• About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise
Saturday, January 3, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Bentara
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bentara
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Komisi I DPRD Lembata Dorong Pembentukan Kecamatan Ile Ape Barat & Ile Ape

by BentaraNet
in Uncategorized
0
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lembata, Yosep Boli Muda / Foto : BentaraNet

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lembata, Yosep Boli Muda / Foto : BentaraNet

0
SHARES
373
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lewoleba – Komisi I DPRD Kabupaten Lembata mendorong pembubaran Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur, lalu membentuk dua kecamatan baru yakni Ile Ape Barat dan Ile Ape.

Wacana ini muncul menyusul rencana pemerintah merelokasi warga sembilan desa di Kecamatan Ile Ape Timur yang masuk dalam zona merah rawan bencana Erupsi Gunung Api Ile Lewotolok dan longsor serta banjir bandang.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lembata, Yosep Boli Muda mengatakan hal ini kepada BentaraNet di gedung DPRD Kabupaten Lembata, Kota Lewoleba pada Senin, 18 Juli 2022.

Dia mengatakan, sudah saatnya warga di sembilan desa ini harus direlokasi ke tempat yang lebih aman, belajar dari tiga penanganan bencana besar yang melanda desa-desa di kaki Gunung Api Ile Lewotolok.

Tiga bencana tersebut yakni bencana gempa bumi yang menyebabkan longsor pada tahun 2017, erupsi Gunung Api Ile Lewotolok pada tahun 2020 dan banjir bandang akibat siklon tropis seroja pada tahun 2021.

“Kalau zona merah apa pun terjadi harus keluar dari daerah itu. Berarti hilang dari Kecamatan Ile Ape dengan catatan desa-desa yang ada itu harus memilih di wilayah yang lebih aman. Wilayah yang lebih aman itu berarti di Ile Ape,” kata Yosep.

Dia menjelaskan jika sembilan desa di Kecamatan Ile Ape Timur ini bergabung ke wilayah Kecamatan Ile Ape, maka secara administrasi desa dan kecamatan Ile Ape Timur bubar dan bergabung dengan Kecamatan Ile Ape.

RelatedPosts

Anggota DPRD Lembata, John Batafor

John Batafor Ungkap Potensi Pelanggaran Hukum dalam Ranperda Retribusi Lembata, Dorong Pemda Bentuk BUMD & Cari PAD Tanpa Bebani Rakyat

October 29, 2025
Rapat Gabungan Komisi DPRD Kabupaten Lembata, Selasa (28/10/2025) / Foto : BentaraNet

Fraksi NasDem Walkout dari Rapat DPRD Lembata, Protes Pembatalan Kesepakatan Tarif Bajak Lahan Pertanian

October 28, 2025

Setelah mengalami penggabungan, desa-desa ini akan dibentuk ulang, lalu akan dipisahkan melalui pembentukan dua kecamatan baru yakni Kecamatan Ile Ape dan Kecamatan Ile Ape Barat.

“Nanti baru ini ada dua. Desa yang selama ini Ile Ape nanti dia tetap Ile Ape, ditambah dengan desa-desa dari Ile Ape Timur yang pindah ke Ile Ape. Lalu (sebagian) desa-desa yang dulu di Ile Ape dan juga dari Ile Ape Timur nanti masuk ke kecamatan baru menjadi Kecamatan Ile Ape Barat” ucap Yosep.

Dia menjelaskan sejauh ini sudah ada pemilik lahan di Kecamatan Ile Ape yang bersedia menyerahkan lahannya untuk relokasi warga dari Kecamatan Ile Ape Timur. Salah satunya di Lagadop seluas 10 hektar.

Meski demikan, wacana ini lanjut Yosep, perlu dibicarakan secara tuntas bersama seluruh elemen masyarakat di dua kecamatan ini mulai dari pemerintah desa, tokoh masyarakat dan pemangku adat serta elemen masyarakat lainnya.

“Tapi mesti dua kecamatan ini duduk bersama dan musyawarah bersama untuk membicarakan satu bahasa kita bagi gabung dan baru,” kata Yosep.

Dia mengatakan masyarakat Ile Ape secara keseluruhan memiliki kesamaan kultur. Sehingga baginya, tidak sulit untuk melakukan penggabungan pembubaran dan pemekaran wilayah kecamatan baru, sejauh mendapat persetujuan dari seluruh elemen masyarakat.

“Ikatan emosional kultur masyarakat Ile Ape dan Ile Ape Timur itu kan sama,” ungkapnya.

Saat ini, Komisi I DPRD Kabupaten Lembata berencana akan membawa wacana ini ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dilengkapi dengan draft rencana yang komprehensif.

Oleh karena itu, dia menjelaskan, Komisi I DPRD Kabupaten Lembata telah mengusulkan agar sebelum melakukan konsultasi ke Kemendagri, draft ini sudah disusun bersama oleh DPRD dan Pemda Lembata.

“Menurut saya itu jalan terbaik. Karena zona merah itu Ile Ape itu,” pungkasnya. ***

Tags: banjir bandangDPRD LembataErupsi Gunung ApiheadlineLongsorRelokasiYosep Boli Muda

Related Posts

Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

December 29, 2025

LEMBATA – Pemerintah pusat terus berupaya melahirkan berbagai program strategis di tengah kebijakan efisiensi anggaran oleh Presiden Prabowo Subianto. Beberapa...

Rayakan HUT Otda ke-26, Pemda Lembata Siap Tampilkan Inovasi Kearifan Lokal

Rayakan HUT Otda ke-26, Pemda Lembata Siap Tampilkan Inovasi Kearifan Lokal

December 3, 2025

LEMBATA – Kritik publik mengenai perayaan Hari Ulang Tahun Otonomi Daerah (HUT Otda) Lembata ke-26 yang terkesan minimalis dan ‘sepi’ langsung...

Gali Peran Budaya Lokal dalam Perlindungan Anak, Plan Indonesia Gelar FGD Bersama Tokoh Adat & Pemdes

Gali Peran Budaya Lokal dalam Perlindungan Anak, Plan Indonesia Gelar FGD Bersama Tokoh Adat & Pemdes

November 24, 2025

LEMBATA – Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) menyelenggarakan kegiatan Diskusi Kelompok Terarah terkait Budaya Lokal dalam Mendukung Perlindungan Anak...

Sektor Pariwisata Sebagai Pendorong Ekonomi Lokal di Nagekeo

October 24, 2025

NAGEKEO _ Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Nagekeo, Drs. Immanuel Ndun, M.Si., mewakili Bupati Nagekeo secara resmi membuka kegiatan...

Bupati Simplisius Bertemu Anggota DPR RI Anitha Gah Bahas Fasilitas Sekolah di Nagekeo

October 23, 2025

NAGEKEO _ Bupati Nagekeo Simplisius Donatus, didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Drs.Imanuel Ndun, M.Si  dan Kadis Transmigrasi dan Ketenagakerjaan, Petrus Aurelius...

Negara Rugi Rp 97,81 Triliun! Siapa Ambil Untung Dari Peredaran Rokok Ilegal di Lembata

Negara Rugi Rp 97,81 Triliun! Siapa Ambil Untung Dari Peredaran Rokok Ilegal di Lembata

October 17, 2025

LEMBATA – Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Lembata kian meresahkan. Mobil-mobil box bergerak bebas tanpa pengawasan dari kios ke kios,...

Next Post

Sayur yang Beredar di Lembata Mengandung Residu Pestisida

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

5 days ago

Kapal Pelni Tolak Pengiriman Ikan ke Kupang, Pedagang di Lembata Rugi Puluhan Juta

2 weeks ago
Buka Jejaring Pasar, Bupati Lembata: Diaspora adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan dan Hasil Laut NTT

Buka Jejaring Pasar, Bupati Lembata: Diaspora adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan dan Hasil Laut NTT

3 weeks ago

Geram! Puluhan Tahun Sertifikat SMPN 2 Boawae Tak Kunjung Selesai. Ahli Waris: Kami Ambil Pulang.
‎

3 weeks ago

Besok Sabtu Dinas Pangan Gelar Pasar Murah Jenang HUT Nagekeo ke-18 di Pasar Danga

4 weeks ago
Ketua DPC Kongres Advokat Indonesia untuk Flores Timur dan Lembata, Juprians Lamablawa / Foto : BentaraNet


UMKM Diintimitasi dengan Pasal Pidana, Kongres Advokat Indonesia Buka Posko Pengaduan di Lembata

4 weeks ago
Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

4 weeks ago

Popular News

  • Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

    Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Puncak Arus Balik di Pelabuhan Laut Lewoleba Pada 03-04 Januari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal Pelni Tolak Pengiriman Ikan ke Kupang, Pedagang di Lembata Rugi Puluhan Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Geram! Puluhan Tahun Sertifikat SMPN 2 Boawae Tak Kunjung Selesai. Ahli Waris: Kami Ambil Pulang.
    ‎

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fantasi Ende Akan Beroperasi Besok, Yuk! Intip Harga Tiketnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persebata Tolak Tawaran Akuisisi Rp 1,5 Miliar, Pilih Jaga Nama Lembata dan NTT di Liga 3

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Kirim E-mail :

Untuk kritik, saran dan pertanyaan lainnya, silahkan kirim pesan anda untuk BentaraNet di bentara.redaksi01@gmail.com

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Kami menyajikan berita akurat, mendalam dan edukatif untuk anda.

  • About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise

© 2023 - Bentara.net

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2023 - Bentara.net

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In