• About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise
Wednesday, April 1, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Bentara
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bentara
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Yohanes Kewasa, Difable Pengibar Bendera, Pengungsi Banjir Bandang & Makna Kemerdekaan RI

by BentaraNet
in Uncategorized
0
Yohanes Kewasa (kiri) difable pengungsi asal Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata menjadi pengibar bendera saat apel bendera memeringati HUT ke-76 Kemerdekaan RI di lokasi pengungsian banjir bandang, Kecamatan Ile Ape pada Selasa (17/8/2021) / Foto : BentaraNet
Yohanes Kewasa, Difable Pengibar Bendera, Pengungsi Banjir Bandang & Makna Kemerdekaan RI
Yohanes Kewasa, Difable Pengibar Bendera, Pengungsi Banjir Bandang & Makna Kemerdekaan RI
Yohanes Kewasa, Difable Pengibar Bendera, Pengungsi Banjir Bandang & Makna Kemerdekaan RI
Yohanes Kewasa, Difable Pengibar Bendera, Pengungsi Banjir Bandang & Makna Kemerdekaan RI
Yohanes Kewasa, Difable Pengibar Bendera, Pengungsi Banjir Bandang & Makna Kemerdekaan RI
Yohanes Kewasa, Difable Pengibar Bendera, Pengungsi Banjir Bandang & Makna Kemerdekaan RI
0
SHARES
182
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lewoleba – Ada yang menarik saat upacara apel bendera memeringati hari ulang tahun (HUT) ke-76 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indnesia (RI), yang digelar para pengungsi, penyintas banjir bandang dan longsor bersama relawan Komunitas Taman Daun.

Upacara yang diselenggarakan di lokasi hunian sementara (huntara) pengungsi yang berada di kebun milik warga ini berlangsung khidmat. Menariknya, salah seorang pengibar bendera dalam apel bendera ini merupakan penyandang difable.

Dia adalah Yohanes Kewasa, pengungsi asal Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape. Yohanes yang mengalami kondisi tangan sebelah kanan buntung sejak lahir ini, tiba-tiba saja melamar diri menjadi pasukan pengibar bendera saat pemilihan petugas apel yang diselenggarakan pada Selasa (17/8/2021) pagi.

Aksinya bersama dua orang pengungsi lainnya saat mengibarkan bendera ini menarik perhatian sekitar 40 orang peserta upacara yang hadir saat itu. Usai pelaksanaan apel bendera, sebagai penyandang difable, Yohanes mengaku terharu sekaligus bangga bisa mendapat kesempatan mengibarkan bendera merah putih.

“Ini karena keinginan saya. Supaya di mata masyarakat Indonesia mereka juga mengetahui bahwa orang cacat seperti kami ini tidak dipandang rendah. Sebab kita manusia ini sama, seperti pepatah mengatakan, duduk sama rendah berdiri sama tinggi,” kata Yohanes.

Yohanes menyadari betul bahwa dirinya memiliki keterbatasan fisik. Namun dia menghendaki agar semua elemen bangsa Indonesia dapat menempatkan difable menjadi pelaku dari pembangunan itu sendiri.

Yohanes hidup sebatang kara, setelah istri dan anak-anak serta cucunya menjadi korban banjir bandang akibat siklon tropis seroja pada 4 April lalu.

RelatedPosts

Perusahaan Ikan Diduga Monopoli, Nelayan Tagih Janji Kampanye Bupati Kanis

March 19, 2026
Anggota DPRD Lembata, John Batafor

John Batafor Ungkap Potensi Pelanggaran Hukum dalam Ranperda Retribusi Lembata, Dorong Pemda Bentuk BUMD & Cari PAD Tanpa Bebani Rakyat

October 29, 2025

“Semua sudah tidak ada. Anak satu, cucu dua sama istri. Yang ketemu cuma anak dan cucu satu,” kata Yohanes sambil menyeka air matanya. Sedangkan istri dan cucunya yang lain tidak ditemukan hingga kini.

Saat ini Yohanes tinggal di huntara yang dibangun relawan Komunitas Taman Daun. Di tengah meriahnya peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI, Yohanes bersama para pengungsi banjir bandang lainnya masih bergelut untuk keluar dari persoalan hidup yang sulit.

Berkali-kali mereka diterpa gelombang musibah, mulai dari pandemi Covid-19, erupsi gunung api Ile Lewotolok hingga banjir bandang dan longsor. Saat ini sebagian dari mereka tinggal di huntara. Sementara yang lainnya bertahan di pondok-pondok di kebun warga.

Meski pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah, lembaga-lembaga dan organsiasi serta kelompok sosial lainnya, hingga kini mereka masih mengalami kesulitan. Sembako dan krisis air bersih jadi persoalan pelik yang mereka hadapi.

Yohanes berharap pemerintah terus memerhatikan mereka hingga mereka menetap di hunian tetap yang sedang dibangun pemerintah. “Kalau boleh tolong perhatikan kami yang benar-benar terdampak, kehilangan rumah dan keluarga. Banyak dari kami yang belum mendapat perhatian,” ungkapnya.

John S J Batafor, Koordinator Relawan Komunitas Taman Daun yang bertindak sebagai inspektur upacara, mengajak semua pengungsi untuk bangit dan memaknai penuh tema HUT ke-76 kemerdekaan RI ; Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh.

“Tema ini mengajak kita semua untuk lebih tangguh dan lebih kuat untuk menghadapi segala persoalan dan cobaan hidup. Kemudian marilah perlahan-laha kita tumbuh menjadi lebih baik,” kata John.

“Selain pandemi Covid-19 yang kita hadapi ini, beberapa bulan lalu kita dilanda bencana. Kita semua tahu bahwa luka dan derita yang ema dan bapa hadapi belum sepenuhnya terobati. Kita tahu bahwa masih banyak warga yang menderita tidak memiliki tempat tinggal, dan sampai saat ini pun semakin kesulitan air.”

“Oleh karenanya saya sangat berharap marilah kita semua melalui semangat kemerdekaan ini, buanglah sifat ego mari kita pupuk persaudaraan, rasa solidaritas kekeluargaan. Mari bersatu membangun,” ucapnya.

Usai apel bendera yang dipimpin purnawirawan TNI Herman Ola Egi ini, relawan Komunitas Taman Daun bersama para pengungsi melakukan aksi menanam pohon di sekitar lokasi huntara. Mereka memaknai aksi tanam pohon saat HUT ke-76 Kemerdekaan RI sebagai upaya memperbaiki hubungan antara manusia dengan alam. (Red)

Tags: John BataforSemarak HUT RITaman Daun

Related Posts

PT Indofish Makmur Sejati Bantah Monopoli Pasar Ikan di Lembata

PT Indofish Makmur Sejati Bantah Monopoli Pasar Ikan di Lembata

March 19, 2026

LEMBATA – Pihak PT Indofish Makmur Sejati (IMS) membantah tudingan bahwa mereka memonopoli pasar ikan di Kabupaten Lembata, termasuk dugaan...

Bupati Lembata Tekankan Perencanaan Pembangunan yang Komprehensif, Adaptif, dan Partisipatif dalam Forum RKPD 2027

March 12, 2026

LEMBATA - Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq secara resmi membuka Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah Rancangan RKPD Kabupaten Lembata Tahun...

Hadiri Peresmian Kantor Terminal Point Pelni, Bupati Lembata : Penguatan Konektivitas Merupakan Kebutuhan Daerah

March 12, 2026

LEMBATA - Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq turut menghadiri peresmian Kantor Terminal Point PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) di Lewoleba,...

Bupati Lembata Dampingi PT Tirta Teknosys Survei Lokasi Pabrik AMDK di Lembata

March 4, 2026

LEWOLEBA – Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq mendampingi tim dari PT Tirta Teknosys melakukan survei lima lokasi yang berpotensi untuk...

Bupati Lembata Dorong Optimalisasi KUR untuk Penguatan Usaha UMKM

March 4, 2026

LEWOLEBA – Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq menggelar rapat bersama pimpinan perbankan di Kabupaten Lembata guna membahas strategi optimalisasi Kredit...

Bupati Lembata Resmikan Program Air Bersih Lewokurang dan Serahkan Aset Terbangun Wai Wuw ke Pemerintah Desa

March 4, 2026

LEWOLEBA – Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, meresmikan program penyediaan air bersih Lewokurang dan menyerahkan secara resmi aset terbangun Wai...

Next Post
Gerakan ‘Hidup Baru’ Dimasa Pandemi Covid-19 Menuju NTT Maju, NTT Sejahtera

Gerakan 'Hidup Baru' Dimasa Pandemi Covid-19 Menuju NTT Maju, NTT Sejahtera

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

PT Indofish Makmur Sejati Bantah Monopoli Pasar Ikan di Lembata

PT Indofish Makmur Sejati Bantah Monopoli Pasar Ikan di Lembata

2 weeks ago

Polres Lembata Lakukan Penggalangan Jelang Perayaan Paskah 2026

2 weeks ago

Polres Lembata Lakukan Penggalangan Jelang Idul Fitri 1447 H

2 weeks ago
Tobotani Terima MBG 3T, Sambil Menanti Pembangunan Infrastruktur Dasar

Tobotani Terima MBG 3T, Sambil Menanti Pembangunan Infrastruktur Dasar

2 weeks ago

Sat Intelkam Polres Lembata Lakukan Pertemuan Terkait Dukungan Program Makan Bergizi Gratis

2 weeks ago

Aparat Lakukan Penggalangan dengan Pedagang LPG Terkait Ketersediaan Gas di Lembata

2 weeks ago

Kaur Keuangan Desa Kalikur WL Dilaporkan Menghilang, Diduga Bawa Dana Desa Rp300 Juta

2 weeks ago

Popular News

  • Cerita Anggota Koperasi TKBM Pelabuhan Lewoleba yang Dapat Penghargaan saat RAT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sat Intelkam Polres Lembata Lakukan Pertemuan Terkait Dukungan Program Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Kesan Festival Lamaholot 2024 Menurut Pelaku UMKM dan Penjabat Bupati Lembata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Nagekeo Beri Sambutan DiHari Raya Idul Fitri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tobotani Terima MBG 3T, Sambil Menanti Pembangunan Infrastruktur Dasar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemda Lembata Pacu Transformasi Pelaku Usaha, Bimtek OSS-RBA Jadi Langkah Strategis Hadapi Tantangan Teknologi & Regulasi Modern

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Kirim E-mail :

Untuk kritik, saran dan pertanyaan lainnya, silahkan kirim pesan anda untuk BentaraNet di bentara.redaksi01@gmail.com

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Kami menyajikan berita akurat, mendalam dan edukatif untuk anda.

  • About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise

© 2023 - Bentara.net

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2023 - Bentara.net