• About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise
Friday, January 16, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Bentara
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bentara
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Terumbu Karang Hancur Pulau Siput Awololong Terancam

by BentaraNet
in Uncategorized
0
Seorang penyelam dari relawan Komunitas Taman Daun meletakkan media tanam terumbu karang di sekitar serpihan koral yang rusak di sekitar Pulau Siput Awololong / Foto : BentaraNet

Seorang penyelam dari relawan Komunitas Taman Daun meletakkan media tanam terumbu karang di sekitar serpihan koral yang rusak di sekitar Pulau Siput Awololong / Foto : BentaraNet

0
SHARES
573
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lewoleba – Ada satu hal yang cukup mengejutkan sekaligus menyedihkan saat relawan Komunitas Taman Daun melakukan transplantasi terumbu karang di sekitar Pulau Siput Awololong, Kabupaten Lembata pada Kamis (22/10) lalu. Di dasar laut sekitar pulau onggokan pasir putih itu tidak ada lagi gugusan terumbu karang.

Yang tersisa hanya patahan terumbu karang yang berserakan dimana-mana. “Sebagian patahan lainnya bisa jadi tersapu ombak ke tempat lain,” kata Koordinator Relawan Taman Daun, John S J Batafor kepada BentaraNet, Senin (26/10/2020).

“Teman-teman bisa lihat kalau pernah ke Awololong itu banyak patahan karang berserakan di atas pasir pulau siput. Sementara di sisi lain pasir pulau siput ini dengan mudah disapu gelombang ke dasar laut tanpa ada penahan yang sebenarnya merupakan fungsi dari terumbu karang ini,” lanjut John

Kondisi ini menurut John yang menyebabkan kenapa saat ini Pulau Siput Awololong terancam abrasi dan terlihat lebih kecil dari sebelumnya. Laut di sekitarnya pun tampak mulai dangkal. “Karena pasir pulau tersapu dengan mudah ke laut dalam,” tandas John.

Dasar laut sendiri tampak keruh akibat reaksi pasir terhadap gerakan yang menyebabkan gelombang sekecil apa pun. Hal ini disebabkan karena terumbu karang sudah tidak ditemukan lagi di dasar laut sekitar Pulau Siput Awololong.

“Bahkan kalau kita selam di tempat yang dalam itu air lautnya sangat keruh dan pandangan kita tidak jauh. Gelap dan keruh karena tidak ada terumbu karang. Ikan-ikan juga jarang di situ,” ungkap John.

Padahal, sekitar 20 tahun lalu, para penyelam masih menemukan gugusan terumbu karang yang membentang luas antara Pulau Siput Awololong dan bibir pantai teluk Lewoleba. “Dulu masih SD, kami biasa berenang itu banyak terumbu karang, air lautnya juga jernih,” kata Ethos Liman, warga Lewoleba yang juga anggota Komunitas Taman Daun.

RelatedPosts

Pemda Lembata Diminta Hapus Kebijakan Pembatasan Ayam Beku di Tengah Kesulitan Dapur MBG

January 15, 2026

Dapur MBG di Lembata Kesulitan Bahan Baku, Terutama Daging Ayam

January 15, 2026

John memprediksikan aksi bom ikan yang sempat marak, tumpahan minyak dan aktifitas kapal nelayan selama dua dekade terakhir menjadi penyebab utama musnahnya terumbu karang ini.

Seorang anak membawa media tanam terumbu karang untuk diletakan di dasar laut sekitar Pulau Siput Awololong saat aksi transplantasi terumbu karang oleh Relawan Komunitas Taman Daun / Foto Istimewa

Meski demikian, John mengatakan, saat ini belum terlambat untuk mengembalikan biota laut di sekitar Pulau Siput ini seperti sediakala. Dua hari setelah aksi transplantasi terumbu karang ini dilakukan, mereka menemukan banyak ikan kecil sudah mulai bermain di sekitar area ini.

“Setelah dua hari transplantasi, waktu kami monitoring dan ternyata bahwa sudah banyak ikan yang datang dan berlindung di sela-sela media tanam. Artinya ikan-ikan kecil ini merasa sudah punya rumah,” ungkapnya.

John menganalogikan terumbu karang yang hancur ini ibarat pemukiman warga yang hancur lebur akibat bom.

“Lalu tiba-tiba orang datang bangun rumah untuk kita. Reaksi ikan-ikan itu pun pasti sama seperti reaksi kita manusia yang dapat rumah baru setelah rumah kita hancur dibom. Artinya ikan-ikan ini selama ini kehilangan tempat berlindung,” imbuh John.

John mengajak semua orang untuk dengan caranya masing-masing menjaga dan melestarikan ekosistem laut tidak hanya di sekitar Pulau Siput Awololong. Sebanyak 250 substrat atau media tanam terumbu karang dilepas relawan Komunitas Taman Daun di sekitar lokasi ini.

“Mari kita sama-sama berpikir untuk menitipkan yang baik bagi anak cucu kita untuk waktu yang akan datang,” pungkasnya. (Red)

Related Posts

Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

December 29, 2025

LEMBATA – Pemerintah pusat terus berupaya melahirkan berbagai program strategis di tengah kebijakan efisiensi anggaran oleh Presiden Prabowo Subianto. Beberapa...

Rayakan HUT Otda ke-26, Pemda Lembata Siap Tampilkan Inovasi Kearifan Lokal

Rayakan HUT Otda ke-26, Pemda Lembata Siap Tampilkan Inovasi Kearifan Lokal

December 3, 2025

LEMBATA – Kritik publik mengenai perayaan Hari Ulang Tahun Otonomi Daerah (HUT Otda) Lembata ke-26 yang terkesan minimalis dan ‘sepi’ langsung...

Gali Peran Budaya Lokal dalam Perlindungan Anak, Plan Indonesia Gelar FGD Bersama Tokoh Adat & Pemdes

Gali Peran Budaya Lokal dalam Perlindungan Anak, Plan Indonesia Gelar FGD Bersama Tokoh Adat & Pemdes

November 24, 2025

LEMBATA – Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) menyelenggarakan kegiatan Diskusi Kelompok Terarah terkait Budaya Lokal dalam Mendukung Perlindungan Anak...

Sektor Pariwisata Sebagai Pendorong Ekonomi Lokal di Nagekeo

October 24, 2025

NAGEKEO _ Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Nagekeo, Drs. Immanuel Ndun, M.Si., mewakili Bupati Nagekeo secara resmi membuka kegiatan...

Bupati Simplisius Bertemu Anggota DPR RI Anitha Gah Bahas Fasilitas Sekolah di Nagekeo

October 23, 2025

NAGEKEO _ Bupati Nagekeo Simplisius Donatus, didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Drs.Imanuel Ndun, M.Si  dan Kadis Transmigrasi dan Ketenagakerjaan, Petrus Aurelius...

Negara Rugi Rp 97,81 Triliun! Siapa Ambil Untung Dari Peredaran Rokok Ilegal di Lembata

Negara Rugi Rp 97,81 Triliun! Siapa Ambil Untung Dari Peredaran Rokok Ilegal di Lembata

October 17, 2025

LEMBATA – Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Lembata kian meresahkan. Mobil-mobil box bergerak bebas tanpa pengawasan dari kios ke kios,...

Next Post

Kurangi Pengangguran, Rumah Visi Indonesia Dorong Pemuda Jadi Entrepreneur

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Dapur MBG di Lembata Kesulitan Bahan Baku, Terutama Daging Ayam

23 hours ago

Dapur MBG 03 Lembata Diresmikan, Jadi SPPG Contoh Capai Target Indonesia Emas 2045

2 days ago

Ini Proyeksi Pendapatan Rumah Walet di Kawasan Wisata Bukit Cinta

5 days ago

Bangun Rumah Walet di Bukit Cinta, Bukti Pemda Lembata Gagal Kembangkan Pariwisata

6 days ago

Lima kali bukan kebetulan: PN Lembata kembali percayakan Posbakum ke LBH SIKAP

6 days ago
Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

6 days ago

Dana Desa 2026 di Lembata Terkoreksi, Ada Desa yang Hanya Dapat Rp 219 Juta

1 week ago

Popular News

  • Dapur MBG 03 Lembata Diresmikan, Jadi SPPG Contoh Capai Target Indonesia Emas 2045

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bangun Rumah Walet di Bukit Cinta, Bukti Pemda Lembata Gagal Kembangkan Pariwisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dapur MBG di Lembata Kesulitan Bahan Baku, Terutama Daging Ayam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Proyeksi Pendapatan Rumah Walet di Kawasan Wisata Bukit Cinta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemda Lembata Diminta Hapus Kebijakan Pembatasan Ayam Beku di Tengah Kesulitan Dapur MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Kirim E-mail :

Untuk kritik, saran dan pertanyaan lainnya, silahkan kirim pesan anda untuk BentaraNet di bentara.redaksi01@gmail.com

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Kami menyajikan berita akurat, mendalam dan edukatif untuk anda.

  • About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise

© 2023 - Bentara.net

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2023 - Bentara.net

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In