• About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise
Thursday, January 15, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Bentara
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Bentara
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Masih Ada Kontradiksi Antara Kesadaran Menulis Orang Muda di Era Digital

by BentaraNet
in Uncategorized
0
Wartawan Senior di Jakarta asal NTT, Ferdinand Lamak (kanan) saat menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Jurnalistik oleh AMA Jakarta / Foto Istimewa

Wartawan Senior di Jakarta asal NTT, Ferdinand Lamak (kanan) saat menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Jurnalistik oleh AMA Jakarta / Foto Istimewa

0
SHARES
204
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Jurnalis senior di Jakarta asal Nusa Tenggara Timur, Ferdinand Lamak, mengatakan, hingga saat ini dia menemukan masih ada kontradiksi antara kesadaran orang muda untuk membekali diri dengan ilmu atau skill bagaimana menulis yang baik di era digital.

Padahal menurutnya, jurnalistik memiliki  keterkaitan yang kuat dengan pergerakan orang muda di era digital. Orang muda terutama yang saat ini hidupnya di era digital, siapa pun, dia tidak akan terlepas dari kebutuhan untuk menulis.

Hal ini dikatakan Ferdinand saat dirinya menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Jurnalistik yang diselenggarakan Angkatan Muda Adonara Jakarta (AMA Jakarta) pada Rabu (14/11/2020) di Sekretariat AMA Jakarta, Jalan Teluk Betung No 23,  Jakarta Pusat.

“Padahal, pengertian atau pemahaman simpel tentang jurnalistik adalah dimana menulis sesuatu secara runut, secara sistematis dan ketika orang membaca dapat menangkap pesan itu dengan clear,” kata CEO majalah The Billionaire yang juga pegiat media sosial ini.

Wartawan senior dunia properti ini mengatakan, kemauan untuk belajar menjadi kendala kenapa orang muda saat ini memiliki kemampuan yang sangat lemah dalam menulis dengan baik dan benar. Kedekatan orang muda dengan gadget sebetulnya manjadi modal utama atau keuntungan yang luar biasa bagi orang muda untuk belajar menulis dengan baik.

“Tinggal saja bagaimana kita terus menerus mendorong mereka untuk menghadirkan ikon mereka yang sukses di dunia tulis menulis dan memahaminya,” imbuh Ferdinand yang juga Ketua Bidang Teknologi Informasi, Ikatan Keluarga Besar (IKB) Titehena Jabodetabek ini.

Dia juga terus memotivasi anggota AMA Jakarta agar terus belajar menulis bahkan sesering mungkin mengikuti kegiatan pelatihan jurnalistik. Menurutnya, sebuah produk jurnalistik juga tidak hanya sekedar hasil tulisan tetapi juga seseorang perlu tahu bagaimana teknik wawancara, menghubungkan data di lapangan, lalu meramunya menjadi sebuah tulisan yang konstruktif.

RelatedPosts

Solidaritas Kemanusiaan di Jakarta Kirim Tim Medis untuk Penyintas Erupsi Lewotobi Laki-laki

Solidaritas Kemanusiaan di Jakarta Kirim Tim Medis untuk Penyintas Erupsi Lewotobi Laki-laki

November 11, 2024
Cegah DBD, AMA Maumere Bersihkan Lingkungan di Sepanjang Jalan Gajah Mada

Cegah DBD, AMA Maumere Bersihkan Lingkungan di Sepanjang Jalan Gajah Mada

March 21, 2021

“Selagi saya dan teman-teman lain yang juga dari Adonara berada di sini maka kalian punya ruang yang luas untuk mengembangkan potensi. Tidak hanya sekedar menulis tapi juga belajar bagaimana teknik mewawancarai orang, bagaimana menghubungkan data di lapangan, lalu meramunya menjadi sebuah tulisan yang konstruktif,” pungkasnya.

Kegiatan ini dilaksanakan setelah sebelumnya AMA Jakarta juga mengadakan diskusi terbuka pada Sabtu (31/10) lalu. Kegiatan yang dipandu Sesilia Surat dan dihadiri 30 anggota AMA Jakarta ini tampak berlangsung begitu dinamis.

Ketua AMA Jakarta, Rovinus Libu Ola mengatakan, Pelatihan Purnalistik ini dilakukan semata-mata untuk mendorong anggota AMA Jakarta agar lebih aktif menulis dan menghadirkan produk-produk jurnalistik yang bermutu. Dia juga melihat adanya kelemahan dalam tubuh AMA Jakarta dalam urusan publikasi kegiatan.

“Ada titik lemah di tubuh AMA Jakarta dalam hal ini jurnalistik dalam proses publikasi di media. Agak lemah. Sehingga mendorong saya dengan teman-teman BPH untuk bagaimana bisa menarik teman-teman anggota untuk bisa bergelut dalam bidang jurnalistik itu sendiri,” ungkap pria yang akrab disapa Rivan Maran ini.

Dia memastikan bahwa Pelatihan Jurnalistik menjadi agenda rutin AMA Jakarta selama kepemimpinannya dan akan terus dilanjutkan ke depan. “Proses pertama ini menjadi dasar untuk teman-teman anggota untuk bagaimana bisa di kemudian hari akan diadakan kembali pelatihan jurnalistik,” lanjut Rivan. (Red)

Tags: AMA Jakarta

Related Posts

Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Pemda Diminta Responsif Terhadap Program Pemerintah Pusat di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

December 29, 2025

LEMBATA – Pemerintah pusat terus berupaya melahirkan berbagai program strategis di tengah kebijakan efisiensi anggaran oleh Presiden Prabowo Subianto. Beberapa...

Rayakan HUT Otda ke-26, Pemda Lembata Siap Tampilkan Inovasi Kearifan Lokal

Rayakan HUT Otda ke-26, Pemda Lembata Siap Tampilkan Inovasi Kearifan Lokal

December 3, 2025

LEMBATA – Kritik publik mengenai perayaan Hari Ulang Tahun Otonomi Daerah (HUT Otda) Lembata ke-26 yang terkesan minimalis dan ‘sepi’ langsung...

Gali Peran Budaya Lokal dalam Perlindungan Anak, Plan Indonesia Gelar FGD Bersama Tokoh Adat & Pemdes

Gali Peran Budaya Lokal dalam Perlindungan Anak, Plan Indonesia Gelar FGD Bersama Tokoh Adat & Pemdes

November 24, 2025

LEMBATA – Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) menyelenggarakan kegiatan Diskusi Kelompok Terarah terkait Budaya Lokal dalam Mendukung Perlindungan Anak...

Sektor Pariwisata Sebagai Pendorong Ekonomi Lokal di Nagekeo

October 24, 2025

NAGEKEO _ Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Nagekeo, Drs. Immanuel Ndun, M.Si., mewakili Bupati Nagekeo secara resmi membuka kegiatan...

Bupati Simplisius Bertemu Anggota DPR RI Anitha Gah Bahas Fasilitas Sekolah di Nagekeo

October 23, 2025

NAGEKEO _ Bupati Nagekeo Simplisius Donatus, didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Drs.Imanuel Ndun, M.Si  dan Kadis Transmigrasi dan Ketenagakerjaan, Petrus Aurelius...

Negara Rugi Rp 97,81 Triliun! Siapa Ambil Untung Dari Peredaran Rokok Ilegal di Lembata

Negara Rugi Rp 97,81 Triliun! Siapa Ambil Untung Dari Peredaran Rokok Ilegal di Lembata

October 17, 2025

LEMBATA – Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Lembata kian meresahkan. Mobil-mobil box bergerak bebas tanpa pengawasan dari kios ke kios,...

Next Post

Saat Sampah di Pantai Pasir Panjang Jadi Perhatian Kelompok Arisan Mahasiswa Puor

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Dapur MBG di Lembata Kesulitan Bahan Baku, Terutama Daging Ayam

17 hours ago

Dapur MBG 03 Lembata Diresmikan, Jadi SPPG Contoh Capai Target Indonesia Emas 2045

2 days ago

Ini Proyeksi Pendapatan Rumah Walet di Kawasan Wisata Bukit Cinta

5 days ago

Bangun Rumah Walet di Bukit Cinta, Bukti Pemda Lembata Gagal Kembangkan Pariwisata

6 days ago

Lima kali bukan kebetulan: PN Lembata kembali percayakan Posbakum ke LBH SIKAP

6 days ago
Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

6 days ago

Dana Desa 2026 di Lembata Terkoreksi, Ada Desa yang Hanya Dapat Rp 219 Juta

1 week ago

Popular News

  • Dapur MBG 03 Lembata Diresmikan, Jadi SPPG Contoh Capai Target Indonesia Emas 2045

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bangun Rumah Walet di Bukit Cinta, Bukti Pemda Lembata Gagal Kembangkan Pariwisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dapur MBG di Lembata Kesulitan Bahan Baku, Terutama Daging Ayam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis PMD Lembata Sebut Visi-Misi Kepala Desa Tidak Terganggu Akibat Dana Desa Terkoreksi. Ini Penjelasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Proyeksi Pendapatan Rumah Walet di Kawasan Wisata Bukit Cinta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemda Lembata Diminta Hapus Kebijakan Pembatasan Ayam Beku di Tengah Kesulitan Dapur MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Connect with us

Kirim E-mail :

Untuk kritik, saran dan pertanyaan lainnya, silahkan kirim pesan anda untuk BentaraNet di bentara.redaksi01@gmail.com

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

About Us

Kami menyajikan berita akurat, mendalam dan edukatif untuk anda.

  • About
  • Redaksi & Contact
  • Advertise

© 2023 - Bentara.net

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Ekbis
  • Hukrim
  • BudPar
  • Humaniora
  • Kesehatan
  • Pendidikan

© 2023 - Bentara.net

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In