LEWOLEBA – Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq menyatakan dukungan penuh kepada Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lembata dalam persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Pernyataan itu disampaikan saat menerima audiensi dari jajaran BPS di ruang kerja Bupati, Rabu (25/2/2026).
Kepala BPS Kabupaten Lembata, Muhamad Sukin, SST, M.Stat., menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 dirancang sebagai agenda nasional untuk memetakan kondisi perekonomian di semua daerah, termasuk Kabupaten Lembata. Menurutnya, kegiatan ini akan dimulai pada 1 Mei 2026 dengan mendatangi pelaku usaha serta merekrut mitra pendukung pelaksanaan sensus di lapangan.
“Kami berharap dukungan pemerintah daerah, terutama terkait data sektor-sektor potensial seperti ikan dan madu yang hingga saat ini belum terekam secara optimal,” kata Kepala BPS Lembata.
Bupati Kanisius Tuaq menyambut baik ajakan kerja sama tersebut dan menegaskan bahwa data menjadi elemen penting dalam perencanaan pembangunan. Ia mengajak seluruh stakeholder untuk bersinergi demi keberhasilan sensus yang akan memberikan gambaran akurat mengenai struktur ekonomi daerah.
“Kami siap membantu hal-hal yang dibutuhkan BPS demi menyukseskan sensus ekonomi ini. Sinergi dalam penyajian data harus berjalan beriringan untuk memajukan masyarakat Lembata,” tegasnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPS, diharapkan data yang dihasilkan Sensus Ekonomi 2026 dapat menjadi dasar yang kuat dalam merumuskan kebijakan pembangunan serta penguatan sektor-sektor unggulan di Kabupaten Lembata.














