• About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise
Saturday, January 10, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Bentara
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bentara
No Result
View All Result
Home BudPar

Bangun Rumah Walet di Bukit Cinta, Bukti Pemda Lembata Gagal Kembangkan Pariwisata

by BentaraNet
in BudPar
0
Rumah walet yang dibangun Pemda Lembata di kawasan wisata Bukti Cinta / Foto : Istimewa

Rumah walet yang dibangun Pemda Lembata di kawasan wisata Bukti Cinta / Foto : Istimewa

0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LEMBATA – Pemerintah Kabupaten Lembata di bawah kepemimpinan Bupati Petrus Kanisius Tuaq mulai mengubah konsep destinasi wisata Bukit Cinta yang selama ini telah dibangun mendiang Bupati Eliyaser Yentji Sunur.

Selama pergantian pemimpin sejak meninggalnya Bupati Sunur pada 2021 silam, kawasan wisata yang menjadi kebanggaan masyarakat Lembata ini mulai tidak terurus.

Pelataran bukit cinta dengan penorama sunset sepanjang selat Solor tampak kumuh. Lokasi ini tidak lagi masuk dalam prioritas pembangunan pemerintah Lembata pasca era Yentji Sunur.

Sejak awal kepemimpinannya, Bupati Kanis sudah mewacanakan akan mengubah beberapa bangunan UMKM yang mubazir di kawasan wisata Bukit Cinta menjadi rumah burung walet.

Wacana yang ia lontarkan ini cukup mengejutkan banyak kalangan. Bagaimana mungkin sebuah kawasan wisata diubah menjadi peternakan burung yang konon bisa menghasilkan uang ratusan juta rupiah?

Menurutnya, kebijakan ini sejalan dengan program Nelayan Tani Ternak (NTT) yang menjadi leading sektor pembangunan di masa kepemimpinan Kanis – Nasir.

Rupanya ini bukan sekedar wacana. Pada Jumat (19/01/2026), Bupati Kanis meresmikan rumah walet di kawasan wisata Bukit Cinta Lembata. Peresmian ini dihadiri sejumpah pimpinan OPD lingkup Pemda Lembata dan praktisi ekonomi.

RelatedPosts

Sat Intelkam Polres Lembata Lakukan Wawancara dengan Penjabat Kades Tanjung Batu, Jaga Kondusivitas Menjelang Pilkades PAW

Sat Intelkam Polres Lembata Lakukan Wawancara dengan Penjabat Kades Tanjung Batu, Jaga Kondusivitas Menjelang Pilkades PAW

November 6, 2025
Sambutan HUT ke-26 Otda, Bupati Lembata Ajak Masyarakat Bersatu untuk Meningkatkan Daya Saing

Sambutan HUT ke-26 Otda, Bupati Lembata Ajak Masyarakat Bersatu untuk Meningkatkan Daya Saing

October 22, 2025

Sebuah bangunan sebagai rumah burung walet yang berdiri megah tepat di samping bangunan UMKM lainnya resmi beroperasi.

Bangunan ini memiliki banyak lubang di dinding sebagai akses keluar masuk burung walet. Dari dalam bangunan ini terdengar suara burung buatan yang melengking untuk menarik burung walet.

Pelaku pariwisata Lembata Vincent Halimaking menilai pembangunan rumah walet di Bukit Cinta menunjukan pemerintah sedang gagal mengembangkan kawasan pariwisata di sebelah barat Kota Lewoleba ini.

Menurutnya, rumah walet sama sekali tidak memberi daya tarik untuk kawasan wisata Bukit Cinta yang selama ini justru menawarkan ketenangan suasana di antara sayup-sayup deburan ombak.

“Apa yang menarik dari burung walet ini. Justru suara buatan untuk menarik burung masuk ke dalam bangunan itu yang membuat orang tidak nyaman. Apalagi sarang burung walet ini kan hampir di semua desa orang budidaya. Jadi ini tidak menarik tapi justru mengganggu,” kata Vincent.

Ia bahkan menilai bahwa langkah pemerintah membangun rumah walet di kawasan ini merupakan sebuah rencana alih fungsi kawasan, bukan proses integrasi wisata edukasi.

Menurutnya, kehadiran rumah burung walet ini membuat pemerintah justru enggan mempromosikan kawasan ini, karena sudah ada tambahan penghasilan dari rumah walet.

“Itu tidak alami. Itu alih fungsi. Bagaimana mungkin sebuah kawasan wisata diwarnai dengan hilir mudik orang urus burung walet. Berapa lama orang memasang bunyi-bunyian itu untuk mendatangkan burung walet?” ujarnya.

Vincent justru mendorong pemerintah untuk membenahi transportasi, mememperbaiki infrastruktur, mengubah bangunan UMKM yang mubazir menjadi homestay, menguatkan promosi dan even di kawasan ini untuk menarik wisatawan lokal maupun luar daerah.

“Saya merasa bahwa kita sedang membuang anggaran yang banyak lalu kita merubahnya menjadi sarang burung walet, berarti ada biaya yang dikeluarkan untuk mendesain ulang bangunan itu untuk bisa menyesuaikan dengan kebutuhan burung walet,” ucapnya.

“Cobalah kira mendesain ulang tempat itu menjadi homestay, tingkatkan promosinya, perbaiki sanitasi, fasilitas air bersih dan penerangan, supaya orang itu nyaman ke sana menikmati sunset bahkan sampai malam,” lanjutnya.

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kabupaten Lembata, Kris Molan dalam laporannya saat acara peresmian mengatakan, pembangunan rumah walet merupakan salah satu upaya strategis dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam guna mendukung peningkatan perekonomian masyarakat.

Dengan pendekatan pariwisata berkelanjutan, pembangunan rumah walet tidak hanya berfungsi sebagai sarana produksi, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai bagian dari wisata edukasi dan agrowisata yang memberi nilai tambah bagi kawasan tersebut.

“Usaha sarang burung walet memiliki nilai ekonomis yang tinggi serta prospek yang menjanjikan apabila dikelola secara terencana, terpadu dan berkelanjutan. Pengelolaan rumah walet yang baik juga dapat disinergikan dengan pengembangan sektor pariwisata berbasis alam dan edukasi,” kata Kris.

Lebih lanjut ia juga mengatakan bahwa pengembangan rumah walet yang terintegrasi dengan konsep pariwisata diharapkan mampu menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar, di anranya, penyediaan jasa pemandu wisata, produk olahan dan cenderamata, serta peningkatan usaha mikro dan kreatif lokal.

Ia bahkan memproyeksikan penjualan berdasarkan pengalaman pelaku usaha burung walet bisa mencapai Rp 96 juta per tahun, dengan asumsi populasi walet dalam jangka waktu enam bulan sebanyak kurang lebih 500 ekor.

Waktu mulai panen dapat dioptimalkan tahun kedua dengan asumsi jika rata rata panen bulanan sebanyak 1  kg, dengan harga  jual Rp 8 juta/kg, maka total penjualan per tahun sebesar Rp 96 juta.

“Diharapkan hasil pembangunan ini dapat dimanfaatkan secara optimal serta memberikan manfaat ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar,” ucapnya. (BN/001)

Tags: BCLBukit Cinta LembataKanis TuaqKris MolanPariwistaPemda LembataRumah Walet

Related Posts

Anggota DPRD Lembata, John Batafor

Dukung Lomba Titi Jagung Antar OPD, John Batafor Bakal Boyong Wisatawan Asing

September 19, 2025

LEWOLEBA – Anggota DPRD Lembata, John Batafor, menilai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Otonomi Daerah Kabupaten Lembata tahun ini...

Penjabat Bupati Lembata : Festival Lamaholot Sedang Dievaluasi

October 23, 2024

LEMBATA - Penjabat Bupati Lembata, Paskalis Ola Tapobali, mengatakan, perhelatan Festival Lamaholot tahun 2024 saat ini sedang dievaluasi setelah berakhir...

Kecewa Berat! Festival Lamaholot 2024 Tinggalkan Luka Bagi Pelaku UMKM

Kecewa Berat! Festival Lamaholot 2024 Tinggalkan Luka Bagi Pelaku UMKM

October 21, 2024

LEMBATA - Setelah berlangsung selama empat hari, Festival Lamaholot di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur berakhir dengan kekecewaaan para UMKM...

Ini Kesan Festival Lamaholot 2024 Menurut Pelaku UMKM dan Penjabat Bupati Lembata

Ini Kesan Festival Lamaholot 2024 Menurut Pelaku UMKM dan Penjabat Bupati Lembata

October 20, 2024

LEMBATA – Penutupan Festival Lamaholot tahun 2024 berlangsung meriah. Jumlah pengunjung membludak saat penutupan Festival yang berlangsung tepat di akhir...

Festival Lamaholot di Lembata, Even Kelas Nasional dengan Pengelolaan yang Buruk

October 17, 2024

LEMBATA - Festival Budaya Lamaholot tahun 2024 yang digelar di Kabupaten Lembata berlangsung meriah. Berbagai pameran mulai dari tenun ikat...

Gali Ratusan OPK, Kemendikbud Apresiasi Anak Muda Lembata

Gali Ratusan OPK, Kemendikbud Apresiasi Anak Muda Lembata

June 24, 2023

Lembata, Bentara.net. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) mengapresiasi daya kenal anak muda Lembata akan kebudayaan Lembata. Pasalnya,...

Recommended

Lima kali bukan kebetulan: PN Lembata kembali percayakan Posbakum ke LBH SIKAP

14 hours ago
Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

16 hours ago

Dana Desa 2026 di Lembata Terkoreksi, Ada Desa yang Hanya Dapat Rp 219 Juta

2 days ago

Prediksi Puncak Arus Balik di Pelabuhan Laut Lewoleba Pada 03-04 Januari

1 week ago
Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

2 weeks ago

Kapal Pelni Tolak Pengiriman Ikan ke Kupang, Pedagang di Lembata Rugi Puluhan Juta

3 weeks ago
Buka Jejaring Pasar, Bupati Lembata: Diaspora adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan dan Hasil Laut NTT

Buka Jejaring Pasar, Bupati Lembata: Diaspora adalah Jembatan Pemasaran UMKM, Pangan dan Hasil Laut NTT

4 weeks ago

Popular News

  • Dana Desa 2026 di Lembata Terkoreksi, Ada Desa yang Hanya Dapat Rp 219 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bangun Rumah Walet di Bukit Cinta, Bukti Pemda Lembata Gagal Kembangkan Pariwisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Puncak Arus Balik di Pelabuhan Laut Lewoleba Pada 03-04 Januari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima kali bukan kebetulan: PN Lembata kembali percayakan Posbakum ke LBH SIKAP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapal Pelni Tolak Pengiriman Ikan ke Kupang, Pedagang di Lembata Rugi Puluhan Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Kirim E-mail :

Untuk kritik, saran dan pertanyaan lainnya, silahkan kirim pesan anda untuk BentaraNet di bentara.redaksi01@gmail.com

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Kami menyajikan berita akurat, mendalam dan edukatif untuk anda.

  • About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise

© 2023 - Bentara.net

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2023 - Bentara.net

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In