• About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise
Sunday, April 5, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Bentara
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bentara
No Result
View All Result
Home BudPar

200 Ekor Tukik Dilepas di Pantai Riangdua, Ado Nunang : Stop Berburu Penyu

by BentaraNet
in BudPar
0
Wisatawan melepas tukik di Pantai Riangdua, Desa Bour, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata / Foto : BentaraNet

Wisatawan melepas tukik di Pantai Riangdua, Desa Bour, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata / Foto : BentaraNet

0
SHARES
144
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bour – Komunitas Sahabat Penyu Riangdua (Sapurindu) kembali merilis 200 ekor tukik atau anak penyu jenis lekang ke laut, di pantai Riangdua, Desa Bour, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Minggu, 05 Juni 2022 sore.

Pelepasan tukik ini disaksikan puluhan wisatawan yang datang ke pantai Riangdua. Mereka tampak bahagia menyaksikan bagaimana tukik-tukik ini bergerak ke laut mengikuti arah suara deburan ombak selat Boleng.

Beberapa di antara mereka sempat foto bersama tukik yang mereka pegang. Anggota Sapurindu, Ado Nunang mengatakan, pelepasan tukik setelah penetasan semi alami ini merupakan upaya menyelamatkan penyu yang terancam punah.

Dia mengatakan, sejak penetasan semi alami dilakukan pada 2016 lalu, Sapurindu telah merilis lebih dari 30.000 anak penyu.

“Hingga 2022 ini (tukik) yang sudah kita rilis ke laut itu sekitar 30.000. Itu yang kita selamatkan,” kata Ado.

Ado menjelaskan saat bertelur di darat atau di sepanjang pesisir pantai, telur penyu menghadapi berbagai predator seperti burung elang dan kepiting juga manusia yang menjadi predator yang paling berbahaya.

Sementara itu di laut, meski sudah dirilis, tukik-tukik ini masih juga menghadapi predator di dalam laut.

RelatedPosts

No Content Available

“Ini yang jadi alasan kenapa kita melepas tukik saat sore hari sekitar pukul 16.00-17.30. Di jam ini biasanya predator seperti ikan-ikan besar tidak terlalu aktif,” kata Ado.

Setiap malam, Ado bersama beberapa anggota Sapurindu lainnya menyisir pantai dari Loang, Kecamatan Nagawutung hingga Riangdua, Kecamatan Nubatukan.

Koordinator Sapurindu Polikarpus Bala menjelaskan penetasan tukik secara alami kepada anak-anak dan wisatawan di Pantai Riangdua / Foto : BentaraNet

Bila menemukan ada penyu yang bertelur, mereka akan memindahkan telur ini ke tempat penetasan semi alami di pantai Riang Dua.

Setelah melewati masa inkubasi sekitar 40-60 hari di penetasan semi alami, telur penyu ini akan menetas. Setelah menetas, anak-anak penyu ini langsung dirilis ke laut.

Ado menejelaskan, di Kabupaten Lembata terdapat tiga jenis penyu yakni sisik, lekang dan hijau. Penyu-penyu ini terancam punah akibat perburuan selama ini oleh manusia, juga ancaman predator lainnya.

“Ini yang jadi alasan kenapa kami selalu berupaya untuk menyelamatkan penyu-penyu ini. Penyu ini kan termasuk hewan yang dilindungi,” ungkapnya.

Ado mengimbau seluruh masyarakat Lembata agar menjaga kelestarian penyu yang ada di Lembata.

Selain menjadi salah satu daya tarik wisata, kepedulian terhadap penyu juga dapat menyelamatkan hewan purba yang masih bertahan di muka bumi ini.

“Saya minta kepada seluruh masyarakat Lembata untuk stop berburu penyu, stop menangkap dan mengambil telur penyu. Karena penyu sekarang sudah dalam kondisi terancam punah,” pungkas mantan pemburu penyu ini. ***

Tags: Sapurindusave turtleSayang

Related Posts

Ini Proyeksi Pendapatan Rumah Walet di Kawasan Wisata Bukit Cinta

January 10, 2026

LEMBATA - Pembangunan rumah walet di kawasan wisata Bukit Cinta oleh Pemda Lembata menuai polemik di kalangan pelaku pariwiasata. Mereka...

Bangun Rumah Walet di Bukit Cinta, Bukti Pemda Lembata Gagal Kembangkan Pariwisata

January 10, 2026

LEMBATA - Pemerintah Kabupaten Lembata di bawah kepemimpinan Bupati Petrus Kanisius Tuaq mulai mengubah konsep destinasi wisata Bukit Cinta yang...

Anggota DPRD Lembata, John Batafor

Dukung Lomba Titi Jagung Antar OPD, John Batafor Bakal Boyong Wisatawan Asing

September 19, 2025

LEWOLEBA – Anggota DPRD Lembata, John Batafor, menilai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Otonomi Daerah Kabupaten Lembata tahun ini...

Penjabat Bupati Lembata : Festival Lamaholot Sedang Dievaluasi

October 23, 2024

LEMBATA - Penjabat Bupati Lembata, Paskalis Ola Tapobali, mengatakan, perhelatan Festival Lamaholot tahun 2024 saat ini sedang dievaluasi setelah berakhir...

Kecewa Berat! Festival Lamaholot 2024 Tinggalkan Luka Bagi Pelaku UMKM

Kecewa Berat! Festival Lamaholot 2024 Tinggalkan Luka Bagi Pelaku UMKM

October 21, 2024

LEMBATA - Setelah berlangsung selama empat hari, Festival Lamaholot di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur berakhir dengan kekecewaaan para UMKM...

Ini Kesan Festival Lamaholot 2024 Menurut Pelaku UMKM dan Penjabat Bupati Lembata

Ini Kesan Festival Lamaholot 2024 Menurut Pelaku UMKM dan Penjabat Bupati Lembata

October 20, 2024

LEMBATA – Penutupan Festival Lamaholot tahun 2024 berlangsung meriah. Jumlah pengunjung membludak saat penutupan Festival yang berlangsung tepat di akhir...

Next Post

Gempur Sampah di Paris, DLH Gandeng Kodim 1624/Flotim, OMK Rowido dan Trash Hero

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Polres Lembata Gandeng Pengelola SPBU Balauring Jaga Stabilitas Kamtibmas

3 days ago

Polres Lembata Ajak Pelaku Usaha Olahan Tuna Cegah Pencemaran Lingkungan

3 days ago

Cerita Anggota Koperasi TKBM Pelabuhan Lewoleba yang Dapat Penghargaan saat RAT

1 week ago
PT Indofish Makmur Sejati Bantah Monopoli Pasar Ikan di Lembata

PT Indofish Makmur Sejati Bantah Monopoli Pasar Ikan di Lembata

2 weeks ago

Polres Lembata Lakukan Penggalangan Jelang Perayaan Paskah 2026

3 weeks ago

Polres Lembata Lakukan Penggalangan Jelang Idul Fitri 1447 H

3 weeks ago
Tobotani Terima MBG 3T, Sambil Menanti Pembangunan Infrastruktur Dasar

Tobotani Terima MBG 3T, Sambil Menanti Pembangunan Infrastruktur Dasar

3 weeks ago

Popular News

  • Cerita Anggota Koperasi TKBM Pelabuhan Lewoleba yang Dapat Penghargaan saat RAT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Lembata : Eksplorasi Budaya Bawa Pesan Kejujuran untuk Anak Cucu & Lewotana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pre – Launching Pustaka Bambu Jadi Jembatan Masa Depan Anak-anak di Adonara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tobotani Terima MBG 3T, Sambil Menanti Pembangunan Infrastruktur Dasar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinkes Lembata Gelar Sosialisasi dan Anjangsana ke Tokoh Agama Sambut Hari AIDS Sedunia 1 Desember

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Produktivitas Sorgum di Lembata Meningkat Tapi Tidak Didukung Alsintan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Kirim E-mail :

Untuk kritik, saran dan pertanyaan lainnya, silahkan kirim pesan anda untuk BentaraNet di bentara.redaksi01@gmail.com

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Kami menyajikan berita akurat, mendalam dan edukatif untuk anda.

  • About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise

© 2023 - Bentara.net

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2023 - Bentara.net