan untuk Kepentingan Masyarakat

John Batafor Soroti Transparansi Prosedur Pemecatan ASN di Lembata

4 days ago

Prajurit Yonif TP 834/ WM Raih Juara Pencak Silat Tingkat Nasional

2 weeks ago

Valentino Luis dan Cerita Kopi yang tak Akan Pernah Selesai

3 weeks ago

Pelantikan Pengurus Jaringan Muro Lembata Perkuat Konservasi Berbasis Adat

3 weeks ago

Bazar Pendidikan Plan Indonesia di Aulesa, Bantu Anak Atasi Masalah Pendidikan

4 weeks ago

Fasilitas Umum di Ladolima Timur Nagekeo Rusak Diterjang Angin Kencang

1 month ago

Popular News

  • Taman TOGA Edukatif Puskesmas Lewoleba Diluncurkan, Perkuat Paradigma Sehat Lewat Inovasi SEHATI LOKAL

    Taman TOGA Edukatif Puskesmas Lewoleba Diluncurkan, Perkuat Paradigma Sehat Lewat Inovasi SEHATI LOKAL

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • John Batafor Soroti Transparansi Prosedur Pemecatan ASN di Lembata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pernak Lokal Dukung Bupati Lembata Batasi Pasokan Daging Ayam dari Luar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kronologi Dugaan Pencemaran Hosti di Lembata Saat Perayaan Paskah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Plan Indonesia Perkuat Kapasitas Konseling Guru BK untuk Cegah Perundungan & Kekerasan Anak di Lembata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelabuhan Feri Waijarang Rusak, Harga Komoditi Turun, Masyarakat Rugi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Kirim E-mail :

Untuk kritik, saran dan pertanyaan lainnya, silahkan kirim pesan anda untuk BentaraNet di bentara.redaksi01@gmail.com

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Kami menyajikan berita akurat, mendalam dan edukatif untuk anda.

  • About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise

© 2023 - Bentara.net

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2023 - Bentara.net