• About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise
Saturday, January 3, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Bentara
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bentara
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Nasib Tak Tentu Dibawah Kongregasi CB, 18 Guru Honor SDK 1 Tarsisius Lewoleba Mogok

by BentaraNet
in Pendidikan
0
Suasana SDK 1 St Tarsisius / Foto : BentaraNet

Suasana SDK 1 St Tarsisius / Foto : BentaraNet

0
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lewoleba – Sebanyak 18 guru honor yang mengajar di SDK 1 Santo Tarsisius Lewoleba Kabupaten Lembata melakukan aksi mogok mengajar di sekolah tersebut mulai Jumat, 22 Juli 2022.

Aksi mogok ini mereka lakukan karena nasib mereka tak tentu, setelah sekolah ini diambil alih Susteran Kongregasi CB Regio Indonesia Timur dibawah Yayasan Maria Bintang Samudra dari Yayasan Pendidikan Umat Katolik Lembata (Yapendukkem).

Status mereka sebagai pegawai tetap Yapenduklem setelah bertahun-tahun mengajar disekolah ini, tidak berlaku lagi dibawah Yayasan Maria Bintang Samudra. Bahkan Yayasan Maria Bintang Samudra dinilai menerbitkan aturan yang justru membuat nasib mereka semakin tidak tentu.

“Waktu pertemuan, mereka bacakan AD/ART Yayasan Maria Bintang Samudra. Di situ ada sekitar 40 an pasal tapi tidak ada satu pasal pun perahlian kami dari pegawai tetap Yapenduklem ke Yayasan Maria Bintang Samudra,” kata salah seorang guru honor yang enggan disebutkan namanya.

Tidak hanya guru honor, beberapa pegawai tata usaha dan cleaning services di sekolah ini pun melakukan aksi mogok. Aksi mogok ini tampak mengganggu suasana belajar di sekolah ini.

Pantauan BentaraNet pada Jumat, 22 Juli 2022, siswa-siswi di sekolah ini masih bermain di halaman sekolah. Sementara hingga pukul 07.30 para suster Yayasan MBS masih menggelar rapat bersama para guru yang berstatus PNS.

Selain ketidakjelasan status, para guru honor ini juga merasa tidak puas dengan aturan yang ditetapkan Yayasan Maria Bintang Samudra. Satu di antaranya adalah tidak boleh mengikuti seleksi CPNS selama mengajar di sekolah ini.

RelatedPosts

Pensiun Dini Bagi ASN yang Ikut Pilkada Harus Sesuai Regulasi

Pensiun Dini Bagi ASN yang Ikut Pilkada Harus Sesuai Regulasi

April 23, 2024

Bekuk Minta Kapolres Lembata Dicopot

January 9, 2023

“Kalau ikut tes PNS berarti harus mengundurkan diri. Kalau tidak ada nasib, baru lamar lagi. Tapi kan kami tidak mungkin diterima, karena kalau misalnya seleksi PNS sampai pengumuman akhir waktunya satu bulan, pasti ada guru baru yang mengisi kekosongan kelas belajar selama kami mengundurkan diri,” ujar guru tersebut.

“Lalu setiap tahun kami harus melamar ulang di sekolah ini. Setelah habis kontrak kami lamar lagi jadi belum tentu diterima kalau kami lamar lagi di sekolah ini,” lanjutnya.

Jika tidak menyetujui aturan ini, para guru honor dipersilahkan untuk menyampaikan surat pengunduran diri dan ‘angkat kaki’ dari sekolah tersebut. “Ini kan sakit hati kami kalau diperlakukan seperti ini,” ungkap guru ini.

Para guru honor merasakan ketidakadilan dari aturan yang ditetapkan oleh Yayasan Maria Bintang Samudra, setelah bertahun-tahun mereka mengabdikan diri di sekolah ini dengan honor seadanya dari komite sekolah.

Sementara itu, para orangtua atau wali dari para siswa di sekolah ini mengkau khawatir dengan nasib anak-anak mereka. Menurut mereka, Yayasan Maria Bintang Samudra justru telah memberikan dampak yang buruk terhadap KBM di sekolah ini beserta seluruh aturan yang mengabaikan jasa para guru honor ini.

“Mereka itu (guru honor) bukan hanya mendidik tetapi juga mengabdi dengan hati. Sekarang kenyataan hari ini semua guru-guru honor tidak masuk ini. Lalu bagaimana mereka mengabdi selama ini bertahun-tahun?” kata Yosep Boli Muda, salah satu orangtua siswa SDK 1 St Tarsisius.

“Jangan guru-guru ini diobok-obok. Biarkan mereka mengabdi di sini seperti dulu. Honor juga begitu tapi mereka mengabdi dengan senang hati,” lanjutnya.

Para suster dari Kongregasi CB Regio Indonesia Timur dibawah Yayasan MBS tidak mau memberikan keterangan saat dikonfirmasi BentaraNet. Sementara itu Sr Mary Grace, CB sebagai dewan pimpinan Kongregasi CB Regio Indonesia Timur belum berhasil dihubungi BentaraNet terkait persoalan ini.

Sekolah SDK 1 St Tarsisius Lewoleba sebelumnya dikelola oleh Yapenduklem Keuskupan Larantuka. Setelah melalui polemik panjang, sekolah ini akhirnya diserahkan pengelolaannya ke Kongregasi CB Regio Indonesia Timur dibawah Yayasan Maria Bintang Samudra pada Kamis 14 Juli 2022n di Aula Paroki Santa Maria Banneaux Lewoleba dengan dalil peningkatan mutu pendidikan. ***

Tags: headlineKeuskupan LarantukaKongregasi CBYapenduklemYosep Boli Muda

Related Posts

Monitoring Revitalisasi Sekolah di Lembata, Wabup Nasir Tegaskan Kepatuhan Standar Pembangunan

Monitoring Revitalisasi Sekolah di Lembata, Wabup Nasir Tegaskan Kepatuhan Standar Pembangunan

December 3, 2025

LEMBATA - Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, melakukan monitoring lanjutan terhadap pembangunan gedung sekolah penerima Dana Revitalisasi Satuan Pendidikan...

Tinjau Proyek Revitalisasi dan Rehabilitasi Sekolah di Buyasuri, Wabup Nasir Tekankan Kualitas Material dan Standar Teknis

Tinjau Proyek Revitalisasi dan Rehabilitasi Sekolah di Buyasuri, Wabup Nasir Tekankan Kualitas Material dan Standar Teknis

December 3, 2025

LEMBATA - Setelah meninjau sejumlah proyek pendidikan di Kecamatan Nagawutung, Wakil Bupati Lembata Muhamad Nasir kembali melakukan kunjungan kerja ke...

Wakil Bupati Lembata : Guru Adalah Pilar Pembangunan Manusia

Wakil Bupati Lembata : Guru Adalah Pilar Pembangunan Manusia

December 3, 2025

LEMBATA – Wakil bupati Lembata NTT, Haji Muhamad Nasir Laode, S.Sos menyebut guru sebagai pilar pembangunan manusia.Ungkapan ini dikatakan Wabup...

Bupati Lembata : Guru Ibarat Matahari selalu Memberi Terang dan tidak Pernah Meminta Balasan

Bupati Lembata : Guru Ibarat Matahari selalu Memberi Terang dan tidak Pernah Meminta Balasan

December 3, 2025

LEMBATA – Bupati Lembata NTT Petrus Kanisius Tuaq angkat bicara terkait peringatan hari guru Nasional dan HUT PGRI ke 80...

Satpol PP Sambangi MTSN 2 Lembata saat Peringatan HGN, Ini yang Mereka Lakukan!

Satpol PP Sambangi MTSN 2 Lembata saat Peringatan HGN, Ini yang Mereka Lakukan!

November 25, 2025

LEMBATA – Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) di MTS Negeri 2 Lembata pada Selasa (25/11/2025) berlangsung meriah. Usai upacara apel...

Wakil Bupati Nagekeo Tinjau Progres Revitalisasi Pendidikan di 5 SMP

November 6, 2025

NAGEKEO _ Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, meninjau langsung progres pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di 5 (lima)...

Next Post

Petani di Lembata Bantah Gunakan Pupuk & Pestisida Berlebihan pada Tanaman Sayur

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

5 days ago

Kapal Pelni Tolak Pengiriman Ikan ke Kupang, Pedagang di Lembata Rugi Puluhan Juta

2 weeks ago
Buka Jejaring Pasar, Bupati Lembata: Diaspora adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan dan Hasil Laut NTT

Buka Jejaring Pasar, Bupati Lembata: Diaspora adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan dan Hasil Laut NTT

3 weeks ago

Geram! Puluhan Tahun Sertifikat SMPN 2 Boawae Tak Kunjung Selesai. Ahli Waris: Kami Ambil Pulang.
‎

3 weeks ago

Besok Sabtu Dinas Pangan Gelar Pasar Murah Jenang HUT Nagekeo ke-18 di Pasar Danga

4 weeks ago
Ketua DPC Kongres Advokat Indonesia untuk Flores Timur dan Lembata, Juprians Lamablawa / Foto : BentaraNet


UMKM Diintimitasi dengan Pasal Pidana, Kongres Advokat Indonesia Buka Posko Pengaduan di Lembata

4 weeks ago
Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan

4 weeks ago

Popular News

  • Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

    Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Puncak Arus Balik di Pelabuhan Laut Lewoleba Pada 03-04 Januari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal Pelni Tolak Pengiriman Ikan ke Kupang, Pedagang di Lembata Rugi Puluhan Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Geram! Puluhan Tahun Sertifikat SMPN 2 Boawae Tak Kunjung Selesai. Ahli Waris: Kami Ambil Pulang.
    ‎

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fantasi Ende Akan Beroperasi Besok, Yuk! Intip Harga Tiketnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persebata Tolak Tawaran Akuisisi Rp 1,5 Miliar, Pilih Jaga Nama Lembata dan NTT di Liga 3

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Kirim E-mail :

Untuk kritik, saran dan pertanyaan lainnya, silahkan kirim pesan anda untuk BentaraNet di bentara.redaksi01@gmail.com

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Kami menyajikan berita akurat, mendalam dan edukatif untuk anda.

  • About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise

© 2023 - Bentara.net

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2023 - Bentara.net

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In