• About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise
Friday, January 16, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Bentara
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bentara
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Theresia Tada Bahagia Dapat Bantuan Non Tunai dari Plan Indonesia Melalui KSP Kopdit Ankara

by BentaraNet
in Uncategorized
0
Pengungsi asal desa Lamawolo, Kecamatan Ile Ape Timur menerima bantuan non tunai sebesar Rp 1,2 juta dari Yayasan Plan Internasional Indonesia yang disalurkan KSP Ankara / Foto : BentaraNet

Pengungsi asal desa Lamawolo, Kecamatan Ile Ape Timur menerima bantuan non tunai sebesar Rp 1,2 juta dari Yayasan Plan Internasional Indonesia yang disalurkan KSP Ankara / Foto : BentaraNet

0
SHARES
469
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lewoleba – Theresia Tada, warga desa Lamawolo, Kecamatan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya saat menerima bantuan non tunai sebesar Rp 1,2 juta dari Yayasan Plan Internasional Indonesia yang disalurkan melalui Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Ankara.

Theresia merupakan satu di antara 610 kepala keluarga yang tersebar di 16 desa dan 5 kecamatan di Kabupaten Lembata yang menerima bantuan ini. 610 kepala keluarga ini terdampak banjir bandang dan longsor pada Minggu (4/4) lalu.

“Ini sangat membantu. Saat ini kami tidak punya apa-apa, rumah kami rusak total diterjang banjir. Terimakasih kepada (Yayasan) Plan Internasional (Indonesia) dan Koperasi Ankara sudah membantu meringankan beban kami,” kata Theresia saat menerima bantuan ini di halaman sekolah SMP Negeri 1 Nubatukan, Lewoleba, Senin (24/5).

Theresia akan memanfaatkan bantuan non tunai ini untuk keperluan mendasar dan mendesak untuk mengatasi kesulitan yang mereka hadapi pasca bencana hebat ini.

Total bantuan sebesar Rp 1,2 miliar ini bersumber dari START Fund, sebuah konsorsium internasional yang terdiri dari 42 Lembaga non profit yang bergerak untuk memperkuat sistem bantuan kemanusiaan, serta melalui pendanaan sponsorship Plan Internasional dan  local fundraising.

General Manager KSP Kopdit Ankara, Yulius Plea menjelaskan, metode penyaluran bantuan non tunai ini dilakukan dengan membuka tabungan harian sebesar Rp 1,2 juta per kepala keluarga. Bantuan ini tercatat sebagai Simpanan Bunga Harian (SIBUHAR) pada KSP Kopdir Ankara.

“Bantuan tersebut bisa diambil saat distribusi jika dibutuhkan dan apabila belum ada keperluan mendesak maka uang tersebut tetap ada di rekening Kopersi Ankara yang tetap tercatat sebagai Simpanan Bunga Harian,” kata Yulius.

RelatedPosts

Pemda Lembata Diminta Hapus Kebijakan Pembatasan Ayam Beku di Tengah Kesulitan Dapur MBG

January 15, 2026

Dapur MBG di Lembata Kesulitan Bahan Baku, Terutama Daging Ayam

January 15, 2026

Yulius menjelaskan, penyaluran bantuan ini berjalan dengan lancar secara bertahap di 16 desa ini sejak Jumat (16/4) lalu. Dia berharap bantuan ini dapat dimanfatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan dasar para penyintas, korban banjir bandang dan longsor di Lembata.

“Bantuan ini kita harapkan bisa disesuaikan dengan kebutuhan-kebutuhan para penyintas yang mendasar. Kita tahu bahwa banjir bandang kemarin mereka kehilangan begitu banyak harta benda bahkan sanak keluarga,” kata Yulius.

Pengungsi menerima bantuan non tunai sebesar Rp 1,2 juta dari Yayasan Plan Internasional Indonesia / Sumber Foto : Yayasan Plan Internasional Indonesia

HRP Program Coordinator dari Yayasan Plan Internasional Indonesia, Vransiscus Saverius mengatakan, berdasarkan pantauan mereka, sebagian besar masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor telah kembali ke pengungsian mandiri seperti pondok-pondok darurat yang mereka bangun di kebun dan rumah keluarga mereka di Kota Lewoleba.

Sementara sebagian lainnya masih bertahan di beberapa titik pengungsian. “Oleh karena itu kita terus berupaya untuk memberikan dukungan meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana,” kata Vransiscus.

Melalui mekanisme bantuan non tunai, Yayasan Plan Internasional Indonesia juga memberikan bantuan yang difokuskan pada tiga sektor yaitu pendidikan di masa darurat, perlindungan anak di masa darurat dan penyaluran air bersih dan sanitasi.

Beberapa bantuan yang diberikan ini berupa penyediaan 9 pusat cuci tangan di pengungsian, distribusi 30 unit yang tersebar di 16 desa, penyaluran 750 paket hunian darurat dan manajemen kebersihan menstruasi, serta 1.221 perlengkapan sekolah bagian anak dampingan Plan Indonesia.

“Bantuan yang diberikan telah menyesuaikan dengan kondisi dan kendala di lapangan. Di antaranya, termasuk tidak adanya peralatan rekreasi yang tersedia untuk anak, nihilnya mekanisme pelaporan perlindungan anak, juga tidak adanya bantuan pembelajaran bagi anak-anak dari pemerintah atau agensi lain hingga saat ini,” kata Vransiscus.

Plan Indonesia juga terus berkoordinasi dengan pemerintah dan organisasi kemanusiaan setempat untuk memitigasi kendala ini. (Red)

Related Posts

Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

December 29, 2025

LEMBATA – Pemerintah pusat terus berupaya melahirkan berbagai program strategis di tengah kebijakan efisiensi anggaran oleh Presiden Prabowo Subianto. Beberapa...

Rayakan HUT Otda ke-26, Pemda Lembata Siap Tampilkan Inovasi Kearifan Lokal

Rayakan HUT Otda ke-26, Pemda Lembata Siap Tampilkan Inovasi Kearifan Lokal

December 3, 2025

LEMBATA – Kritik publik mengenai perayaan Hari Ulang Tahun Otonomi Daerah (HUT Otda) Lembata ke-26 yang terkesan minimalis dan ‘sepi’ langsung...

Gali Peran Budaya Lokal dalam Perlindungan Anak, Plan Indonesia Gelar FGD Bersama Tokoh Adat & Pemdes

Gali Peran Budaya Lokal dalam Perlindungan Anak, Plan Indonesia Gelar FGD Bersama Tokoh Adat & Pemdes

November 24, 2025

LEMBATA – Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) menyelenggarakan kegiatan Diskusi Kelompok Terarah terkait Budaya Lokal dalam Mendukung Perlindungan Anak...

Sektor Pariwisata Sebagai Pendorong Ekonomi Lokal di Nagekeo

October 24, 2025

NAGEKEO _ Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Nagekeo, Drs. Immanuel Ndun, M.Si., mewakili Bupati Nagekeo secara resmi membuka kegiatan...

Bupati Simplisius Bertemu Anggota DPR RI Anitha Gah Bahas Fasilitas Sekolah di Nagekeo

October 23, 2025

NAGEKEO _ Bupati Nagekeo Simplisius Donatus, didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Drs.Imanuel Ndun, M.Si  dan Kadis Transmigrasi dan Ketenagakerjaan, Petrus Aurelius...

Negara Rugi Rp 97,81 Triliun! Siapa Ambil Untung Dari Peredaran Rokok Ilegal di Lembata

Negara Rugi Rp 97,81 Triliun! Siapa Ambil Untung Dari Peredaran Rokok Ilegal di Lembata

October 17, 2025

LEMBATA – Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Lembata kian meresahkan. Mobil-mobil box bergerak bebas tanpa pengawasan dari kios ke kios,...

Next Post
Cerita Istri Korban yang Ditabrak Camat Buyasuri Gunakan Mobil Dinas

Cerita Istri Korban yang Ditabrak Camat Buyasuri Gunakan Mobil Dinas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Dapur MBG di Lembata Kesulitan Bahan Baku, Terutama Daging Ayam

1 day ago

Dapur MBG 03 Lembata Diresmikan, Jadi SPPG Contoh Capai Target Indonesia Emas 2045

3 days ago

Ini Proyeksi Pendapatan Rumah Walet di Kawasan Wisata Bukit Cinta

5 days ago

Bangun Rumah Walet di Bukit Cinta, Bukti Pemda Lembata Gagal Kembangkan Pariwisata

6 days ago

Lima kali bukan kebetulan: PN Lembata kembali percayakan Posbakum ke LBH SIKAP

7 days ago
Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

7 days ago

Dana Desa 2026 di Lembata Terkoreksi, Ada Desa yang Hanya Dapat Rp 219 Juta

1 week ago

Popular News

  • Dapur MBG 03 Lembata Diresmikan, Jadi SPPG Contoh Capai Target Indonesia Emas 2045

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dapur MBG di Lembata Kesulitan Bahan Baku, Terutama Daging Ayam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bangun Rumah Walet di Bukit Cinta, Bukti Pemda Lembata Gagal Kembangkan Pariwisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Proyeksi Pendapatan Rumah Walet di Kawasan Wisata Bukit Cinta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemda Lembata Diminta Hapus Kebijakan Pembatasan Ayam Beku di Tengah Kesulitan Dapur MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Kirim E-mail :

Untuk kritik, saran dan pertanyaan lainnya, silahkan kirim pesan anda untuk BentaraNet di bentara.redaksi01@gmail.com

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Kami menyajikan berita akurat, mendalam dan edukatif untuk anda.

  • About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise

© 2023 - Bentara.net

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2023 - Bentara.net

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In