• About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise
Thursday, April 2, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Bentara
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bentara
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Produktivitas Sorgum di Lembata Meningkat Tapi Tidak Didukung Alsintan

by BentaraNet
in Uncategorized
0
0
SHARES
255
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Beutaran – Produksi sorgum di Kabupaten Lembata terus meningkat dari tahun ke tahun seiring meningkatnya minat petani beralih ke tanaman sorgum dari sebelumnya menanam jagung.

Pada tahun 2022, produksi sorgum kelompok tani Godi Jadi, Kelurahan Lewoleba Tengah, Kecamatan Nubatukan mencapai 6 ton jauh lebih banyak dari tahun sebelumnya.

Di samping itu meningkatnya lahan pertanian sorgum juga dapat ditemukan di Kecamatan Ile Ape dan Omesuri.

Namun sayang, meningkatnya produktivitas dan ekspansi lahan pertanian sorgum ini tidak diikuti dengan dukungan alsintan seperti mesin rontok dan sasak dari pemerintah.

Hal ini dikatakan Ketua Kelompok Tani Godi Jadi, Matheus Lili Uak saat panen sorgum di hamparan kebun Parek Walang, Kecamatan Ile Ape pada Kamis (7/4/2022).

Matheus mengatakan, selama ini mereka masih menggunakan tangan untuk memisahkan bulir sorgum dari tangkai. “Jadi kami masih kekurangan alat rontok. Tahun kemarin itu kami secara manual pakai pukul,” ucapnya.

RelatedPosts

Polres Lembata Tindaklanjuti Aduan UMKM Soal Retribusi Ayam Beku

April 2, 2026

Polres Lembata Gandeng Pengelola SPBU Balauring Jaga Stabilitas Kamtibmas

April 2, 2026

Selain itu, kelompok tani yang tersebar di Lembata pun tidak memiliki mesin sosok untuk mengupas kulit biji sorgum.

Padahal jika dibandingkan, harga jual beras sorgum mencapai Rp 8.500 hingga Rp 10 ribu per kilogram, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan biji sorgum seharga Rp 6.500 per kilogram.

Matheus berharap bantuan dari pemerintah berupa mesin rontok dan sasak untuk mendukung peningkatan produktivitas sorgum di Lembata.

Sementara itu Kepala Bidang Sarana Pra Sarana dan Penyuluh Pertanian pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembat, Jack Sumarjo, mengatakan, produktivitas sorgum di Lembata terus meningkat dari tahun ke tahun.

Saat ini kurang lebih 30 hektar lahan pertanian sorgum yang tersebar di Kecamatan Nubatukan, Ile Ape dan Omesuri. Namun seiring berjalannya waktu, semangat petani ini tampak menurun karena ketiadaan mesin perontok dan sasak.

“Saya lihat semangat mereka menurun karena tidak ada mesin ini,” kata Jack.

Padahal menurut Jack, selain pangsa pasar luar wilayah, di Lembata pun kebutuhan sorgum sangat tinggi di tengah upaya pemerintah memerangi stunting.

Saat ini masyarakat menurutnya sulit beralih untuk mengkonsumsi sorgum sehari-hari karena mereka tidak bisa memeroleh beras sorgum.

“Karena kita butuhkan mesin sosok untuk jadi beras sorgum. Jadi selama ini kita tidak bisa konsumsi sorgum karena tidak bisa kita ubah jadi beras. Kalau demikian mereka (masyarakat) lebih memilih sorgum jadi makanan ternak unggas,” kata Jack.

Selama ini para petani hanya bisa menjual biji sorgum yang belum disosok ke pengusaha di Jakarta dengan harga Rp 6.500 per kilogram.

“Padahal kita punya potensi untuk menjual beras sorgum, tepung sorgum bahkan industri kue dengan bahan dasar tepung sorgum akan hidup jika kita punya mesin ini,” imbuh Jack.

Untuk diketahui, harga biji sorgum saat ini Rp 6.500 per kilogram, untuk beras sorgum atau sudah melalui proses sasak mencapai Rp 8.500 – 10 ribu per kilogram, tepung sorgum mencapai Rp 20 ribu – 30 ribu per kilogram, dan sereal sorgum mencapai Rp 45 ribu – Rp 60 ribu per kilogram. (Red)

Related Posts

Polres Lembata Tindaklanjuti Aduan UMKM Soal Retribusi Ayam Beku

April 2, 2026

LEMBATA – Unit I Sat Intelkam Polres Lembata melakukan langkah penggalangan dengan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lembata, Abdurrahman Muhammad,...

Polres Lembata Gandeng Pengelola SPBU Balauring Jaga Stabilitas Kamtibmas

April 2, 2026

LEMBATA – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Unit II Sat Intelkam Polres Lembata melakukan pertemuan dengan...

Polres Lembata Ajak Pelaku Usaha Olahan Tuna Cegah Pencemaran Lingkungan

April 2, 2026

LEMBATA – Pada Jumat, 30 Januari 2026 sekitar pukul 10.00 WITA, Unit II Sat Intelkam Polres Lembata melaksanakan kegiatan wawancara...

PT Indofish Makmur Sejati Bantah Monopoli Pasar Ikan di Lembata

PT Indofish Makmur Sejati Bantah Monopoli Pasar Ikan di Lembata

March 19, 2026

LEMBATA – Pihak PT Indofish Makmur Sejati (IMS) membantah tudingan bahwa mereka memonopoli pasar ikan di Kabupaten Lembata, termasuk dugaan...

Bupati Lembata Tekankan Perencanaan Pembangunan yang Komprehensif, Adaptif, dan Partisipatif dalam Forum RKPD 2027

March 12, 2026

LEMBATA - Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq secara resmi membuka Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah Rancangan RKPD Kabupaten Lembata Tahun...

Hadiri Peresmian Kantor Terminal Point Pelni, Bupati Lembata : Penguatan Konektivitas Merupakan Kebutuhan Daerah

March 12, 2026

LEMBATA - Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq turut menghadiri peresmian Kantor Terminal Point PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) di Lewoleba,...

Next Post

Ini Tanggapan Doris Rihi Saat Diusulkan Jadi Penjabat Bupati Flotim

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Polres Lembata Gandeng Pengelola SPBU Balauring Jaga Stabilitas Kamtibmas

2 hours ago

Polres Lembata Ajak Pelaku Usaha Olahan Tuna Cegah Pencemaran Lingkungan

2 hours ago

Cerita Anggota Koperasi TKBM Pelabuhan Lewoleba yang Dapat Penghargaan saat RAT

5 days ago
PT Indofish Makmur Sejati Bantah Monopoli Pasar Ikan di Lembata

PT Indofish Makmur Sejati Bantah Monopoli Pasar Ikan di Lembata

2 weeks ago

Polres Lembata Lakukan Penggalangan Jelang Perayaan Paskah 2026

2 weeks ago

Polres Lembata Lakukan Penggalangan Jelang Idul Fitri 1447 H

2 weeks ago
Tobotani Terima MBG 3T, Sambil Menanti Pembangunan Infrastruktur Dasar

Tobotani Terima MBG 3T, Sambil Menanti Pembangunan Infrastruktur Dasar

2 weeks ago

Popular News

  • Cerita Anggota Koperasi TKBM Pelabuhan Lewoleba yang Dapat Penghargaan saat RAT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Lembata : Eksplorasi Budaya Bawa Pesan Kejujuran untuk Anak Cucu & Lewotana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinkes Lembata Gelar Sosialisasi dan Anjangsana ke Tokoh Agama Sambut Hari AIDS Sedunia 1 Desember

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Produktivitas Sorgum di Lembata Meningkat Tapi Tidak Didukung Alsintan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sat Intelkam Polres Lembata Lakukan Pertemuan Terkait Dukungan Program Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persebata Tolak Tawaran Akuisisi Rp 1,5 Miliar, Pilih Jaga Nama Lembata dan NTT di Liga 3

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Kirim E-mail :

Untuk kritik, saran dan pertanyaan lainnya, silahkan kirim pesan anda untuk BentaraNet di bentara.redaksi01@gmail.com

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Kami menyajikan berita akurat, mendalam dan edukatif untuk anda.

  • About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise

© 2023 - Bentara.net

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2023 - Bentara.net