• About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise
Friday, January 16, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Bentara
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bentara
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Pekerja Migran Indonesia asal Lembata yang Tiba di Lewoleba Jalani Karantina Mandiri

by BentaraNet
in Uncategorized
0
Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Lembata saat menjalani pemeriksaan rapid test di Posko Pencegahan Covid-19 Pelabuhan Laut Lewoleba, Kabupaten Lembata (Foto : BentaraNet)

Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Lembata saat menjalani pemeriksaan rapid test di Posko Pencegahan Covid-19 Pelabuhan Laut Lewoleba, Kabupaten Lembata (Foto : BentaraNet)

0
SHARES
249
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lewoleba – Sebanyak sembilan orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Lembata tiba di Lewoleba, Senin (20/7/2020) siang. Mereka tiba menggunakan KM Sinar Mutiara sekitar pukul 11.00 Wita.

Kesembilan pekerja migran ini dijemput langsung Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Kabupaten Lembata Iren Suciadi. Saat tiba di Pelabuhan Lewoleba, kesembilan PMI langsung menjalani rapid test oleh petugas Gugus Tugas Covid-19.

Suciadi menjelaskan, kesembilan pekerja migran yang dideportasi Pemerintah Malaysia ini akan menjalani karantina secara mandiri di desa mereka masing-masing. Sebelum menjalani karantina mandiri, kesembilan PMI ini akan diserahkan ke pemerintah desa masing-masing.

“Kita di Lembata punya kebijakan, semua pekerja migran yang pulang akan dikembalikan dan dikarantina secara mandiri di desa asal masing-masing,” ungkap Suciadi.

Usai menjalani rapid test, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Kabupaten Lembata menyerahkan para pekerja migran kepada pemerintah kecamatan dan pemerintah desa masing-masing.

Serah terima ini ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Penyerahan antar pihak-pihak terkait. Para PMI ini membawa serta dokumen perjalanan dan surat kesehatan yang lengkap.

Sebelum tiba di Lewoleba, para PMI ini telah menjalani rapid test saat bertolak dari pelabuhan Bira, Sulawesi Selatan menuju Nagekeo menggunakan KMP Sangke Palangga pada Jumat (17/7) lalu.

RelatedPosts

Breaking News : Sekda Flotim Tersangka Kasus Korupsi Dana Covid-19

September 15, 2022

Pemda Lembata Tolak Tuntutan Pelayaran Tanpa RT Antigen dan Kartu Vaksin

September 6, 2021

Menurut Suciadi sebelumnya sudah ada enam orang pekerja migran yang pulang ke Lembata sehingga total pekerja yang terdata pulang ke Lembata sudah 17 orang. Dia sendiri belum bisa memastikan berapa banyak PMI asal Lembata yang akan pulang dari tanah rantau. Namun pastinya mereka akan pulang secara bertahap.

Suciadi mengimbau kepada para pekerja migran asal Lembata, sebelum pulang sebaiknya segera melengkapi dokumen-dokumen perjalanan dan surat kesehatan sesuai dengan prosedur dan melalui lembaga yang resmi.

Data yang diperoleh, kesembilan pekerja migran ini berasal dari Desa Tanjung Batu (Ile Ape), Desa Atulaleng (Buyasuri), Panama (Buyasuri), Belabaja (Nagawutung), Lamahora (Lewoleba Timur), Buriwutun (Buyasuri) dan Riangbao (Ile Ape). (*/tld/red)

Tags: Covid-19Pekrja Migran Indonesia

Related Posts

Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

December 29, 2025

LEMBATA – Pemerintah pusat terus berupaya melahirkan berbagai program strategis di tengah kebijakan efisiensi anggaran oleh Presiden Prabowo Subianto. Beberapa...

Rayakan HUT Otda ke-26, Pemda Lembata Siap Tampilkan Inovasi Kearifan Lokal

Rayakan HUT Otda ke-26, Pemda Lembata Siap Tampilkan Inovasi Kearifan Lokal

December 3, 2025

LEMBATA – Kritik publik mengenai perayaan Hari Ulang Tahun Otonomi Daerah (HUT Otda) Lembata ke-26 yang terkesan minimalis dan ‘sepi’ langsung...

Gali Peran Budaya Lokal dalam Perlindungan Anak, Plan Indonesia Gelar FGD Bersama Tokoh Adat & Pemdes

Gali Peran Budaya Lokal dalam Perlindungan Anak, Plan Indonesia Gelar FGD Bersama Tokoh Adat & Pemdes

November 24, 2025

LEMBATA – Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) menyelenggarakan kegiatan Diskusi Kelompok Terarah terkait Budaya Lokal dalam Mendukung Perlindungan Anak...

Sektor Pariwisata Sebagai Pendorong Ekonomi Lokal di Nagekeo

October 24, 2025

NAGEKEO _ Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Nagekeo, Drs. Immanuel Ndun, M.Si., mewakili Bupati Nagekeo secara resmi membuka kegiatan...

Bupati Simplisius Bertemu Anggota DPR RI Anitha Gah Bahas Fasilitas Sekolah di Nagekeo

October 23, 2025

NAGEKEO _ Bupati Nagekeo Simplisius Donatus, didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Drs.Imanuel Ndun, M.Si  dan Kadis Transmigrasi dan Ketenagakerjaan, Petrus Aurelius...

Negara Rugi Rp 97,81 Triliun! Siapa Ambil Untung Dari Peredaran Rokok Ilegal di Lembata

Negara Rugi Rp 97,81 Triliun! Siapa Ambil Untung Dari Peredaran Rokok Ilegal di Lembata

October 17, 2025

LEMBATA – Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Lembata kian meresahkan. Mobil-mobil box bergerak bebas tanpa pengawasan dari kios ke kios,...

Next Post

Kepatuhan dan Kejujuran Jadi Kunci Utama Cegah Covid-19 di Masa New Normal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Dapur MBG di Lembata Kesulitan Bahan Baku, Terutama Daging Ayam

22 hours ago

Dapur MBG 03 Lembata Diresmikan, Jadi SPPG Contoh Capai Target Indonesia Emas 2045

2 days ago

Ini Proyeksi Pendapatan Rumah Walet di Kawasan Wisata Bukit Cinta

5 days ago

Bangun Rumah Walet di Bukit Cinta, Bukti Pemda Lembata Gagal Kembangkan Pariwisata

6 days ago

Lima kali bukan kebetulan: PN Lembata kembali percayakan Posbakum ke LBH SIKAP

6 days ago
Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

6 days ago

Dana Desa 2026 di Lembata Terkoreksi, Ada Desa yang Hanya Dapat Rp 219 Juta

1 week ago

Popular News

  • Dapur MBG 03 Lembata Diresmikan, Jadi SPPG Contoh Capai Target Indonesia Emas 2045

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bangun Rumah Walet di Bukit Cinta, Bukti Pemda Lembata Gagal Kembangkan Pariwisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dapur MBG di Lembata Kesulitan Bahan Baku, Terutama Daging Ayam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Proyeksi Pendapatan Rumah Walet di Kawasan Wisata Bukit Cinta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemda Lembata Diminta Hapus Kebijakan Pembatasan Ayam Beku di Tengah Kesulitan Dapur MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Kirim E-mail :

Untuk kritik, saran dan pertanyaan lainnya, silahkan kirim pesan anda untuk BentaraNet di bentara.redaksi01@gmail.com

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Kami menyajikan berita akurat, mendalam dan edukatif untuk anda.

  • About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise

© 2023 - Bentara.net

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2023 - Bentara.net

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In