• About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise
Thursday, January 15, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Bentara
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bentara
No Result
View All Result
Home Lingkungan Hidup

Plan Indonesia dan Pemkot kupang Kampanyekan Air dan Sanitasi yang Berketahanan Iklim

by BentaraNet
in Lingkungan Hidup
0
Penyerahan Plakat Kesepakatan Pelaksanaan Program oleh Area Program Manager Plan Indonesia, Semuel A. Niap kepada Penjabat Walikota Kupang, George M. Hadjoh, SH dan Kepala Bappelitbangda Kabupaten Manggarai, Drs. Hiarius Jonta, M.Si  Foto: Plan Indonesia/Agus Haru

Penyerahan Plakat Kesepakatan Pelaksanaan Program oleh Area Program Manager Plan Indonesia, Semuel A. Niap kepada Penjabat Walikota Kupang, George M. Hadjoh, SH dan Kepala Bappelitbangda Kabupaten Manggarai, Drs. Hiarius Jonta, M.Si Foto: Plan Indonesia/Agus Haru

0
SHARES
72
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kupang – Kelompok rentan, termasuk lansia dan penyandang disabilitas di Nusa Tenggara Timur, menjadi yang paling terdampak krisis iklim.

Efek krisis, seperti hujan lebat maupun kekeringan yang berkepanjangan, dapat menghambat kehidupan kelompok, termasuk dalam mengakses toilet, air bersih, maupun sanitasi yang aman.

Oleh karena itu, Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) bersama Pemerintah Kota Kupang dan Pemerintah Kabupaten Manggarai meluncurkan kampanye kolaboratif bertajuk “STBM-GESI yang Berketahanan Iklim”1 di Kota Kupang, NTT, pada Selasa, 28 Maret 2023.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Water for Woman (WfW), program Plan Indonesia yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kabupaten Manggarai, NTT, sejak 2018.

“Dalam menghadapi krisis iklim, perencanaan pembangunan air, sanitasi, dan kebersihan harus mempertimbangkan inklusivitas dan ketangguhan masyarakat. Tujuannya, agar layanan air, sanitasi, dan kebersihan (WASH) dapat diakses secara berkelanjutan dan menjangkau semua pihak.

“Maka, pembangunan akses air dan sanitasi yang aman merupakan langkah lanjutan yang tepat,” ujar Samuel Apsalon Niap, Manajer Area Program Plan Indonesia dalam rilis yang diterima BentaraNet.

Penyerahan Plakat Kesepakatan Pelaksanaan Program oleh Area Program Manager Plan Indonesia, Semuel A. Niap kepada Penjabat Walikota Kupang, George M. Hadjoh, SH dan Kepala Bappelitbangda Kabupaten Manggarai, Drs. Hiarius Jonta, M.Si / Foto: Doc. Plan Indonesia/Agus Haru

Sebelumnya, sejak 2018, Plan Indonesia mendukung Pemerintah Kabupaten Manggarai, dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat melalui program tersebut.

RelatedPosts

Dapur MBG di Lembata Kesulitan Bahan Baku, Terutama Daging Ayam

January 15, 2026

Dapur MBG 03 Lembata Diresmikan, Jadi SPPG Contoh Capai Target Indonesia Emas 2045

January 13, 2026

Setelah mengantarkan Kabupaten Manggarai mencapai 100% bebas BAB sembarangan, kini WfW masuk ke Kota Kupang dengan target pembentukan STBM-GESI yang berketahanan iklim.

Implementasi program ini akan dimulai dengan mendorong akselerasi pencapaian pilar kedua STBM di Kota Kupang, yaitu 100% fasilitas Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).

Walikota Kupang, George Melkianus Hadjoh menyatakan bahwa meski baru saja mendeklarasikan Pilar 1 STBM (100% bebas dari Buang Air Besar Sembarangan), Pemerintah Kota Kupang siap untuk berkomitmen mendorong pembangunan STBM-GESI yang berketahanan iklim.

“Capaian yang diinginkan dari STBM-GESI adalah peningkatan pembangunan akses sanitasi yang dapat menjamin partisipasi semua kelompok, termasuk perempuan dan penyandang disabilitas, guna menjamin hak asasi manusia,” ujar George.

Ia juga mengatakan, Pemerintah Kota Kupang berkolaborasi dengan berbagai lembaga dan akademisi, termasuk Plan Indonesia, untuk mengedukasi masyarakat melakukan pemilahan sampah di tingkat rumah tangga untuk memitigasi dampak krisis iklim.

Sementara itu, Perwakilan Ketua Pokja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Provinsi NTT, Taurussanty Padang, selaku Kepala Bidang Penelitian dan
Pengembangan Bappelitbangda Provinsi NTT, menyampaikan salah satu tantangan
terbesar yang dihadapi, yaitu sistem dan proporsi penganggaran Pemerintah.

Menurutnya, proporsi penganggaran terkait dengan AMPL masih harus dikaji secara adil dan merata.

“Selain dukungan kebijakan dan anggaran, serangkaian strategi implementasi perlu
diperhatikan guna menata arah kebijakan yang mampu menjembatani semua kepentingan, termasuk memperhatikan aspek-aspek GESI, seperti terjaminnya keselamatan, kemudahan, kegunaan dan kemandirian bagi perempuan, anak, dan orang dengan disabilitas,” kata Taurussanty.

Dr. Anas Ma’ruf, MKM, Direktur Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, ikut menanggapi pentingnya strategi kolaboratif untuk mewujudkan STBM-GESI yang berketahanan iklim dan penganggarannya.

Menurutnya, tak hanya pemerintah, lembaga lain, termasuk lembaga swadaya masyarakat, juga dapat mengakselerasi pencapaian target ini.

“Semuanya memiliki peran. Jadi, (sekarang adalah) bagaimana peta jalan dan strategi masing-masing bisa dikolaborasikan menjadi satu langkah yang konkret menuju sanitasi untuk semua di tahun 2030 nanti. Kita perlu mewujudkan akses air dan sanitasi yang tanpa terkecuali, termasuk bagi anak, perempuan, lansia, dan orang dengan disabilitas,” tambah Anas.

Setelah peluncuran kampanye ‘STBM-GESI Berketahanan Iklim’, Plan Indonesia akan bekerja sama dengan pemangku kepentingan setempat untuk mendorong pembangunan fasilitas WASH yang inklusif dan tangguh terhadap krisis iklim, termasuk di wilayah Kota Kupang.

Related Posts

Bupati Nagekeo Tanam Pohon di Wilayah Rawan Banjir

October 31, 2025

NAGEKEO _ Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-97, Pemerintah Kabupaten Nagekeo melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah menyelenggarakan...

Desa-Desa Pesisir Ile Ape Bentuk Komunitas Muro untuk Lestarikan Tradisi dan Laut

Desa-Desa Pesisir Ile Ape Bentuk Komunitas Muro untuk Lestarikan Tradisi dan Laut

August 7, 2025

LEMBATA - Sejumlah desa di wilayah pesisir Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, bersepakat membentuk Komunitas Muro sebagai wadah pelestarian ekosistem...

Wabup Nagekeo Serukan Aksi Hentikan Polusi Plastik

June 6, 2025

NAGEKEO - Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, menyerukan hentikan polisi plastik sebagai seruan aksi nasional untuk mengakhiri krisis...

Upaya Puge Figo Konservasi Mati Air Melalui Penanaman Pohon

April 4, 2025

BAJAWA - Konservasi mata air melalui penanaman pohon di sekitar sumber mata air sangat penting untuk menjaga keberlanjutan sumber air...

Ignasius Suyadi Aur, petani di Desa Dulitukan, Kabupaten Lembata merawat tanaman terung di kebun / Foto : BentaraNet

Perubahan Iklim: Petani Lembata Tukar Guling Jagung Hibrida ke Sayur Organik

April 3, 2025

LEMBATA – Bencana gagal panen terus terjadi tiap tahun di Kabupaten Lembata. Selain perubahan cuaca ekstrim, serangan hama penyakit juga...

Kecewa dengan PLN, Warga Tolak Penawaran Harga Tanah untuk PLTP Atadei

Kecewa dengan PLN, Warga Tolak Penawaran Harga Tanah untuk PLTP Atadei

November 3, 2024

LEMBATA - Warga Desa Nubahaeraka di Kecamatan Atadei, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, menolak penetapan harga satuan tanah yang ditetapkan...

Next Post
DPC Demokrat Lembata Solid di Kubu AHY

DPC Demokrat Lembata Solid di Kubu AHY

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Dapur MBG 03 Lembata Diresmikan, Jadi SPPG Contoh Capai Target Indonesia Emas 2045

2 days ago

Ini Proyeksi Pendapatan Rumah Walet di Kawasan Wisata Bukit Cinta

4 days ago

Bangun Rumah Walet di Bukit Cinta, Bukti Pemda Lembata Gagal Kembangkan Pariwisata

5 days ago

Lima kali bukan kebetulan: PN Lembata kembali percayakan Posbakum ke LBH SIKAP

6 days ago
Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

6 days ago

Dana Desa 2026 di Lembata Terkoreksi, Ada Desa yang Hanya Dapat Rp 219 Juta

7 days ago

Prediksi Puncak Arus Balik di Pelabuhan Laut Lewoleba Pada 03-04 Januari

2 weeks ago

Popular News

  • Bangun Rumah Walet di Bukit Cinta, Bukti Pemda Lembata Gagal Kembangkan Pariwisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dapur MBG 03 Lembata Diresmikan, Jadi SPPG Contoh Capai Target Indonesia Emas 2045

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Proyeksi Pendapatan Rumah Walet di Kawasan Wisata Bukit Cinta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana Desa 2026 di Lembata Terkoreksi, Ada Desa yang Hanya Dapat Rp 219 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima kali bukan kebetulan: PN Lembata kembali percayakan Posbakum ke LBH SIKAP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Kirim E-mail :

Untuk kritik, saran dan pertanyaan lainnya, silahkan kirim pesan anda untuk BentaraNet di bentara.redaksi01@gmail.com

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Kami menyajikan berita akurat, mendalam dan edukatif untuk anda.

  • About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise

© 2023 - Bentara.net

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2023 - Bentara.net

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In