• About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise
Wednesday, March 4, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Bentara
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bentara
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Soal LHP Proyek Air Ile Boleng, Kanis Soge : Penjelasan Kepala Inspektorat Daerah Sangat Konyol

by BentaraNet
in Uncategorized
0
Aktivis Gerakan Rakyat Anti Korupsi, Kanis Soge menunjukan berkas bukti tambahan dugaan korupsi proyek air Ile Boleng / Foto : BentaraNet

Aktivis Gerakan Rakyat Anti Korupsi, Kanis Soge menunjukan berkas bukti tambahan dugaan korupsi proyek air Ile Boleng / Foto : BentaraNet

0
SHARES
893
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lewoleba – Aktivis Gerakan Rakyat Anti Kosupsi (Gertak), Kanis Soge menilai penjelasan Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Flores Timur, Anton Lebi Raya soal lambatnya proses audit kerugian negara atas dugaan korupsi proyek air Ile Boleng sangat konyol dan tidak berdasar.

“Ini sangat konyol kalau alasannya kekurangan personil. Proyek ini kan sudah berulang tahun, bukan baru kemarin, kan ada skala prioritas,” kata Kanis kepada BentaraNet di Lewoleba, Sabtu (19/12/2020).

Menurut Kanis, alasan lambatnya proses audit kerugian negara proyek air Ile Boleng dan penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh inspektorat ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Larantuka  menunjukan tidak adanya semangat dari Inspektorat Daerah Kabupaten Flores Timur untuk memerangi korupsi.

Proyek air Ile Boleng yang mangkrak sampai saat ini bernilai Rp 8.865.798.000 yang bersumber dari APBD Flores Timur tahun 2018 dengan tiga kali adendum. Proyek ini dikerjakan oleh kontraktor PT Global Nusa Alam namun mangkrak hingga kini.

“Itu nilainya delapan miliar lebih harus jadi prioritas untuk lebih dahulu dilakukan audit. Itu skala prioritasnya, jadi alasan personil itu tidak masuk di akal. Memangnya inspektorat itu dari dulu personilnya 2.000 orang yah? Personilnya ada kok!” tandas Kanis.

Kanis mengatakan, jika Inspektorat Daerah Kabupaten Flores Timur tidak segera menyerahkan LHP ke Kejari Larantuka, maka Gertak tidak segan-segan akan melakukan aksi besar-besaran.

RelatedPosts

Plan Indonesia Perkuat Kapasitas Konseling Guru BK untuk Cegah Perundungan & Kekerasan Anak di Lembata

February 27, 2026
Taman TOGA Edukatif Puskesmas Lewoleba Diluncurkan, Perkuat Paradigma Sehat Lewat Inovasi SEHATI LOKAL

Taman TOGA Edukatif Puskesmas Lewoleba Diluncurkan, Perkuat Paradigma Sehat Lewat Inovasi SEHATI LOKAL

February 27, 2026

“Gertak bersama kekuatan rakyat akan melakukan aksi kalau inspektorat tidak menyerahkan LHP,” kata Kanis.

Dia juga memberikan sinyal, Gertak akan menyerahkan bukti tambahan dugaan korupsi proyek air Ile Boleng ke Kejari Larantuka setelah pihak Inspektorat Daerah Kabupaten Flores Timur menyerahkan LHP audit proyek air Ile Boleng.

“Yang menyampaikan kerugian atau tidak itu kan ada di inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Jadi jangan lupa bahwa masyarakat menaruh harapan penuh kepada inspektorat untuk segera menyerahkan LHP,” kata Kanis.

Sebelumnya, Kepala Inspektorat Kabupaten Flores Timur, Anton Lebi Raya mengatakan, ada sejumlah kendala yang dihadapi tim auditor sehingga LHP belum bisa diserahkan ke Kejari Larantuka.

“Secara faktual, jumlah objek yang kita periksa tidak sebanding dengan jumlah auditor kita. Jadi untuk melaksanakan perhitungan ini, dibutuhkan kecermatan, butuh kehati-hatian, mendudukan peran dari setiap orang dengan tanggungjawab yang berimplikasi pada hasil perhitungan,” kata Anton kepada wartawan di ruang Sekretaris Daerah (Sekda) Flotim, Larantuka.

Dikatakan Anton, Inspektorat Daerah Kabupaten Flores Timur juga punya keinginan seperti apa yang disampaikan publik bahwa proses audit yang dilakukan harus bisa berjalan secepata mungkin.

Namun, untuk mengasilkan LHP itu butuh proses karena pembebanan tugas dan tanggungjawab.

“532 objek yang kita periksa, dengan kekuatan personil kita hanya 23 untuk Kabupaten Flores Timur. Sedangkan secara normal, minimal kita butuh 80 auditor. Artinya kita semua berkeinginan segala sesuatu cepat,” kata Anton.

“Itu bagian dari proses tetapi ujung dari LHP kita yaitu pembebanan tanggungjawab dan itu tidak gampang. Disinilah proses perhitungan itu tidak secepat kilat karena butuh kecermatan, butuh kehati-hatian, butuh ketelitian,” pungkasnya. (Red)

Related Posts

Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

December 29, 2025

LEMBATA – Pemerintah pusat terus berupaya melahirkan berbagai program strategis di tengah kebijakan efisiensi anggaran oleh Presiden Prabowo Subianto. Beberapa...

Rayakan HUT Otda ke-26, Pemda Lembata Siap Tampilkan Inovasi Kearifan Lokal

Rayakan HUT Otda ke-26, Pemda Lembata Siap Tampilkan Inovasi Kearifan Lokal

December 3, 2025

LEMBATA – Kritik publik mengenai perayaan Hari Ulang Tahun Otonomi Daerah (HUT Otda) Lembata ke-26 yang terkesan minimalis dan ‘sepi’ langsung...

Gali Peran Budaya Lokal dalam Perlindungan Anak, Plan Indonesia Gelar FGD Bersama Tokoh Adat & Pemdes

Gali Peran Budaya Lokal dalam Perlindungan Anak, Plan Indonesia Gelar FGD Bersama Tokoh Adat & Pemdes

November 24, 2025

LEMBATA – Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) menyelenggarakan kegiatan Diskusi Kelompok Terarah terkait Budaya Lokal dalam Mendukung Perlindungan Anak...

Sektor Pariwisata Sebagai Pendorong Ekonomi Lokal di Nagekeo

October 24, 2025

NAGEKEO _ Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Nagekeo, Drs. Immanuel Ndun, M.Si., mewakili Bupati Nagekeo secara resmi membuka kegiatan...

Bupati Simplisius Bertemu Anggota DPR RI Anitha Gah Bahas Fasilitas Sekolah di Nagekeo

October 23, 2025

NAGEKEO _ Bupati Nagekeo Simplisius Donatus, didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Drs.Imanuel Ndun, M.Si  dan Kadis Transmigrasi dan Ketenagakerjaan, Petrus Aurelius...

Negara Rugi Rp 97,81 Triliun! Siapa Ambil Untung Dari Peredaran Rokok Ilegal di Lembata

Negara Rugi Rp 97,81 Triliun! Siapa Ambil Untung Dari Peredaran Rokok Ilegal di Lembata

October 17, 2025

LEMBATA – Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Lembata kian meresahkan. Mobil-mobil box bergerak bebas tanpa pengawasan dari kios ke kios,...

Next Post

Transmisi Lokal, PAN Flotim Minta Pemerintah Tegas Tangani Covid-19

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Taman TOGA Edukatif Puskesmas Lewoleba Diluncurkan, Perkuat Paradigma Sehat Lewat Inovasi SEHATI LOKAL

Taman TOGA Edukatif Puskesmas Lewoleba Diluncurkan, Perkuat Paradigma Sehat Lewat Inovasi SEHATI LOKAL

5 days ago
John Batafor Tolak Bimtek DPRD Lembata di Jakarta, Uang Dikembalikan untuk Kepentingan Masyarakat

John Batafor Soroti Transparansi Prosedur Pemecatan ASN di Lembata

1 week ago

Prajurit Yonif TP 834/ WM Raih Juara Pencak Silat Tingkat Nasional

2 weeks ago

Valentino Luis dan Cerita Kopi yang tak Akan Pernah Selesai

3 weeks ago

Pelantikan Pengurus Jaringan Muro Lembata Perkuat Konservasi Berbasis Adat

4 weeks ago

Bazar Pendidikan Plan Indonesia di Aulesa, Bantu Anak Atasi Masalah Pendidikan

1 month ago

Fasilitas Umum di Ladolima Timur Nagekeo Rusak Diterjang Angin Kencang

1 month ago

Popular News

  • Taman TOGA Edukatif Puskesmas Lewoleba Diluncurkan, Perkuat Paradigma Sehat Lewat Inovasi SEHATI LOKAL

    Taman TOGA Edukatif Puskesmas Lewoleba Diluncurkan, Perkuat Paradigma Sehat Lewat Inovasi SEHATI LOKAL

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Valentino Luis dan Cerita Kopi yang tak Akan Pernah Selesai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kronologi Dugaan Pencemaran Hosti di Lembata Saat Perayaan Paskah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Cincin Api Pasifik atau Lingkaran Api Pasifik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Melepas Pergi Arwah dan Mensyukuri Hasil Panen Etnis Boru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Plan Indonesia Perkuat Kapasitas Konseling Guru BK untuk Cegah Perundungan & Kekerasan Anak di Lembata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Kirim E-mail :

Untuk kritik, saran dan pertanyaan lainnya, silahkan kirim pesan anda untuk BentaraNet di bentara.redaksi01@gmail.com

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Kami menyajikan berita akurat, mendalam dan edukatif untuk anda.

  • About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise

© 2023 - Bentara.net

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2023 - Bentara.net